EKONOMI JATENG : Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Permudah Perizinan
Ilustrasi (JIBI/dok)

Ekonomi Jateng diharapkan semakin tumbuh dengan dipermudahnya perizinan.

Solopos.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi yang sempat tersendat karena pengaruh krisis perekonomian global dengan melakukan berbagai terobosan.

"Salah satu terobosan yang kami lakukan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi adalah dengan membuat berbagai kemudahan perizinan sekaligus insentif bagi para investor," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (23/2/2016).

Ganjar mengakui jika laju pertumbuhan ekonomi di Jateng sempat mengalami pelambatan yang bersumber dari melambatnya ekspor dan investasi sebagai akibat kondisi perekonomian dunia dan nasional yang juga melambat.

Terkait dengan kondisi tersebut, Pemprov Jateng mengembangkan ekonomi di 35 kabupaten/kota dengan mengarahkan pada perwujudan perekonomian daerah yang berbasis pada potensi unggulan daerah dengan dukungan rekayasa teknologi dan berorientasi ekonomi kerakyatan.

"Implementasinya pada peningkatan dan pengembangan peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam pemenuhan kebutuhan pasar domestik serta berorientasi ekspor, dan pengembangan kewirausahaan untuk mendorong daya saing," ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mempermudah penyaluran kredit usaha rakyat dan mendorong para pelaku UMKM dengan fasilitas negara.

Menurut Ganjar, iklim usaha yang kondusif untuk menarik investor mutlak dilakukan, apalagi dengan penentuan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2016 di Jawa Tengah yang berdasarkan survei perkembangan harga yang nyaris tidak menimbulkan gejolak di provinsi setempat.

"Jateng sangat menarik bagi investor karena masyarakat setempat giat bekerja dan waktu ada relokasi industri dari Jakarta dan Jawa Barat ke Jateng, sejumlah investor menyambut baik," kata Ganjar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho