Endorse Kosmetik Ilegal, Via Vallen Dibayar Rp7 Juta
Via Vallen. (Istimewa/Instagram)

Solopos.com, JAKARTA - Via Vallen telah menjalani pemeriksaan terkait kasus kosmetik ilegal sebagai saksi selama 6 jam di gedung Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (20/12/2018). Dihadapan penyidik Via Vallen mengaku dibayar Rp7 juta untuk sekali endorse.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofiq Ripto Himawan, pada wartawan ketika ditemui usai pemeriksaan. Menurut Rofiq, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut.

"Via Vallen mendapat honor menjadi endorse kosmetik ilegal sebesar Rp7 juta. Itu hanya untuk sekali endorse. Pembayarannya melalui rekening, nanti kami akan periksa rekeningnya," terang Rofik, dilansir Okezone, Rabu (20/12/2018).

Materi pemeriksaan Via Vallen kali ini tidak jauh berbeda dengan Nella Kharisma yang telah diperiksa sebelumnya. Dimana materi pertanyaan mengenai pariwara atau iklan, etika dan legal formal. Kemudian mekanisme penerimaan endorse.

Penerimaan endorse bisa melalui manajemen, namun bisa langsung lewat Via Vallen. Total pertanyaan yang ditanyakan penyidik terhadap Via Vallen sebanyak 26 pertanyaan. "Bila nanti keterangannya dibutuhkan kembali, kami akan panggil lagi Via Vallen," tandasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom