Embun Upas Dieng, Cantik Tapi Mematikan

Fenomena embun beku atau dikenal dengan sebutan embun upas mulai muncul di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dikenal cantik tapi mematikan.

 Seorang petani melihat tanaman sayur miliknya yang mati akibat "embun upas" atau udara yang mengkristal menjadi es, di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, Jateng, Kamis (13/8/2019). "Embun upas" merupakan fenomena udara yang membeku dan mengkristal akibat suhu dibawah Nol derajat celcius, yang terjadi dalam tiga bulan terakhir karena cuaca ekstrim di dataran tinggi dieng, dan menyebabkan tanaman mati. ANTARAFOTO/Idhad Zakaria/pd/15.

SOLOPOS.COM - Seorang petani melihat tanaman sayur miliknya yang mati akibat "embun upas" atau udara yang mengkristal menjadi es, di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, Jateng, Kamis (13/8/2019). "Embun upas" merupakan fenomena udara yang membeku dan mengkristal akibat suhu dibawah Nol derajat celcius, yang terjadi dalam tiga bulan terakhir karena cuaca ekstrim di dataran tinggi dieng, dan menyebabkan tanaman mati. ANTARAFOTO/Idhad Zakaria/pd/15.

Solopos.com, BANJARNEGARA — Fenomena embun beku atau dikenal dengan sebutan embun upas mulai muncul di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dikenal cantik tapi mematikan. Munculnya fenomena embun upas seiring penurunan suhu udara di wilayah itu.

Upas alias racun merupakan julukan bagi embun tersebut karena banyak tanaman mati setelah dipeluk udara dingin yang menciptakan embun beku, sehingga saat terkena matahari, tanaman itu jadi menghitam seperti terkena racun.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Alif Faozi, di Banjarnegara, Kamis, mengatakan fenomena embun upas itu mulai terlihat pada Kamis dini hari di sekitar kompleks Candi Arjuna.

Espos Plus

Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

+ PLUS Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

Observatorium Bosscha yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat adalah observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara, yang berkatnya pengamatan langit dari bumi dapat mendukung pengembangan astrofisika dalam topik bintang, namun kini terancam polusi cahaya.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS 13 Proyek Strategis Nasional Baru dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering mengabaikan aspek lingkungan hidup dan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

+ PLUS Pada Zaman Pendudukan Jepang Mayat Bisa Ditukarkan Uang

Masa pendudukan Jepang adalah masa gelap dalam kehidupan bangsa Indonesia. Masa penuh gejolak selama kurang lebih 3,5 tahun itu sekaligus mematangkan kondisi yang mendorong revolusi kemerdekaan.

+ PLUS Aturan Baru Tarif Ojek Daring Kemenangan Tidak Ideal Pengemudi Gig

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah menerbitkan regulasi terbaru untuk mengatur tarif ojek daring (online).

+ PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

+ PLUS Akan Muncul Maksimal Empat Calon Presiden

Setidaknya akan muncul maksimal empat calon presiden berdasar kecenderungan relasi dan komunikasi antarpartai politik termutakhir.

+ PLUS Dari Jualan Biskuit, Jogi Hendra Jadi Orang Terkaya ke-9 Berkat Mayora

Berawal dari bisnis jualan biskuit yang dibuat keluarga, Jogi Hendra Atmadja sukses meniti karier sebagai pengusaha. Majalah Forbes menempatkan pendiri PT Mayora Indah itu sebagai orang paling kaye ke-9 di Indonesia.

+ PLUS Terancamnya Elang Jawa, Jelmaan Garuda Sang Lambang Negara

Februari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepasliarkan dua ekor elang Jawa di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dengan harapan populasinya yang terancam di alam liar kembali lestari, sebagai satwa jelmaan Garuda Indonesia, sang lambang negara.

+ PLUS Konser Dream Theater, Kuliah Musik Sekaligus Praktik

Menonton konser Dream Theater laksana kuliah musik sekaligus praktik. Dream Theater adalah perpaduan keahlian bermusik tingkat tinggi.

+ PLUS Abaikan Gugatan WTO, Indonesia Siap Setop Ekspor Timah dan Bauksit

Indonesia digugat oleh World Trade Organization (WTO) imbas penghentian ekspor nikel. Belum selesai gugatan itu, Indonesia juga bersiap menghentikan ekspor timah dan bauksit.

+ PLUS Situs Pekuburan Megalitikum dan Kampung Kuno Pringgoloyo Klaten

Selain di puncak dan lereng Gunung Lawu, peninggalan peradaban megalitikum di Soloraya juga ditemukan situs yang diduga sebagai perkuburan dan penanda kampung kuno di Dukuh Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Klaten, berupa susunan batu besar, serta temuan batu pipisan dan gandik.

+ PLUS Ketimpangan Gender dan Pemberdayaan Semu dalam Film Horor

Di film-film horor Indonesia bila diamati sekilas ada semacam empowerment atau pemberdayaan perempuan, namun ketika direproduksi terus-menerus justru mengerdilkan posisi perempuan di kehidupan nyata.

+ PLUS Sejarah Ciu Bekonang, Aset Monopoli Pemerintah Hindia Belanda

Masyarakat Soloraya dan sekitarnya mengenal ciu sebagai minuman alkohol (minol) tradisional sejak era penjajahan Belanda dan menjadi aset monopoli perdagangan oleh pemerintah kolonial saat itu.

+ PLUS Deretan Search Engine Gagal Saingi Google, Bagaimana dengan Gatotkaca?

Bicara mesin pencari atau search angine, hingga kini Google masih menjadi andalan. Sejumlah mesin pencari lain tumbuh dan berkembang, namun mereka gagal menandingi keperkasaan Google. Lalu, bagaimana dengan Gatotkaca, search angine yang digagas Kemkominfo?

+ PLUS Para Perempuan di Jalur Setan

Sejak Lisa (1971) ditayangkan di layar sinema Indonesia sebagai film horor pertama era Indonesia modern, hantu perempuan dominan muncul dalam film horor Indonesia pada setiap periode.

+ PLUS Mengenal Perempuan Pencetus Kali Pertama Teori Pemanasan Global

Banyak perempuan di dunia sains yang wafat tanpa menyaksikan masyarakat modern hidup dengan memanfaatkan dan mengakui kontribusi mereka. Eunice Newton Foote (1819-1888) adalah pencetus kali pertama teori pemanasan global.

+ PLUS Yang Baru dan yang Hilang di Malioboro

Kawasan Jl, Maliboro, Kota Jogja, kini menyajikan hal-hal baru sekaligus mengingatkan pada hal-hal yang hilang. Penataan kawasan Malioboro terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DIY.

+ PLUS Makanan Tanpa Batas di Asia: Teknologi untuk Mitigasi Krisis Pangan

Singapura menjadi negara pelopor di Asia yang memberi ruang bagi penjualan dan konsumsi makanan hasil rekayasa berbasis teknologi di laboratorium, salah satunya daging.

+ PLUS Pijat Tradisional Legendaris Mak Erot dan Wacana Wisata Kesehatan

Mak Erot menjadi salah satu nama yang cukup terkenal di Indonesia lantaran legendarisnya praktik pijat tradisional yang dilakoni perempuan itu beserta keturunannya, bahkan, Terawan Agus Putranto yang belum lama ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan pernah berwacana sebagai salah satu daya tarik wisata kesehatan Indonesia.

+ PLUS Krisis Global Malaise 1929, Awal Kebangkrutan 131 Pabrik Gula di Jawa

Krisis Malaise mengguncang dunia, termasuk Hindia Belanda pada 1929. Akibatnya, 131 pabrik gula (PG) di Jawa mengalami bangkrut yang berdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.

+ PLUS Menengok Songdo IBD, Kota Mandiri Cerdas Milik Swasta Terbesar Dunia

Songdo International Business District (IBD) dikenal sebagai kota mandiri terbesar di Korea Selatan. Kota pintar yang dibangun di area seluas 607 hektare ini disebut-sebut sebagai pengembangan real estate swasta terbesar dalam sejarah.