Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, 6 Hari Tim Solopos Jejalahi 5 Kota

Solopos Media Group menggelar program peliputan khusus Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 dengan tema Transformasi Digital untuk Pemerataan Ekonomi.

 Ekspedisi Ekonomi Digital

SOLOPOS.COM - Ekspedisi Ekonomi Digital

Banner Ekspedisi Ekonomi Digital 2021

Solopos.com, SOLO — Solopos Media Group menggelar Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai Sabtu (4/12/2021). Selama enam hari, empat jurnalis Solopos Media Group akan berkeliling berbagai kota di Jawa untuk memotret transformasi digital.

PromosiSejarah Kanal Baki dan Dam Bareng Sukoharjo Peninggalan Hindia Belanda

Ekonomi digital seperti digadang-gadang akan menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indonesia di masa mendatang. Proyeksi terbaru yang disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi Juni 2021 lalu menyebutkan ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh lebih agresif lagi yakni mencapai delapan kali lipat dari saat ini pada 2030.

Nilainya bisa mencapai Rp4.531 triliun. Pada 2020, ekonomi digital sudah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan domestik bruto (PDB) sebesar 4% dan Mendag memprediksi kontribusinya akan melesat hingga 18% pada 2030.

Baca Juga: Transaksi Digital Banking Bisa Capai Rp48.000 Triliun di 2022

Pandemi yang sudah terjadi hampir dua tahun menjadi pemicu ekonomi digital tumbuh lebih kencang. Hal inilah yang melatarbelakangi Solopos Media Group menggelar program peliputan khusus Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 dengan tema Transformasi Digital untuk Pemerataan Ekonomi.

Solopos Media Group menerjunkan empat orang untuk bergabung dalam tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, yakni Ahmad Mufid Ariyono (Redaktur Solopos sebagai koordinator tim ekspedisi), dua jurnalis yakni Ponco Suseno dan Bony Wicaksono, serta seorang videografer, Adhika Ali Pratikna.

Tim akan melakukan perjalanan dengan beragam agenda peliputan dan masuk ke sejumlah sektor riil di beberapa kota. Dengan mengambil start Balai Kota Solo, Sabtu pagi, tim akan melanjutkan perjalanan peliputan menuju Getasan, Kabupaten Semarang; Salatiga; Kota Semarang; dan Jakarta.

Tim akan memotret betapa agresifnya sektor-sektor riil penopang pertumbuhan ekonomi bertransformasi dalam memberikan layanan digital. Sektor-sektor itu di antaranya, perbankan, UMKM, otomotif, sektor pendidikan, kesehatan, sektor perdagangan, elektronik, telekomunikasi, hingga e-commerce.

Baca Juga: Peran Anak Muda Dorong Percepatan Inklusi Keuangan Nasional

Ekspedisi yang akan dimulai Sabtu (4/12/2021) hingga enam hari ke depan, Kamis (9/12/2021), merupakan kerja bareng Solopos Media Group bersama BNI, Mitsubishi Motors, Universitas Terbuka Surakarta, Artugo, Galeri24, Candi Elektronik, Prodia, XL Axiata, dan Gojek. Brand-brand ini mewakili masing-masing sektor yang saat ini tengah getol melakukan ekspansi layanannya ke digital.

Sebagai contoh, BNI yang kini sedang gencar mempromosikan layanan The New BNI Mobile Banking. BNI juga konsen mengembangkan solusi digital yang membantu UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor, melalui program dan layanan Xpora.

“Pada agenda praekspedisi beberapa hari lalu, tim sudah memotret bagaimana UMKM ekspansi dan mampu memperluas pasar ekspor di era pemulihan ekonomi akibat pandemi dengan layanan digital dari BNI,” kata Koordinator Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Mufid Ariyono.

Di sektor otomotif, Mitsubishi menawarkan layanan aftersales berupa aplikasi My Mitsubishi Motors ID. Di bidang kesehatan, aplikasi Prodia Mobile menjadi solusi bagi masyarakat untuk tetap mendapatkan layanan kesehatan secara online pada era pandemi.

Baca Juga: Airlangga: Akselerasi Transformasi Digital Percepat Pemulihan Ekonomi

Di bidang pendidikan, Solo punya Universitas Terbuka Surakarta yang menjadi pioneer pembelajaran jarak jauh di tingkat pendidikan tinggi. UT Surakarta juga terus berinovasi untuk mengupdate layanan digital dalam pembelajaran.

“Dari sektor-sektor itu akan kami coba tarik benang merahnya, bagaimana kemudian ekonomi digital ini telah mengubah pola hidup masyarakat, hidup menjadi lebih cepat, segalanya lebih mudah, dan apa saja bisa dengan digital. Mulai dari berbelanja, konsultasi kesehatan online, belajar jarak jauh, transaksi digital, pemasaran, beli emas, beli barang elektronik, hingga servis kendaraan sekarang semua bisa dengan digital,” imbuh Mufid.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Cerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

+ PLUS Cerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, praktik perkecuan atau kecu atau bandit sosial menempati posisi tertinggi tindak kriminalitas di wilayah Vorstenlanden Surakarta atau Soloraya, yang terjadi akibat kesenjangan status sosial yang tinggi, serta pengaruh kebijakan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Berita Terkini

Investasi di GOTO Bukan Cari Cuan tapi untuk Prospek ke Depan

Dengan bergabungnya perusahaan dalam ekosistem GoTo, diharapkan bisa memperluas kolaborasi dan kerjasama strategis yang semakin meningkatkan value added bagi kedua belah pihak.

Peluang Bisnis yang Cocok untuk Anak Muda

Ada berbagai ide usaha yang cocok untuk anak muda. Bisnis-bisnis itu tidak hanya populer, tapi juga punya peluang keuntungan yang besar.

Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Naik Kapan? Ini Penjelasan Menkeu

Pemerintah menegaskan kenaikan tarif dasar listrik atau TDL bagi pelanggan 3.000 Volt Ampere (VA) ke atas bertujuan menjaga daya beli masyarakat.

The Sunan Hotel Solo Kembali Sabet Travelers’ Choice Award 2022

Travelers’ Choice Award 2022 merepresentasikan prestasi The Sunan Hotel Solo yang mampu mempertahankan konsistensi dan kualitas pelayanan terhadap para tamu.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Pengusaha Tunggu Regulasi

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) masih bersiap karena menunggu arahan dari Kementerian Perdagangan terkait regulasi dari domestic market obligation (DPO) dan domestic price obligation (DPO).

The Alana Surabaya Ikut Memeriahkan HUT ke-729 Kota Surabaya

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-729 Kota Surabaya, The Alana Surabaya mengajak tamu untuk bernostalgia serta menjelajahi wisata dan kuliner khas Kota Surabaya.

NeutraDC, Momentum Tepat Telkom Kembangkan Bisnis Data Center

Bisnis data center melalui NeutraDC milik Telkom merupakan momentum tepat untuk menjadikan perusahaan Digital Telco Company yang ikut mendorong kemajuan ekonomi digital nasional.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Harga Minyak Goreng Kemasan dan Curah Turun?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut larangan ekspor CPO dan minyak goreng. Lantas apakah kebijakan itu memengaruhi harga minyak goreng curah maupun minyak goreng kemasan?

Indef: Pemerintah Harus Beri Kepastian Pembayaran Kompensasi BBM

Peneliti Indef menyatakan pemerintah harus segera memberi kompensasi kepada Pertamina terkait subsidi BBM dan elpiji yang saat ini telah mencapai Rp300-an triliun

Subsidi Energi Ditambah, Erick Thohir: Bukti Kehadiran Pemerintah

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan penambahan subsidi energi yang diajukan Menkeu sebagai bukti kehadiran pemerintah di masyarakat.

Pengembang Sepakat Tunda Kenaikan Harga Rumah Nonsubsidi, Ini Alasannya

Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida mengatakan para anggotanya sudah sepakat untuk menahan harga jual rumah nonsubsidi hingga pada akhir tahun ini.

Alhamdulillah, Harga Tandan Buah Segar Sawit Merangkak Naik

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) melaporkan TBS di tingkat petani, baik swadaya maupun plasma (bermitra), sudah mulai bergerak positif meskipun masih sedikit kenaikannya.

Akhir Pekan, Rupiah Menguat di Posisi Rp14.642 Per Dolar AS

Kurs rupiah menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (20/5/2022). Penguatan juga terpantau pada beberapa mata uang lain di kawasan Asia.

GOTO Tawarkan Private Placement, Nominal Per Lembar Saham Rp1

Penambahan saham baru sebanyak-banyaknya sebesar 118.436.392.950 lembar saham seri A atau maksimum 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan yang berjumlah 1,18 triliun lembar saham

Juni 2022 Harga Rumah Subsidi Naik 7 Persen, Begini Respons REI

REI belum bisa memastikan apakah harga rumah subsidi naik 7 persen pada Juni 2022 karena masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).