Kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Solopos.com, SOLO -- Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, pada Agustus 2019 lalu mengumumkan penambahan tiga menu layanan baru di Jogja Smart Service (JSS), yaitu layanan surat warga, Dilan e-IRTP, dan antrean Puskesmas.

Tiga menu baru itu sekaligus menjadi bukti bahwa penyempurnaan aplikasi Jogja Smart Service terus dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta.

“Saat ini, kami tidak berbicara tentang rencana aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah, tetapi bagaimana warga bisa terlayani dari rumah,” kata Heroe Poerwadi di Yogyakarta, dikutip dari Antaranews.com, Jumat (23/8/2019).

Apa Itu JSS?

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari website resminya, aplikasi Jogja Smart Service merupakan jalur tambahan untuk menginformasikan dan memberikan pelaporan kejadian kedaruratan di luar jalur pelaporan konvensional (melalui telepon).

Aplikasi JSS memiliki banyak layanan yang membuat warga Kota Jogja bisa mengurus atau mengakses berbagai layanan publik tanpa harus keluar rumah. Sehingga layanan bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja.

Fitur atau Menu Layanan JSS

Tiga menu layanan baru di atas hadir melengkapi layanan-layanan JSS yang telah ada sebelumnya:

a). Layanan Surat Warga

Menu ini dapat digunakan untuk melapor warga sementara, permohonan surat pengantar, mengetahui riwayat laporan, dan mengetahui informasi warga hingga pengurus lembaga masyarakat.

b). Layanan Dilan e-IRTP

Dengan layanan Dilan e-IRTP, masyarakat bisa melakukan pendaftaran untuk pelatihan, mengajukan sertifikasi IRTP produk pangan, hingga melihat perkembangan pengajuan IRTP.

c). Layanan Antrean Puskesmas

Layanan ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh nomor antrean, khususnya bagi pasien yang membutuhkan perawatan kesehatan secara rutin. Syaratnya mudah, yaitu harus warga Kota Yogyakarta. Dan jika ingin menggunakan BPJS pun bisa dilayani.

Masih banyak menu layanan JSS lainnya yang dapat digunakan oleh warga Kota Jogja. Mulai dari layanan kedaruratan, informasi dan pengaduan, layanan umum, data informasi, hingga layanan pegawai.

Heroe Poerwadi berharap berbagai menu layanan yang ada tersebut bisa saling terkait sehingga manfaat yang diperoleh masyarakat bisa semakin besar.

Sumber: antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten