ELPIJI SEMARANG : Duh, Rumah Makan Padang di Semarang Habiskan 12 Tabung Elpiji 3 Kg/Hari

ELPIJI SEMARANG : Duh, Rumah Makan Padang di Semarang Habiskan 12 Tabung Elpiji 3 Kg/Hari

SOLOPOS.COM - Petugas dari Pertamina MOR IV JBT, Pemkot Semarang, Hiswana Migas, dan Polrestabes Semarang saat melakukan inspeksi elpiji bersubsidi di tempat pembuatan kerupuk rambak di Jl. Srikuncoro, Kalibanteng, Semarang, Rabu (3/1/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Pertamina MOR IV JBT)

Elpiji 3 kg atau tabung gas melon penggunaannya di Semarang diawasi Pertamina.

Solopos.com, SEMARANG – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah (JBT) kembali menggelar inspeksi terhadap penggunaan liquefied petroleum gas (LPG/elpiji) bersubsidi kemasan tabung kapasitas 3 kg atau kerap dijuluki gas melon kepada masyarakat di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Dari hasil inspeksi yang digelar Pertamina MOR IV bersama Pemkot Semarang, Lembaga Pembina dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jateng, dan Hiswana DPC Semarang, Kamis (22/2/2018), masih ditemukan adanya beberapa rumah makan yang menggunakan elpiji yang diperuntukan bagi warga kurang mampu tersebut.

Penjabat Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Muslim Dharmawan, menyebutkan dalam inspeksi itu ada lima rumah makan di Kota Semarang yang didatangi Tim Monitoring LPG. Dari lima rumah makan (RM) itu, tiga di antaranya masih menggunakan elpiji 3 kg dengan konsumsi melebihi batas.

“Ketiga rumah makan itu, yakni Rumah Makan Raja Rasa di Ngaliyan yang menggunakan 9 tabung elpiji 3 kg/hari, Rumah Makan Padang Simpang Baru dengan konsumsi 12 tabung elpiji 3 kg/hari, dan Rumah Makan Soto Seger Handayani dengan 4 tabung elpiji 3 kg/hari,” tulis Muslim dalam keterangan resmi yang diterima Solopos.com, Kamis.

Muslim menambahkan pihaknya memberikan apresiasi terhadap rumah makan yang sadar menggunakan elpiji nonsubsidi, seperti RM Ayam dan Bebek Goreng Taburan serta RM Moeslim Chinese Food di Ngaliyan. Saat didatangi Tim Monitoring LPG Pertamina, kedua rumah makan itu terlihat menggunakan elpiji nonsubsidi yang didistribusikan oleh agen elpiji PT. Dira Fatina.

Sementara itu, pegawai Bidang Perekonomian Pemkot Semarang, Irnawati, mengatakan inspeksi penggunaan elpiji bersubsidi di rumah makan di Kota Semarang itu dilakukan agar elpiji 3 kg digunakan secara tepat sasaran. Hal itu dilakukan agar masyarakat kurang mampu yang berhak menggunakan elpiji bersubsidi tidak kesulitan saat membutuhkan.

Sesuai dengan Pasal 3 ayat (1) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram menyatakan bahwa elpiji 3 kg memang diperuntukan bagi rumah tangga dan usaha mikro. “Jadi tidak benar jika usaha rumah makan menggunakan elpiji jenis itu [3 kg atau gas melon],” tutur Muslim.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.