Icuk Cahyadi, eks napi Rutan Wonogiri yang ditangkap karena mencoba merampok sopir taksi di Klaten sehari setelah bebas. (Facebook)

Solopos.com, WONOGIRI -- Otoritas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Wonogiri membenarkan Icuk Cahyadi, pelaku percobaan https://soloraya.solopos.com/read/20190819/493/1013071/aksi-rampok-sopir-taksi-online-di-terminal-klaten-gagal-icuk-dihajar-massa-" title="Aksi Rampok Sopir Taksi Online di Terminal Klaten Gagal, Icuk Dihajar Massa">perampokan di Terminal Ir. Soekarno, Klaten, pada Minggu (18/8/2019) malam, merupakan mantan warga binaan rutan tersebut.

Kepala Keamanan Rutan Kelas II B Wonogiri, Agus Susanto, mewakili Kepala Rutan Urip Dharma Yoga, saat dihubungi Solopos.com, Senin (19/8/2019), mengatakan Icuk Cahyadi bebas pada 17 Agustus lalu setelah mendapatkan remisi.

“Memang benar bebasnya tanggal 17 Agustus kemarin [karena] mendapatkan remisi. Saya juga enggak menyangka dia berbuat seperti itu [kriminal] lagi,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Senin (19/8/2019).

Agus menjelaskan selama mendekam di Rutan Kelas II B Wonogiri, Icuk Cahyadi dikenal berkelakuan baik serta taat dan patuh terhadap tata tertib rutan. Icuk juga rutin mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian.

Tak hanya itu, dia aktif mengikuti penyuluhan agama dan hukum. “Hal itu yang membuat kami mengusulkan dia mendapatkan remisi,” imbuh dia.

Menurut Agus, kasus yang menimpa Icuk bisa terjadi lantaran ada niat dan kesempatan. Hal itu juga terlepas dari hati seseorang yang tidak bisa dilihat secara kasatmata.

Agus menilai Rutan Wonogiri tidak bisa mengintervensi soal pemberian remisi kepada warga binaan karena hal itu sudah diatur secara baku. “Selama di dalam [Rutan] berkelakuan baik dan sudah menjalani enam bulan pidana sampai 17 Agustus, itu bisa diusulkan remisi. Selain itu, dia aktif dalam mengikuti kegiatan dan pembinaan,” terang Agus.

Sebagaimana diinformasikan, Icuk yang merupakan warga Sawojajar, Kedung Kandang, Kota Malang, Jatim, mencoba merampok sopir taksi online di Klaten. Upayanya gagal setelah sopir taksi tersebut menghentikan kendaraannya di dekat Terminal Ir. Soekarno, Klaten. Icuk sempat dihajar massa sebelum diamankan polisi.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten