Edy Rahmayadi Resmi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9/2018). (Antara - Reno Esnir)

Solopos.com, BADUNG -- Edy Rahmayadi membuat kejutan dengan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam kongres tahunan yang digelar di Hotel Sofitel Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019).

Antara melaporkan pria yang telah memimpin PSSI sejak tahun 2016 itu berharap seluruh elemen PSSI tetap akur.

"Pada kesempatan ini saya menyatakan mundur dari ketua PSSI, dengan syarat besarkan PSSI. Saya serahkan bendera ini. Saya berhenti dengan sah detik ini," ujar mantan Pangkostrad tersebut dilansir liputan6.com.

"Saya serahkan kepemimpinan ini, akan dilanjutkan. Saya tidak mau ada yang mengkhianati keputusan saya ini," ujar Edy dalam pidatonya di Kongres PSSI.

Masa jabatan Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI sebenarnya baru akan berakhir pada tahun 2020. Tongkat estafet ketua umum PSSI selanjutnya diserahkan kepada Wakil Ketua PSSI Joko Driyono.

Edy Rahmayadi terpilih sebagai ketua umum PSSI pada tahun 2016. Dia menggantikan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Tekanan untuk Edy Rahmayadi mundur terus berembus sejak dirinya terpilih menjadi Gubernur Sumut.

Para warganet mulai geram dengan hasil minor yang diterima Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 dan menginginkan Ketum PSSI, Edy Rahmayadi mundur.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom