Ekonom UGM Usulkan Harga Pertalite Naik dan Harga Pertamax Turun

Menaikkan harga Pertalite dan menurunkan harga Pertamax merupakan langkah untuk mencegah disparitas harga yang terlalu tinggi.

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 10:26 WIB Penulis: Newswire Editor: Ahmad Mufid Aryono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Sejumlah papan pengumuman BBM kosong terpasang di SPBU 34-16117, Kelurahan Pasir Mulya, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (8/8/2022). (Antara/Arif Firmansyah)

Solopos.com, JAKARTA–Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi mengusulkan agar Pertamina menaikkan harga Pertalite dan menurunkan harga Pertamax untuk mempersempit disparitas harga antara kedua jenis BBM tersebut.

“Dengan menaikkan harga Pertalite dan menurunkan harga Pertamax secara bersamaan maksimal selisih harga Rp1.500 per liter. Kebijakan harga ini diharapkan akan mendorong konsumen Pertalite migrasi ke Pertamax secara suka rela,” ujar dia di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Komunikasi publik secara masif, kata Fahmy, perlu dilakukan mengenai penggunaan Pertamax yang lebih bagus untuk mesin kendaraan dan lebih irit supaya menarik minat masyarakat untuk beralih dari mengonsumsi Pertalite ke Pertamax.

Sampai Juli 2022, Pertamina melaporkan konsumsi bahan bakar minyak jenis Pertalite telah menembus angka 16,8 juta kiloliter atau setara dengan 73,04% dari total kuota yang ditetapkan tahun ini sebesar 23 juta kiloliter.

Angka konsumsi yang tinggi itu membuat kuota Pertalite hanya tersisa 6,2 juta kiloliter.

Kalau upaya pembatasan konsumsi Pertalite tidak berhasil, maka kuota BBM subsidi diproyeksikan jebol paling lama pada akhir Oktober 2022.

Kondisi itu menimbulkan dilema bagi pemerintah yang dalam hal ini adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai bendahara negara, karena jika kuota Pertalite ditambah akan meningkatkan beban APBN untuk subsidi menjadi lebih dari Rp600 triliun.

Namun, jika kuota Pertalite tidak ditambah bisa memicu kelangkaan BBM di berbagai SPBU yang berpotensi menyulut keresahan sosial.

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif sejauh ini hanya bisa menghimbau agar orang kaya tidak menggunakan BBM subsidi.

Ia beralasan konsumen adalah makhluk rasional yang mempunyai price elasticity akan tetap mengkonsumsi BBM dengan harga lebih murah selama belum ada larangan.

“Arifin melupakan tabung elpiji tiga kilogram tertulis hanya untuk orang miskin, faktanya lebih 605 konsumen yang bukan miskin tetap mengkonsumsi gas melon karena distribusi terbuka,” ucap Fahmy.

Selain memperkecil disparitas harga antara Pertalite dan Pertamax, lanjut Fahmy, pemerintah harus menetapkan segera Peraturan Presiden yang menegaskan bahwa Pertalite dan Solar hanya untuk sepeda motor dan kendaraan angkutan orang serta angkutan barang untuk mencegah kuota BBM bersubsidi agar tak jebol.

Menurut dia, pembatasan yang tegas dan lugas dapat mencegah jebolnya kuota BBM subsidi tersebut.

Fahmy menilai platform MyPertamina tidak akan berhasil membatasi BBM subsidi agar tepat sasaran, bahkan justru menimbulkan ketidaktepatan sasaran dan ketidakadilan bagi konsumen yang tidak punya akses.

“Untuk mencegah jebolnya kuota BBM bersubsidi tidak bisa hanya dengan mengeluh dan mengimbau saja. Namun, perlu kebijakan tegas dan lugas yang segera diberlakukan,” papar dia.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE bisnis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, BRI Kembali Gelar Desa BRILian Batch III 2022 29 menit yang lalu

HEADLINE bisnis Apindo: UMKM Sektor Produktif Prioritas Dapat KUR agar Perbankan Terlindungi 1 jam yang lalu

HEADLINE bisnis IMF: Ekonomi Global 2023 Gelap Gulita 5 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Akses Air Minum Aman di Solo Masih Jadi PR Pemkot 5 jam yang lalu

HEADLINE bisnis PT Pertamina Buka 20 Lowongan Kerja, Begini Syarat dan Ketentuannya 5 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Harga Emas Antam dan UBS Kompak Turun di Pegadaian, Jumat 7 Oktober 2022 7 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Wings Group Tanggapi Penarikan Mie Sedaap dari Pasar Singapura 8 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Long Weekend Tiba! Cek Jadwal Lengkap KRL Commuterline Solo-Jogja Hari Ini 12 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Jangan Lewatkan! BSN Gelar Pameran Produk Unggulan di Solo Square Mall 20 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Akhir Tahun Jadi Puncak MICE, Okupansi Hotel di Solo Diharap Ikut Terkerek 20 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Perlu Tahu, Ini Kemudahan yang Didapat saat Pakai QRIS Antarnegara 20 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Jadi Incaran Para Pencari Kerja, Segini Gambaran Gaji Pegawai PT Pertamina 20 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Informasi Rekrutmen Pertamina 2022, Para Pencari Kerja Merapat! 21 jam yang lalu

HEADLINE bisnis Imigrasi Siapkan Petunjuk Teknis terkait Paspor 10 Tahun 22 jam yang lalu

HEADLINE bisnis PLTA Kayan Cascade Jadi PLTA Terbesar di Asia Tenggara, Airlangga: EBT Prioritas 22 jam yang lalu