Crah Eka Angger Iswanto (Official Persis Solo)

Solopos.com, SOLO - Rivalitas yang terjadi antarsuporter klub sepak bola sering kali tak memengaruhi pemain yang berlaga di lapangan hijau. Profesionalitas berada di atas ego kelompok.

Mungkin hal itu juga yang terjadi dengan fenomena bergabungnya mantan penggawa PSIM Jogja, Crah Eka Angger Iswanto ke Persis Solo. Ya, pemain asal Bojonegoro yang berposisi sebagai bek itu telah menandatangani kontrak dengan manajemen Persis berdurasi satu musim pada Senin (25/2/2019).

Bergabungnya Angger seolah tak terpengaruh pada rivalitas suporter PSIM, Brajamusti dengan suporter Persis, Pasoepati. Dalam sejarah, bentrok dua suporter kerap terjadi saat salah satu tim melawat ke kota rival.

Meski demikian, hal itu tak dipermasalahkan manajemen Persis. Persis merekrut pemain karena pemain bersangkutan memiliki kualitas dan semangat bergabung dengan Laskar Sambernyawa.

“Tidak ada yang perlu dipermasalahkan [soal rivalitas Brajamusti dengan Pasoepati],” ujar Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Senin sore WIB.

Menurutnya, pemain bersangkutan harus bersikap profesional saat menjadi pemain. Dengan demikian, persoalan masa lalu tim yang pernah dibela tak akan menjadi masalah di tim baru. “Ya profesional saja,” kata Langgeng.

Angger tercatat pernah memperkuat PSS Sleman sebelum berbaju PSIM. Ia juga pernah memperkuat Persibo Bojonegoro. Bergabungnya Angger membuat Persis kini memiliki 13 pemain untuk berlaga di Liga 2 musim 2019. Mereka adalah Dedi Tri Maulana, Tegar Hening Pangestu, Oky Derry, Sukasto Effendi, Hapidin, Andri Prabowo, Riki Nata, Ugik Sugiyanto, Muhammad Isa, Susanto, Andreantono Oriza, Dimas Galih dan Angger.

“Selasa [26/2/2019], insyaAllah kami akan beraudiensi dengan Polda DIY. Tinggal kepolisian kunci agar kami bisa menggunakan Stadion Maguwoharjo Sleman sebagai kandang,” tutupnya. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: