Tutup Iklan

Ealah... Patungan Beli Sabu, Joplek dan Monyong Dibekuk Polisi Wonogiri

Joplek dan Monyong, dua pria asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Wonogiri setelah patungan untuk membeli sabu-sabu.

 Ilustrasi sabu-sabu. (JIBI/Solopos/Reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sabu-sabu. (JIBI/Solopos/Reuters)

Solopos.com, WONOGIRI — Dua pria asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Wonogiri pada Sabtu (16/10/2021).

Keduanya diciduk aparat lantaran kedapatan membeli narkoba berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com dari Humas Polres Wonogiri, Minggu (17/10/2021), polisi menangkap AS alias Jopek, 30, warga Desa Mlokomanis Kulon, Kecamatan Ngadirojo, dan SK alias Monyong, 35, warga Desa Kasihan, Kecamatan Ngadirojo.

Baca Juga: Narkoba Wonogiri: Istri Bakar Sabu-Sabu Sebelum Suami Ditangkap

AS bekerja sebagai sopir, sementara SK berdagang. Keduanya ditangkap polisi karena kedapatan bertransaksi narkoba berupa sabu-sabu.

Penangkapan keduanya bermula saat Satresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, sering ada transaksi narkoba. Selanjutnya Tim Opsnal Satnarkoba melakukan penyelidikan ke wilayah tersebut pada Sabtu (16/10/2021).

Ketika melewati jalan di Dusun Jatinom, Kecamatan Ngadirojo, Tim Opsal mengetahui dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat didekati, kedua orang tersebut berusaha untuk melarikan diri sehingga dikejar dan tertangkap.

Baca Juga: Pemuda Asal Solo Dibekuk Saat Ambil Sabu-Sabu di Semak-Semak di Dekat Waterboom Wonogiri

Keduanya mengaku bernama AS alias Joplek dan SK alias Monyong. Saat dinterogasi, keduanya mengaku sedang bertransaksi narkoba.

“Kami temukan bungkusan grenjeng rokok di dalamnya terdapat satu plastik klip kecil berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Wonogiri guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, kepada wartawan.

Selain mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 0,24 gram, pihaknya juga menyita sejumlah barang. Barang-barang yang disita itu adalah sebungkus rokok Djarum Super Mild yang di dalamnya terdapat sebuah pipet kaca, sebuah telepon seluler merek Vivo warna biru, dan sebuah telepon seluler merek Oppo warna krem.

Baca Juga: Warga Solo Tertangkap Polisi Bawa Sabu-Sabu Di Wonogiri, Pengedar?

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Wonogiri, AKP Dimas Bagus P, menjelaskan kedua tersangka berstatus pemakai. Menurutnya, satu orang bekerja sebagai sopir truk dan satunya pekerja swasta.

“Dari pemeriksaan kami, Joplek mendapat barang tersebut dengan memesan dari temannya di suatu tempat [ini sedang diperiksa lebih lanjut]. Tersangka mengambil barang itu sekalian pulang [ke Wonogiri]. Mereka belinya patungan untuk dipakai sendiri. Dari hasil pengakuan, mereka sudah lama pakai,” ujar dia.

Kasat Narkoba menambahkan Joplek telah lama menjadi target operasi Polres Wonogiri. Tersangka sempat nyaris tertangkap, tapi lolos. Menurutnya, modus yang digunakan dalam transaksi barang haram ini adalah cara lama.

Baca Juga: 2 Warga Wonogiri Ditangkap Aparat Polres Karanganyar Saat Pesta Sabu-Sabu di Jumapolo

“Modusnya ditaruh di bungkus rokok. Tapi, di bungkus rokok itu juga kami temukan pipet di truk yang kami amankan. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Wonogiri guna penyelidikan lebih lanjut,” jelas dia.

Tersangka dijerat menggunakan Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35/ 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Mayat Perempuan Lansia Ditemukan di Sungai Craken Sragen

Perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di saluran Sungai Craken Sragen. Tak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Ibu-Ibu Jatisuko Karanganyar Dapat Pelatihan Menjahit dari Desa

Pemerintah Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar, berinisiatif menggelar pelatihan menjahit bagi ibu-ibu rumah tangga setempat untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Innalillahi, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Wardi, warga Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, ditemukan sudah membusuk di kamar rumahnya, Kamis (9/12/2021).

Gelar Sarjana Tak Jamin Lulus Seleksi Perangkat Desa Gabus Sragen

Sejumlah lulusan SMA atau sederajat memiliki total skor cukup tinggi dibandingkan peserta lulusan perguruan tinggi dalam Seleksi Perangkat Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Misteri Peri Cantik Penggoda di TPU Bonoloyo Solo, Pernah Diisengin?

Ada mitos peri cantik penggoda di TPU Bonoloyo Solo yang kerap menyamar menjadi perempuang berbau wangi kamboja.

Sebelum Dibuang, Bayi Baru Lahir di Sukoharjo Dibekap Ibu Kandungnya

Dengan alasan malu karena telah melahirkan bayi hasil hubungan di luar nikah, seorang wanita berusia 20 tahun asal Nguter Sukoharjo tega membunuh anak kandungnya sendiri tersebut.

Kerap Picu Kecelakaan, Kerusakan Jalan Karangudi-Made Sragen Dikeluhkan

Kerusakan jalan Karangudi-Made, Ngrampal, Sragen, kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dimeriahkan Jikustik, HUT ke-160 De Tjolomadoe Pecahkan Rekor MURI

Peringatan HUT ke-160, De Tjolomadoe dimeriahkan Jikustik dan hadirnya rekor baru dari MURI.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Pelayanan Prima Artugo Mudahkan Pelanggan

Di era serba digital, keinginan konsumen dalam memperoleh barang rumah tangga dinilai semakin kompleks.

Seperti Reuni, 15 PGOT Terciduk Kumpul Bareng di Rumah Kosong Sukoharjo

Sebanyak 15 pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) terciduk tengah berkumpul di sebuah rumah kosong di Gembongan, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Ini Cara Pelaku UKM Menjadi Member BNI Xpora

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendorong para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tengah merintis dan berminat meningkatkan kapasitas bisnis di pasar global.

Tersetrum, Buruh Bangunan di Klaten Alami Luka Bakar Hingga 30%

Seorang pekerja bangunan tersetrum listrik di proyek pembangunan rumah salah satu warga di Kecamatan Jatinom, Klaten. Korban selamat dari maut, namun ia mengalami luka bakar hingga 30 persen di tubuhnya.

Warung Seafood Legenda di Semarang Belum Garap Online, Begini Alasannya

Di saat banyak pelaku usaha berlomba-lomba mulai menggarap pasar online di era serba digital ternyata masih ada pengusaha kuliner yang belum tertarik menggarap online food.

Yuk, Belajar Bertani, Beternak dan Budi Daya Ikan di Taman Winasis Solo

Di Taman Winasis Kota Solo, pengunjung bisa menimba ilmu tentang pertanian urban, peternakan hingga perikanan.

Kampung Belanda Solo: Dulu Ada 150 Bangunan Kuno, Kini Hanya Separonya

Kampung Belanda di Solo yang kini dikenal Kampung Loji Wetan kini hanya menyisakan bangunan kuno sebanyak 75.