Enak Sih, Tapi Makan Mi Instan yang Baik Idealnya Berapa Kali?

Tak jarang terlintas pertanyaan di kepala idealnya makan mi instan yang baik berapa kali?

 Ilustrasi makan mi instan. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi makan mi instan. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO-Meski menyukai makanan ini, tak jarang terlintas pertanyaan di kepala idealnya makan mi instan yang baik berapa kali? Bolehkah setiap hari mengonsumsinya? Simak penjelasannya dalam info sehat kali ini.

Selain praktis, makanan ini digemari oleh masyarakat karena rasanya yang lezat. Namun, di balik kelezatannya, ada beberapa bahaya yang perlu diwaspadai, terutama bila berlebihan.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Untuk menjawab pertanyaan makan mi instan yang baik idealnya berapa kali, jawabannya adalah sebaiknya tidak terlalu sering. Tidak ada aturan baku mengenai batasan konsumsi mi instant secara medis.

Mengutip alodokter.com, Senin (23/5/2022), sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi makanan ini karena dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti misalnya gangguan pencernaan, kurang nutrisi, hingga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Selain itu mie instant juga mengandung pengawet yang tinggi, dan juga kadar MSG yang tinggi.

Baca Juga: Bolehkah Makan Mi Instan Saat Sahur? Ini Penjelasannya

Sebaiknya batasi konsumsi mi instant cukup 1 kali dalam dua pekan. Jika anda hendak menyantap makanan ini, tambahkan juga sumber protein seperti telur. Disarankan agar anda mengkonsumsi sumber makanan yang sehat, konsumsi cukup sayur dan buah. Minum cukup air putih

Berikut ini sejumlah risiko dan bahaya jika mengonsumsi mie instan secara berlebihan:

1. Gangguan pencernaan

Mi instan sebenarnya merupakan jenis makanan yang tidak mudah dicerna, sehingga membuat kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Bila dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.

Baca Juga: Dari Makanan Saat Krisis Pangan, Mi Instan Menjelma Jadi Favorit Dunia

2. Tekanan darah tinggi

Bumbu yang digunakan di dalam makanan ini biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi yaitu sekitar 860 mg natrium.  Jumlah natrium tersebut belum ditambah dari kandungan natrium dalam makanan lain yang Anda konsumsi pada hari yang sama. Padahal, asupan natrium yang disarankan setiap harinya tidak lebih dari 2.000–2.400 mg atau setara 5–6 gram garam.

Baca Juga: Sekte Baru Makan Mi Instan Pakai Es Krim, Katanya Creamy dan Wangi

Beberapa penelitian mengemukakan bahwa konsumsi natrium yang terlalu banyak diketahui dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan berdampak pada rusaknya pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

3. Penyakit jantung

Mi instan juga menggunakan MSG (monosodium glutamat) untuk meningkatkan rasa menjadi lebih gurih. Nah, kandungan MSG dan natrium yang tinggi di dalam mie instan tidak hanya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi juga memicu berbagai gangguan pada jantung.

Oleh karena itu, mi instan tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan gagal jantung kongestif, serta pengguna obat diuretik dan beberapa jenis obat antidepresan.

4. Gangguan ginjal

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mi instan diketahui memiliki kandungan garam yang tinggi. Kandungan garam tersebut bisa berdampak pada terganggunya fungsi ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

Baca Juga: Konsumsi Mi Instan di Indonesia Kembali Meroket di 2020, Dampak Pandemi?

Terganggunya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan natrium dan cairan di dalam tubuh. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan pada kaki serta penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kemasan mie instan yang digunakan. Ada mie instan yang dikemas dengan bahan yang menggunakan stirofoam yang mengandung bahan kimia bisphenol A (BPA).

Bahan BPA tersebut diketahui dapat mengganggu cara kerja hormon dan memengaruhi perkembangan otak pada bayi dan anak-anak. Sementara pada orang dewasa, kandungan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan kanker.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Embun Upas Dieng, Cantik Tapi Mematikan

+ PLUS Embun Upas Dieng, Cantik Tapi Mematikan

Fenomena embun beku atau dikenal dengan sebutan embun upas mulai muncul di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dikenal cantik tapi mematikan.

Berita Terkini

Bolehkah Puasa Tarwiyah dan Arafah Sekalian Bayar Utang Ramadan?

Salah satu amalan ibadah yang sangat dianjurkan adalah puasa Tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah, dan puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Kapan Mulai Puasa Dzulhijjah? Ini Panduannya

Untuk menjawab pertanyaan kapan mulai puasa Dzulhijjah, berikut ini panduannya.

Kenapa Banyak Orang Menikah di Bulan Dzulhijjah?

Meskipun untuk waktu pelaksanaan pernikahan tidak ada waktu khusus, kenapa banyak orang menikah di Bulan Dzulhijjah?

Begini Hukum Pernikahan Beda Agama Menurut Syariat Islam

Berikut ini pembahasan hukum pernikahan beda agama baik secara syariat Islam maupun negara.

Lakukan 3 Hal Ini Sebelum Ajukan Pinjaman Online agar Lekas Disetujui

Bagi Anda yang ingin mengetahui tips untuk mempercepat proses verifikasi dan persetujuan pengajuan pinjaman online atau pinjol, simak penjelasan berikut ini.

Cerpen Pembuktian

Aku yakin Djenar pasti jeli membaca cerpenku, dan akan memberikan banyak catatan. Padahal, sejujurnya niatku mengajaknya bertemu bukan untuk keperluan itu.

Cek Arti Mimpi Tenggelam, Benarkah Pertanda Buruk?

Mimpi tenggelam tentu bikin jantung berdebar-debar dan bertanya-tanya apa artinya ya?

Sangat Dianjurkan, Ini Keutamaan Puasa Senin dan Kamis

Banyak amalan yang dapat dilakukan umat Islam untuk menambah pahala. Salah satunya adalah dengan menjalankan puasa Senin-Kamis.

Arti Mimpi Mendapatkan Uang, Pertanda bakal Dapat Rezeki Nomplok?

Mimpi mendapatkan uang tentu bikin bahagia karena bunga tidur itu sering diartikan sebagai pertanda baik, benarkah demikian?

Cerpen Kisah Cinta Lelaki Gandrung

Kata orang-orang, bapakku miskin dan buruk rupa. Mereka bingung mengapa Ibu memilih Bapak, bukannya menjadi istri keempat Pak Warta yang kaya raya.

Apakah Cacar Monyet Berbahaya? Ini Penjelasannya

WHO mencatat hingga Jumat (24/6/2022) ada 70 kematian di Afrika Tengah, apakah virus ini berbahaya bagi manusia?

Mengintip Layanan & Fasilitas Cardiac Center RS Columbia Asia Semarang

Cardiac Center RS Columbia Asia Semarang memiliki layanan untuk penyakit jantung yang lengkap dan fasilitas cathlab standar internasional.

Kenapa Alkohol Bekonang Dinamakan Ciu? Ternyata dari Bahasa China

Tahukah Anda nama ciu yang merupakan alkohol khas dari Bekonang, Sukoharjo dinamai dengan kata dari bahasa Mandarin.

Kasus Cacar Monyet Meluas, Apakah Indonesia Termasuk?

Kasus cacar monyet telah ditemukan di sejumlah negara, bagaimana halnya dengan di Indonesia?

Marshanda Mengalami Manic Episode, Kenali Gejalanya

Kenali gejala manic episode seperti dialami Marshanda saat dikabarkan hilang di Amerika Serikat.

Prosedur Pencarian Orang Hilang di Luar Negeri Seperti Kasus Marshanda

Bila mengalami kejadian serupa Marshanda, bagaimana prosedur pencarian orang hilang di luar negeri?