Envi, Solusi Cat Aman dan Ramah Lingkungan

Selain cat tembok, ada cat khusus untuk kayu dan besi. Fungsi cat ini tidak hanya memberikan warna yang lebih indah, namun juga memperpanjang usia dari besi dan kayu. Di pasaran tentu sangat banyak produk cat yang bisa kita jumpai. Namun, ada salah satu produk cat kayu dan besi unggulan yang bisa menjadi pilihan Anda. Produk ini adalah Envi Cat Kayu dan Besi.

Envi, Solusi Cat Aman dan Ramah Lingkungan

SOLOPOS.COM - Envi Cat Kayu dan Besi (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Ada banyak macam cat yang dipakai untuk sebuah bangunan. Selain cat tembok, ada pula cat khusus untuk kayu dan besi. Fungsi cat ini tidak hanya memberikan warna yang lebih indah, namun juga memperpanjang usia dari besi dan kayu.

Nah, di pasaran tentu sangat banyak produk cat yang bisa kita jumpai. Namun, ada salah satu produk cat kayu dan besi unggulan yang bisa menjadi pilihan Anda. Produk ini adalah Envi Cat Kayu dan Besi.

Produk dari PT Indaco Warna Dunia ini memiliki banyak keunggulan. Jika biasanya cat kayu dan besi mengeluarkan bau menyengat dan berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan, lain halnya dengan Envi Cat Kayu dan Besi ini.

Product Officer PT indaco Warna Dunia, Benny Harsono, mengatakan Envi Cat Kayu dan Besi merupakan cat sintetik berpengencer thinner yang diformulasikan dengan bahan-bahan yang bebas dari logam berat, seperti timbal dan raksa.

“Konsep dari Envi Cat Kayu dan Besi adalah ramah lingkungan karena menghindari bahan-bahan dari logam berat. Dalam warnanya juga menggunakan pewarna organik yang bebas dari bahan chromate, lead, dan molybate yang sangat karsinogenik. Sehingga cat ini juga sangat aman untuk produk-produk mainan anak,” katanya.

 Envi cat kayu dan besi (Istimewa)

Envi Cat Kayu dan Besi juga memiliki keunggulan cat lebih kental sehingga daya sebar lebih luas dan memiliki daya tutup yang sempurna. Dengan tampilan akhir yang sangat kilap, cat ini juga mudah diaplikasikan, baik menggunakan kuas, rol, maupun semprot. Cat ini juga memiliki Fast Curing Formula yang menghasilkan tingkat kering lebih cepat dibandingkan cat sintetik yang lain.

Envi Cat Kayu dan Besi sangat tahan terhadap sinar Ultraviolet. Jadi tidak perlu takut untuk diaplikasikan baik untuk interior maupun eksterior. Envi Cat Kayu dan Besi hadir dalam 52 pilihan warna ready mixed dan tiga pilihan warna metallic, yakni aluminium, gold, dan bronze.

Pengaplikasian Envi Cat Kayu dan Besi pada kayu sangat mudah. Pertama bersihkan dari debu dan kotoran yang menempel. Kedua lapiskan Nusatex Meni Kayu sebagai pelapis dasar. Bila terdapat lubang atau retak gunakan Envi Dempul Tembok. “Terakhir, aplikasikan Envi Cat Kayu dan Besi dua hingga tiga kali lapis secara menyilang,” ujarnya.

Sedangkan pengaplikasian pada besi dimulai dengan membersihkan kotoran dan karat pada permukaan besi. Pastikan besi bersih dari minyak sebelum pengecatan kemudian, lapiskan Envi Cat Dasar Anti Karat dan ditutup dengan dua kali lapis Envi Cat Kayu dan Besi.

Berita Terkait

Berita Terkini

BPS Sebut Indonesia Telah Keluar dari Resesi, Ini Indikatornya

BPS menyebut produk domestik bruto (PDB) RI pada kuartal II/2021 sebesar 7,07 persen (year on year/yoy) yang menunjukkan Indonesia keluar dari resesi.

3 Wilayah di Jateng Ini Diprediksi Lebih Cepat Tenggelam daripada Jakarta, Ini Analisa Pakar ITB

Pakar dari ITB menyebut tiga wilayah di Jateng, Pekalongan, Demak, dan Semarang, lebih terancam tenggelam daripada Jakarta.

Gubernur Ganjar: Pola Penanganan Pasien Covid-19 di Klaten Sudah Tepat

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menilai pola penanganan pasien Covid-19 di Klaten sudah tepat. Seperti pola penanganan pasien tanpa gejala.

Unik! Ajudan Kapolresta Solo Ini Punya Koleksi Puluhan Motor Antik

Ajudan Kapolresta Solo, Briptu Muhammad Faris Abid, memiliki hobi unik mengoleksi motor antik.

Mantap! Kampus di Salatiga Ini Beri Beasiswa Kuliah bagi Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Beasiswa yang diberikan oleh Polibest adalah wujud kepedulian Polibest Salatiga di masa pandemi Covid-19 dalam upaya membantu lulusan SMA/SMK.

Pesisir Pantura Jateng Menolak Tenggelam, Ini Jurus Gubernur Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyebut sudah melakukan kajian tentang ancaman wilayah pesisir pantura tenggelam akibat penurunan muka tanah.

Terdakwa Kasus Penembakan Bos Duniatex Lukas Jayadi Divonis 10 Tahun, Izin Kepemilikan Senpi Dicabut

Lukas Jayadi, terdakwa kasus penembakan bos Duniatex dalam mobil Toyota Alphard pada Desember lalu divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Solo.

Kecelakaan di Jl Solo-Jogja, Mobil Sedan Seruduk Truk

Musibah kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit truk dan satu unit mobil sedan terjadi di Jl Solo-Jogja, tepatnya di dekat Mebel Harto Jambu Kulon, Ceper, Klaten.

Orang tua Meninggal Kena Covid-19, 2 Anak di Mojolaban Sukoharjo Hidup dari Bantuan Donatur

Kisah tragis dialami dua bocah asal Mojolaban, Sukoharjo, yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Puluhan Petani Bawang Imogiri Mengeluh, Duit Penjualan Rp340 Juta Belum Dibayar Tengkulak

30 Petani bawang merah di Bantul mengalami kesulitan setelah yang hasil penjualan senilai Rp340 juta belum juga dibayarkan tengkulak.

Prediksi Guru Besar Undip: 50 Tahun Lagi Semarang Tenggelam

Guru Besar Undip memprediksi wilayah pesisir Semarang tenggelam dalam 50 tahun ke depan.

Agenda Menko Luhut di Sragen: Cek SOP Technopark dan Vaksinasi di Krebet

Rombongan Menko Marves direncanakan melihat standar operasional prosedur (SOP) yang ada di Technopark Sragen.