Elite PDIP gelar rapat khusus

JAKARTA: Sejumlah pengurus teras DPP PDI Perjuangan, Kamis (7/5) sejak pukul 11:20 WIB, melakukan rapat khusus yang membahas langkah-langkah politik memasuki proses pemilihan presiden (pilpres).

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memimpin langsung rapat khusus tersebut yang berlangsung di kediamannya di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Rapat tersebut dihadiri seluruh ketua, Sekjen Pramono Anung serta anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP.

Belum ada keterangan resmi dari pihak DPP PDI Perjuangan, apakah sesuai rencana sebelumnya, segera akan ada pendeklarasian calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) hari Kamis ini.

Tim Enam yang mendapat tugas khusus memantapkan `platform` partai dalam konteks membangun koalisi dengan mitra politik lain, seperti Tjahjo Kumolo, Theo Syafei dan Puan Maharani juga enggan memberi keterangan sebelum rapat khusus tersebut berlangsung.

"Tunggu saja ada konperensi pers sesudah ini," kata Tjahjo Kumolo.

Namun sehari sebelum ini, Ketua Deperpu Taufik Kiemas kepada pers sempat menyatakan, tidak ada pengumuman capres dan cawapres hari Kamis ini.

Tiga Opsi

Namun beredar informasi dari sejumlah sumber di lingkup elite PDI Perjuangan, bisa saja terjadi perubahan posisi partai tersebut menghadapi Pilpres 8 Juli nanti.

Itu terutama setelah terjadi pertemuan utusan khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat), yakni Mensesneg Hatta Radjasa --yang juga cawapres Partai Amanat Nasional--, Rabu (6/5) di kediaman Megawati di Jl Teuku Umar.

Sejauh ini, ada tiga opsi baru yang beredar di lingkup para elite PDI Perjuangan itu.

Pertama, tetap mengajukan Megawati Soekarnoputri sebagai Capres. Kedua, Megawati Soekarnoputri mundur dan mendukung Capres lainnya. Ketiga, membangun koalisi baru untuk menentukan Capres dan Cawapres menghadapi Pilpres 2009. (Antara)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom