Tutup Iklan
Embung Pilangbango di Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. (Istimewa-Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Progres pembangunan Embung Pilangbango di Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, sampai saat ini sudah mencapai 67%. Diprediksi pembangunan proyek yang http://madiun.solopos.com/read/20180912/516/939211/ini-makna-tradisi-larungan-di-telaga-ngebel-ponorogo" title="Ini Makna Tradisi Larungan di Telaga Ngebel Ponorogo">sempat mangkrak itu akan selesai lebih cepat dari target Desember 2018.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun, Suwarno, mengatakan progres pembangunan Embung Pilangbango yang ada di Kelurahan Pilangbango sudah menampakkan perkembangan baik. Dia memprediksi pengerjaan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

Suwarno menyampaikan saat ini pemasangan sheet pile atau dinding embung telah selesai. Pemasangan sheet pile ini menjadi pekerjaan terbesar dalam pembangunan embung. Pembangunan http://madiun.solopos.com/read/20180912/516/939338/seluruh-pendaki-gunung-lawu-via-cemoro-sewu-sudah-turun" title="Seluruh Pendaki Gunung Lawu Via Cemoro Sewu Sudah Turun">dinding embung ini lebih cepat menggunakan sheet pile dibandingkan pembangunan dinding cor.

"Kalau sheet pile ini kan beton dari pabrikan jadi tinggal ditancapkan saja. Tidak perlu adukan atau menunggu kering terlebih dahulu. Sheet pile ini juga terjamin kualitasnya," jelas dia kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Suwarno menyampaikan saat ini pekerja sedang mengerjakan bagian taman yang melingkari embung, mulai pemasangan paving hingga pembuatan gazebo.

Menurut dia, Embung Pilangbango dikonsep sebagai multiguna. Bukan hanya sebagai areal resapan air, tetapi juga berfungsi sebagai sarana hiburan. Sehingga taman dan http://madiun.solopos.com/read/20180914/516/939707/pd-aneka-usaha-kota-madiun-takkan-ditutup-meski-kondisi-mengkhawatirkan" title="PD Aneka Usaha Kota Madiun Takkan Ditutup Meski Kondisi Mengkhawatirkan">fasilitas bermain di Embung Pilangbango ditambah.

Embung ini nantinya juga digunakan sebagai pengairan lahan pertanian yang ada di sekitar embung. "Tahun ini selesai. Target kami sebelum Desember sudah selesai," jelas dia. 

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten