Eks Elite FPI Dirikan Perisai Bangsa, Tonton G30S/PKI

Ormas Perisai Bangsa diinisiasi Habib Umar Al Athos yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Surabaya.

 Mantan elite Front Pembela Islam (FPI) Surabaya mendeklarasikan Perisai Bangsa, Minggu (26/9/2021). (detik)

SOLOPOS.COM - Mantan elite Front Pembela Islam (FPI) Surabaya mendeklarasikan Perisai Bangsa, Minggu (26/9/2021). (detik)

Solopos.com, SURABAYA — Sejumlah eks elite pengurus Front Pembela Islam (FPI) Surabaya mendirikan organisasi massa yang diberi nama Perisai Bangsa.

Agenda pertama mereka adalah menonton film G30S/PKI pada 30 September 2021 malam.

Ormas Perisai Bangsa diinisiasi Habib Umar Al Athos yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Surabaya dan Gus Din Nawawi, mantan Wali Laskar FPI Surabaya.

Tidak Tertarik

Di Perisai Bangsa Surabaya Habib Umar Al Athos menjabat sebagai ketua sedangkan Gus Din sebagai sekretaris.

“Kami tidak tertarik bergabung dengan FPI gaya baru yang didirikan rekan-rekan kami. Kami mendirikan ormas sendiri, Perisai Bangsa. Yang berasaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” kata Habib Umar saat dikonfirmasi di sela Deklarasi Perisai Bangsa di Surabaya, Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Survei Indikator: Kepercayaan Tertinggi Publik kepada TNI 

Menurut Habib Umar, Perisai Bangsa tidak hanya beranggotakan mantan pengikut simpatisan FPI tapi juga merangkul berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Turut bergabung dengan Perisai Bangsa, ada teman-teman dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, selain juga dari ormas nasionalis lainnya,” ujarnya.

Habib Umar menjelaskan melalui Ormas Perisai Bangsa, pihaknya ingin menjalin “ukhuwah” atau persaudaraan keseluruhan bangsa Indonesia.

“Setelah kami deklarasikan hari ini di Surabaya, mudah-mudahan selanjutnya berkembang hingga ke berbagai penjuru Tanah Air,” katanya.

Habib Umar membeberkan beberapa agenda Perisai Bangsa ke depan.

Baca Juga: Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Ini Kata Direktur Indikator Politik 

Yang terdekat, Perisai Bangsa mengagendakan program dialog dengan menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat, serta menggelar nonton bareng film G30S/PKI.

“Agenda terdekat adalah menggelar perenungan peristiwa G30S/PKI. Mungkin diawali dengan nonton bareng filmnya,” ujarnya.

“Kita menghindari perpecahan antarsuku, agama dan bangsa. Jangan sampai peristiwa seperti Taliban di Afghanistan terjadi di Indonesia,” tandasnya.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Tragis! Pemuda Ini Tewas Saat Cari Keong Sawah

Kisah tragis dialami seorang pemuda di Tangerang yang meninggal tenggelam saat mencari keong sawah.

Waduh! Polantas yang Pacaran Pakai Mobil PJR Adik Ipar Ahok

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui anggota polantas, Bripda Arjuna Bagas, yang diperiksa Propam gara-gara menggunakan mobil dinas PJR untuk pacaran adalah adik iparnya.

Adik Ipar Ahok Pacaran Pakai Mobil Patroli Polisi Terancam Dicopot

Adik ipar Ahok, Bripda Arjuna Bagas terancam dicopot dari satuannya karena diduga menggunakan mobil dinas patroli jalan raya (PJR) untuk pacaran.

RUPTL Terbaru Masih Memberi Ruang Luas bagi Energi Kotor

Pemerintah akan membuka peran perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP) untuk pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan.

Pakar Komunikasi UNS Solo: Ganjar Calon Kuat Capres 2024, Malu-Malu Mau

Pakar komunikasi politik UNS Solo menilai Ganjar Pranowo adalah kandidat kuat sebagai capres di Pilpres 2024, tapi masih malu-malu.

10 Berita Terpopuler: Masih Dicari 1000 Pelaku Usaha hingga Video Viral

Kabar ACT Group dan Wong Solo Group menandatangani MoU pengembangan UMKM Soloraya, Rabu (20/10/2021), dan dua video viral menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (22/10/2021).

Solopos Hari Ini: PTM Jalan Terus, Warga Ditagih Pinjol Meski Tak Utang

Klaster penularan Covid-19 di sekolah di Solo meluas. Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyatakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tetap berjalan.

Maling Ponsel Wartawan Saat Siaran Langsung, Pencuri Ini Malah Dipuji

Seorang pencuri ponsel milik wartawan yang tengah melakukan siaran langsung malah mendapat pujian dari netizen atas aksinya.

Serangan Siber Berpola Kecil Meningkat 233% pada 2021

Serangan DDoS kecil-kecilan (penolakan layanan terdistribusi) melonjak sebesar 233% pada paruh pertama 2021

Daftar 106 Pinjol Resmi Terdaftar OJK 2021, Jangan Sampai Salah Pilih!

Ini dia 106 daftar pinjaman online atau pinjol resmi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan alias OJK pada 6 Oktober 2021.

Peringati Hari Pangan, FP UNS Bahas Eksistensi Petani Milenial

FP UNS ingin menumbuhkembangkan eksistensi petani milenial dengan menggelar berbagai pelatihan dan inovasi teknologi digital berkonsep smart farming.

Partai Gerindra: Indonesia Stabil jika Prabowo Presiden

Jika Prabowo menjadi presiden berikutnya, maka pembangunan infrastruktur di masa Presiden Jokowi akan dilanjutkan.

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Berseberangan Gegara Jl. Kemal Ataturk

Wacana penamaan jalanan di kawasan Menteng, Jakarta, menjadi Jalan Mustafa Kemal Ataturk, itu memunculkan perdebatan antara Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Duh, Kades Diduga Korupsi Dana Desa demi Nikahi Istri Muda

Selain digunakan untuk biaya menikah, tersangka juga menggunakan uang negara untuk bermain penggandaan uang secara gaib.

Sejarah Hari Ini : 22 Oktober 1943, Inggris Serang Kota Kassel Jerman

Penyerangan Kota Kassel di Jerman merupakan salah satu peristiwa dari sekian banyak kejadian penting yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 22 Oktober.