Ekspedisi Mistis Sara Wijayanto Berburu Hantu di Kota Solo Ketemu Arwah Kelaparan
Sara Wijayanto dan Tim DMS di Kota Solo 2. (Instagram @sarawijayanto)

Solopos.com, SOLO – Tim Diary Misteri Sara Wijayanto (DMS) berhasil mengadakan penelusuran misteri di salah satu bangunan tua di Kota Solo, Jawa Tengah. Konon bangunan ini menjadi tempat bersarang berbagai macam makhluk halus.

Ekspedisi mistis Sara Wijayanto di Solo direkam dalam video yang diunggah di channel Youtube-nya, Sabtu, (22/2/2020). Video viral ini telah ditonton lebih dari satu juta kali dan sempat menjadi trending #5 berdasarkan pantauan Solopos.com Selasa, (25/2/2020).

Video itu diawali cerita Sara Wijayanto selaku pemandu acara tentang bangunan tua yang kosong sejak 1998. Bangunan itu oleh masyarakat sekitar dialihfungsikan menjadi tempat pembuatan sangkar burung.

Sosok Bakul Sayur Karanganyar Wisuda Bawa Beronjong: Rajin Nabung dan Tahajud

Hal ini terlihat ketika Sara Wijayanto dan Tim DMS mencoba menilik salah satu ruang bagian dalam bangunan. Di sana terdapat banyak sangkar burung setengah jadi dan ada tempat untuk salat.

Menurut keterangan salah satu warga sekitar, bangunan kosong ini dulunya pernah menjadi rumah bersalin. Di sana Terdapat banyak ruang untuk menempatkan bayi yang baru lahir.

Sara Wijayanto dan Tim DMS kembali melanjutkan penelusuran dan mulai menemui hal-hal ganjil serta mistis. Bahkan dua orang kameramen, Dika dan Deden, mengaku diganggu oleh makhluk halus penunggu bangunan itu. “Dari tadi juga di ganggu mam, aku, Dika, Rian kayak ditutup rambut semuanya gitu,” terang Deden.

Lulus Kuliah, Bakul Sayur Karanganyar Wisuda Bawa Beronjong Dagangan

Sara Wijayanto kemudian mencoba berinteraksi dengan arwah yang menghuni bangunan angker itu. Dia pun menemukan berbagai macam makhluk tak kasat mata dari mulai anak kecil, perempuan penyakitan, perempuan tua, makhluk penunggu pohon beringin besar, serta banyak pocong melayang. Sara Wijayanto menjelaskan banyak arwah kelaparan di tempat ini.

Menurut keterangan Sara Wijayanto para arwah itu dulunya memiliki tuan. Jadi, penunggu bangunan angker itu merasa kelaparan karena tidak ada yang memberi mereka makan.

“Ini adalah segerombolan makhluk-makhluk yang pernah digunakan sama seseorang entah siapa dan untuk apa. Jadi fungsi mereka untuk melakukan sesuatu karena mungkin udah lama enggak ada yang nyuruh, makanya mereka kelaparan,” terang Sara Wijayanto setelah dirasuki sosok perempuan tua.

Tragis, Pria Klaten Ditemukan Meninggal Terkapar di Jok Motor

Pak Iwan salah satu narasumber juga membenarkan keterangan Sara Wijayanto dan menceritakan kisah segerombolan arwah tersebut. Menurutnya, arwah penunggu bangunan itu dulu dimanfaatkan manusia untuk menjaga suatu daerah.
“Biasanya orang zaman dulu menggunakannya untuk menguasai dan menjaga suatu daerah. Mereka lapar makanya mencari tuannya,” terang Pak Iwan. (Ria Sari Febrianti/Solopos.com)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho