Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

 Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Presiden Direktur Solopos Media Group (SMG) Arif Budisusilo dalam wawancara eksklusif di Museum Batik Keris Solo, Senin (17/1/2022). (Youtube Espos Indonesia )

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Presiden Direktur Solopos Media Group (SMG) Arif Budisusilo dalam wawancara eksklusif di Museum Batik Keris Solo, Senin (17/1/2022). (Youtube Espos Indonesia )

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, buka-bukaan saat menjalani sesi wawancara eksklusif bersama Presiden Direktur Solopos Media Group (SMG), Arif Budisusilo, di Museum Batik Keris Solo, Senin (17/1/2022).

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut menjawab banyak isu strategis yang sedang berkembang baru-baru ini. Mulai dari ancaman pukulan gelombang III Covid-19 di Solo, hingga upayanya mendatangkan banyak brand-brand ternama membuka kantor di Kota Solo.

PromosiRaih GPTW, Telkom Jadi Dream Job Bagi Pencari Kerja di Indonesia 

Ayah dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah itu juga menjelaskan visinya membangun Solo merujuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaru. Dengan gaya wawancara yang santai tapi serius, Arif Budisusilo berhasil mengajak Gibran sharing banyak hal seputar arah pembangunan Solo.

Baca Juga: Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Berikut cuplikan bincang eksklusif Presdir Solopos Media Group (SMG), Arif Budisusilo, Gibran Rakabuming:

1. Hampir satu tahun Mas Gibran menjabat Wali Kota Solo, isu-isu atau masalah apa yang so challenging?

Yang paling challenging ya pasti Covid-19, Pak. Kita ya hampir semua kepala daerah kan dituntut untuk memitigasi Covid-19 ya. Dari sisi kesehatan dan sekarang 2022 kita otomatis fokus pemulihan ekonomi. Dan kita dalam waktu dekat harus mengantisipasi juga datangnya gelombang III. Jadi Februari-Maret nanti kita harus siap untuk datangnya varian Omicron di Solo.

2. Apakah sudah Solo siap untuk itu?

Siap enggak siap ya harus kita hadapi pak. Tapi saya yakin tahun ini kita lebih siap karena vaksinasi capaiannya sudah sangat tinggi. Untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun hampir selesai, sekarang fokus vaksinasi booster untuk tahap ketiga vaksin. Lalu dari sarpras juga sudah siap, rumah sakitnya siap, alkes siap, nakes siap.

Baca Juga: Pilkada Solo 27 November 2024, Masa Jabatan Gibran Hanya 4 Tahun?

Kalau kemarin kita panik ketersediaan oksigen, tahun ini lebih siap. Kita punya banyak sekali oxygen concentrator, Solo banyak sekali. Kami bagi juga ke Soloraya, kita juga punya oxygen generator. Jadi untuk suplai oksigen di Solo mungkin Jateng kita bisa suplai semua. Iso tank juga siap semua. Rumah sakit darurat juga siap.

3. Hasil survei yang tidak dipublikasikan di 10 daerah aglomerasi, termasuk Solo, zerology atau herd immunity-nya sudah 88-94 persen. Ini membuat Pemkot dan jajaran, supaya menjadi modal penting?

Iya, tidak perlu takut varian baru.

4. PR yang menjadi tantangan Mas Wali di luar pandemi Covid -19 apa ini?

Ya PR nya dalam waktu dekat yang jelas dampak dari Covid -19 ini. Kemarin banyak UMKM mati, pariwisata mati, banyak yang kena PHK, kemiskinan otomatis naik. Ini yang dalam waktu dekat harus kita intervensi. Makanya di tahun ini kita benar-benar fokus pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Ini Serunya Pertandingan Eksibisi Gibran-Rudy Lawan Mantan Juara Dunia

Kalau mau ekonomi pulih, otomatis kesehatan harus diselesaikan dulu. Meskipun nanti ada gelombang-gelombang berikutnya kita ingin kegiatan ekonomi harus jalan terus. Jangan sampai ada klaster di pasar, terutama pasar tradisional. Kemarin kan banyak sekali pasar yang jadi klaster dan sempat ditutup.

Ini otomatis kegiatan ekonomi akan terpukul. Kita ingin juga di tahun ini tempat-tempat destinasi wisata, tempat-tempat semuanya, kegiatan ekonomi seperti mall perkantoran jangan sampai tutup. Meskipun ada gelombang-gelombang yang akan datang.

Pokoknya yang jelas mitigasinya cepat pak, ada klaster di mana segera kita mitigasi, mungkin ditutup sementara, kita swab semua, kita bersihkan tempat itu sedemikian rupa, disterilkan. Jadi step by step nya kita sudah tahu lah di tahun ini.

Baca Juga: Blak-Blakan Wali Kota Gibran: Menciptakan Multiplier Effect Tirtonadi

5. Solo menghadapi beberapa isu infrastruktur dan lain-lain, musim hujan juga banjir. Bagaimana menghadapinya?

Yang jelas ini masalah yang dihadapi semua kota ya. Banjir, kemacetan, lalu polusi dan lain-lain. Itu masalah-masalah yang juga dihadapi kota-kota besar di Indonesia. Makanya kemarin di awal tahun kami langsung ground breaking [rel layang] palang Joglo.

Simpang tujuh Joglo ini salah satu concern utama saya, karena saya ingin sesuai RPJMD terbaru, kita ingin Solo utara ini maju. Kalau kemarin-kemarin ini banyak warga Solo utara yang merasa dilupakan. Padahal potensinya besar di Solo utara. Makanya kita ingin simpang tujuh Joglo dirapikan dulu, biar flow traffic di situ lancar.

6. Berapa lama itu akan membawa impact kepada Solo dan pengembangan Solo utara?

Simpang Joglo ini jadi dalam waktu tiga tahun. Tapi selama pembangunan kita usahakan, traffic di situ tetap bisa berjalan. Dampak kemacetan lalu lintas pasti ada, tapi kita minimalisasi.

Baca Juga: Pelayan Publik Solo Disuntik Vaksin Booster, Termasuk Wali Kota Gibran

7. Belum lama ini Mas Wali melakukan MoU dengan Jogja, memaksimalkan tol impact. Bisa cerita mengenai ini?

Jogja ini luar biasa sekali ya. Selama Covid -19 pertumbuhan ekonominya saya lihat luar biasa. Kemarin kita sinkronkan calendar of event Solo dan Jogja. Kemarin MoU-nya seperti itu. Kalau kita event-event Jogja ini mirip dengan event-event Solo. Event-event budayanya.

Kita tidak ingin Solo dan Jogja ini malah berkompetisi. Kalau berkompetisi jujur saja Solo kalah, saya akui itu. Tapi saya yakin Solo juga bisa mengejar ketertinggalannya. Makanya ini dalam waktu dekat kita sinergi dulu dengan Jogja, kita sinergikan calendar of event-nya, biar tidak saling berkompetisi, tapi bersinergi.

Jadi misalnya ada event kemarin yang sudah kami bicarakan Solo-Jogja maraton. Kita ingin nanti peserta lari dari Jogja ke Solo nginep dulu sehari. Lalu Solo-jogja. Jadi semuanya dapat. Di weekend semua dapat. Atau mungkin kemarin Pak Wali Kota Jogja sudah bertanya tentang Solo Great Sale.

Baca Juga: Shopee Buka Kantor di Solo, Cek Cara Daftar Kerja di Shopee

Kemarin cukup sukses kan kita. Di tengah pandemi tidak gampang itu. Jadi kita ingin nanti ada Solo-Jogja Great Sale. Jadi sinerji semua, jangan berkompetisi. Karena ini kakak adik sebenarnya.

8. Setelah Solo terkenal dengan kenyamanan tinggal, kuliner murah, attraction apalagi yang perlu dikembangkan di Solo? Karena kita lihat di beberapa city tour biasanya ada istana, kalau Solo ada Keraton, Mangkunegaran, untuk alam dekat Tawangmangu. Bagaimana Keraton ,bagaimana Sriwedari, ke depan bisa cerita?

Untuk masalah destinasi wisata, nanti ada beberapa yang kami perbaiki ya, Pak. Misalnya kita sudah mau merevitalisasi Taman Balekambang. Akan kami perbaiki, kami jadikan pusat kebudayaan Jawa. Kami juga mau perbaikan koridor Gatot Subroto.

Yang kemarin sempat diberitakan, Malioboronya Solo. Sudah dikonsep juga. Lalu ada beberapa destinasi seperti kebun binatang kita, lama sekali tidak disentuh, sudah kami carikan investor. Ini sudah akan berjalan juga. Jadi Solo ini destinasi wisatanya sedikit, tidak punya alam, otomatis kita harus mengkreasi sesuatu, event.

Baca Juga: Tarif Manahan dan Sriwedari Diprotes, Gibran: Silakan Ajukan Keringanan

Di tengah pandemi seperti ini memang agak tricky masalah prokes tapi kita tidak ingin berhenti. Kita ingin tahun ini benar-benar event-event pariwisata event budaya tetap jalan. Masalah hotel, alhamdulillah setelah PPKM, okupansi hotel sudah mulai ramai lagi. Jalan-jalan sudah mulai macet lagi.

9. Brand-brand besar masuk ke Solo impact nya sudah kelihatan kah?

Brand-brand besar memang kami tarik ke Solo. Jadi ya kalau jadi kepala daerah kan otomatis kita jadi marketing nya kota ya, Pak. Harus kita tarik ya, Pak, brand-brand besar itu, perusahaan-perusahaan besar kita tarik semua. Kan kalau jadi Wali Kota otomatis kita jadi marketing-nya kota juga.

10. Enggak keberatan disebut salesnya kota?

Loh memang harus seperti itu. Kita harus jualan lah ke investor-investor kita. Jadi kalau kemarin banyak sekali perusahaan-perusahaan digital yang sudah berkantor di Solo. Impact nya besar banget pak. Saya sebut brand Shopee, kemarin di tengah pandemi mereka membuka 2.000 lapangan kerja.

Baca Juga: Gibran Nonton Langsung Pentas Owah Gerr Band, Duduk Lesehan di Belakang

Lalu buka juga kantor gede banget di Solo Techno Park. Jadi itu di STP memang khusus UMKM dan gaming. Bahkan competitor-kompetitornya Shopee semua berbondong-bondong ke sini, Tokopedia, Gojek, Buka Lapak, semua di STP. STP memang akan kami jadikan salah satu hub untuk anak-anak muda.

11. Jadi revitalisasi dan rekonsepsi STP ada kaitan dengan brand-brand yang datang ke Solo?

Iya, mohon maaf beberapa tahun terakhir STP ini kan semi-semi mangkrak, kan kemarin-kemarin cuma dijadikan tempat karantina. Padahal ini aset Solo yang besar sekali. Kemarin langsung saya minta kalau PPKM sudah selesai, dibersihkan biar brand-brand ini bisa masuk semua.

Selain yang saya sebutkan tadi masih ada SKK Migas, Petrotekno. Ini mau masuk juga AWS atau Amazon Web Services. Kemarin kita juga baru buka juga sama Pak Rektor UNS, sekolah cyber security hub. Jadi ini kan pekerjaan yang dicari ini, ada juga pelatihan-pelatihan lain seperti underwater welding ini juga dicari. Jadi apa ya, kita ingin Solo ini, terutama STP benar-benar dijadikan untuk pelatihan atau upskilling.

12. Ini akan jadi new icon untuk ekonomi digital dengan Solo jadi barometernya?

Baca Juga: Ada Deal Politik antara Gibran dan Giring Ganesha?

Jadi ya kita ingin benar-benar, ini kan Pak Mendikbudristek sedang gencar tentang kampus merdeka belajar. Kita ingin anak-anak terutama yang di sekitar STP, kalau selesai kuliah nongkrongnya di situ. Sudah membuatkan gerbang khusus yang berhadapan dengan STP.

13. Kedatangan brand-brand memang by design sebagai usaha Mas Wali untuk mengoptimalkan ekonomi Soloraya?

Iya, mau tidak mau memang harus didatangkan, Pak.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

IPAL Terpadu Limbah Ciu di Sukoharjo Diharapkan Segera Dibangun

Dampak yang dirasakan dari pembuangan limbah ciu yakni bau yang menyengat. 

Pedagang di Pasar Mebel Gilingan Solo Kesulitan Cari Lokasi Penyimpanan

Para pedagang Pasar Mebel Gilingan, Solo, mengaku bingung dan kesulitan mencari lokasi penyimpanan barang-barang dagangan mereka setelah kios dibongkar.

Ssttt... Rektor UNS Solo Beri Bocoran Kapan PTM Penuh Dimulai

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, memberikan bocoran kapan perkuliatan tatap muka atau PTM secara penuh akan dimulai setelah dua kuliah daring dan hybrid.

Teka-Teki Bantuan Hukum Rp795 Juta yang Jerat BUMDes Berjo Ngargoyoso

Dana bantuan hukum Rp795 juta dalam proyek pemugawan Telaga Madirda diduga jadi sumber penyimpangan di BUMDes Berjo yang merugikan negara. Kasus ini sedang ditangani Kejari Karanganyar.

Di Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Alas Donoloyo Wonogiri yang telah berstatus Cagar Alam memiliki cerita mistis, salah satunya pantangan menebang pohon jati ratusan tahun di kawasan itu.

Revitalisasi Rawa Jombor Jalan Terus, Ini Harapan Penjaring Ikan

Revitalisasi Rawa Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, masih berjalan hingga sekarang, Selasa (17/5/2022).

Peserta Membeludak, Kejurkab Bulu Tangkis Sragen Diperpanjang

PBSI Sragen menggelar Kejurkab Bulu Tangkis yang diikuti 405 peserta dari berbagai daerah di Soloraya. Kejurkab ini memperebutkan piala Bupati Sragen.

Siswa SMP di Sukoharjo Bikin Eco Enzyme untuk Netralkan Limbah Ciu

Aksi penuangan eco enzyme untuk menetralisasikan lingkungan, mengingat aliran sungai di persawahan itu tercampur limbah ciu dari pabrik etanol setempat.

Warga Klaten Pemilik 9 Bidang di 5 Desa Terima UGR Tol Solo-Jogja

Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja di Klaten terus bergulir.

Kendaraan Listrik Wisata Solo Dan Sepur Kelinci Boleh Jalan, Tapi...

Kendaraan wisata berbasis listrik dari Pemkot Solo maupun sepur keinci sebenarnya boleh boleh beroperasi namun ada syarat yang harus dipenuhi.

Ternyata Banyak Juga, Ini Jumlah Kereta Kelinci di Klaten

Usaha mengoperasikan kereta kelinci di Klaten terus menjamur. Hingga sekarang, jumlah kereta kelinci di Klaten sudah lebih dari 200 unit.

Waspadai PMK, Disnakkan Sragen Gandeng Polisi Awasi Hewan Ternak

Disnakkan menggandeng Polres Sragen dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di masyarakat untuk mendeteksi ada tidaknya indikasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tak Terawat, Area Bermain Anak di Utara SMAN 8 Solo Mirip Taman Mati

Taman dan area bermain anak-anak di kawasan Mojosongo, Jebres, tepatnya di utara SMAN 8 Solo kini kondisinya tak terawat hingga mirip taman mati.

Kereta Kelinci di Klaten Jadi Transportasi Favorit Warga untuk Tilik

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Murah Pol! Segini Tarif Jarak Dekat dan Jauh Kereta Kelinci di Klaten

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Di sisi lain, tarif untuk naik kereta kelinci di Klaten ternyata terbilang murah.

Jembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Jembatan Jurug yang bakal direvitalisasi tahun ini menjadi salah satu saksi bisu modernisasi Kota Solo yang semula adalah kota bandar yang dihuni masyarakat kuli, menjadi kota kerajaan.