EKONOMI MAKRO: Beras Masih Dominan Sumbang Inflasi Kota Solo

EKONOMI MAKRO: Beras Masih Dominan Sumbang Inflasi Kota Solo

SOLOPOS.COM - Ilustrasi gudang beras milik Bulog.(JIBI/Solopos/Antara/Basri Marzuki)

Beras dominasi inflasi Kota Solo.

Solopos.com, SOLO—Komoditas beras masih menduduki peringkat pertama penyumbang inflasi Kota Solo, Januari 2017.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, sepanjang Januari 2017 Kota Solo mengalami inflasi 0,55%. Harga beras mengalami kenaikan rata-rata 7,68% dengan andil inflasi 0,38%. Andil inflasi beras paling dominan, disusul tarif rumah sakit, cabe rawit, daging ayam ras, dan cabe merah. (baca: Inflasi Jateng Tinggi, Harga Beras Pemicunya…)

“Inflasi 0,55% ini memang masih lebih tinggi dibandingkan dengan prediksi Bank Indonesia. Namun angka ini jauh lebih rendah dibandingkan inflasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 1,16%, bahkan dibandingkan Desember 1,1%,” kata Kepala BPS Solo, R.Bagus Rahmat Susanto, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018).

Seperti diketahui, Pemkot Solo, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Badan Urusan Logistik (Bulog) telah melakukan berbagai upaya untuk menekan inflasi awal tahun ini.

Mereka menggelar operasi pasar (OP) beras dan pasar murah komoditas strategis. Terakhir, OP dan pasar murah digelar dua hari berturut-turut, Senin-Selasa (29-30/1/2018), di sejumlah pasar tradisional.

Untuk menekan harga beras, Bulog terus menambah pasokan. OP di lima pasar tradisional di Kota Solo, sudah menggelontorkan sekitar 40 ton beras.

Menurut Staf Analisa Harga Pasar Bulog Solo, Agus Purwantoro, OP beras khususnya beras medium akan terus dilakukan sampai harga terkoreksi sampai Rp9.450/kilogram, atau sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Sekarang itu harganya berkisar Rp10.000/kilogram bahkan ada yang di atas itu. Sama juga beras premium, saat ini harganya masih Rp13.000/kg. Kami akan upayakan dengan terus menambah pasokan agar harganya kembali normal sesuai HET, Rp12.800/kg,” papar Agus.

Untuk daging ayam ras dan cabai, Pemkot Solo sedianya juga sudah memberikan subsidi melalui pedagang, dengan nilai subsidi Rp3.000 per kilogram. Namun demikian, kedua komoditas itu juga masuk dalam daftar penyumbang utama inflasi Solo.

Di sisi lain, harga cabai rawit naik 28,02% dengan sumbangan inflasi sebesar 0,075%. Daging ayam ras juga mengalami kenaikan harga rata-rata 4,63% dan andil inflasinya 0,051%, sedangkan cabai merah naik harga 20,16% dengan sumbangan inflasi 0,04%.

Selain komoditas strategis, tarif rumah sakit yang selalu ada penyesuaian setiap awal tahun juga memberikan sumbangan inflasi yang cukup dominan.

“Rata-rata tarif rumah sakit di Solo awal tahun ini naik 8,68%, sumbangan inflasinya 0,2%. Tren ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, setiap awal tahun pasti ada kenaikan tarif rumah sakit,” imbuh Bagus.

 

Tren Inflasi Solo

Januari 2017 1,16%

Desember 2017 1,10%

Januari 2018 0,55%

Inflasi yoy 2,49%

10 komoditas utama penyumbang inflasi

komoditas kenaikan harga sumbangan inflasi

beras 7,69% 0,38%

tarif rumah sakit 8,68% 0,20%

cabe rawit 28,02% 0,0755%

daging ayam ras 4,63% 0,0513%

Cabe merah 20,16% 0,0484%

bensin 0,74% 0,0264%

rokok kretek filter 1,26% 0,0254%

anggur 26,10% 0,0233%

cabai hijau 18,00% 0,0187%

melon 31,12% 0,0185%

Sumber : BPS Solo. (haw)

 

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.