E-Meterai untuk Kalangan Terbatas, Siap Dikembangkan untuk Masyarakat Luas

Peruri dan PT Telkom meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang akan digunakan di lingkungan perusahaan pelat merah.

 ilustrasi (istimewa/klikpajak.id)

SOLOPOS.COM - ilustrasi (istimewa/klikpajak.id)

Solopos.com, JAKARTA — Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang akan digunakan di lingkungan perusahaan pelat merah. Meterai elektronik pun disiapkan untuk digunakan oleh masyarakat secara luas.

Kerja sama peluncuran meterai elektronik dan surat elektronik terintegrasi berlangsung pada pekan lalu, Jumat (17/9/2021). Peresmian kerja sama bertempat di Balai Subono Mantofani Kantor Peruri, Jakarta.

Direktur Utama Peruri Dwina S. Wijaya menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan penugasan melalui Peraturan Pemerintah (PP) 6/2019 tentang Perum Percetakan Uang Republik Indonesia untuk membuat dokumen negara yang memiliki fitur sekuriti berupa benda meterai.

Baca Juga: 4 Pimpinan Korporasi Keren Siap Hadir di Solopos Talkshow Virtual

Benda Meterai yang dimaksud adalah meterai tempel dan kertas meterai yang dikeluarkan oleh pemerintah. Lalu, dengan adanya PP 86/2021 tentang Pengadaan, Pengelolaan, dan Penjualan Meterai disebutkan bahwa dalam melakukan pencetakan atau pembuatan meterai, pemerintah menugaskan Peruri untuk mencetak meterai tempel dan membuat meterai elektronik.

“Sesuai dengan amanah PP 6/2019 yang memperluas penugasan Peruri tidak hanya mencetak uang dan dokumen sekutiti negara, tapi juga kepada layanan digital sekuriti,” ujar Dwina melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis pada Senin (20/9/2021).

Merujuk pada peraturan tersebut, Dwina menjelaskan bahwa Peruri bertugas mendesain konsep, menyediakan sistem atau aplikasi terintegrasi yang mendukung penggunaan meterai elektronik, dan membuat meterai elektronik. Untuk itu, perseroan pun menggandeng Telkom dalam menyiapkan teknologi dan infrastruktur untuk sistem meterai elektronik.

Dwina pun menjelaskan bahwa meterai itu akan dikembangkan untuk digunakan secara luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, Telkom diminta untuk menyiapkan dukungan sistem pengelolaan operasional maupun layanan untuk pengguna.

Baca Juga: Stok Jagung Surplus 2,37 Ton Tapi Harga Pakan Ternak Tetap Meroket, Kok Bisa?

Memberikan Kepastian Hukum

Dalam agenda peluncuran kerja sama itu pun dilakukan kick off piloting implementasi meterai elektronik yang akan diterapkan di lingkungan TelkomGroup dan Himpunan Bank Negara (Himbara), yaitu BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN.

Kedepannya, e-meterai akan diterapkan di berbagai transaksi elektronik masyarakat yang masuk dalam kategori transaksi yang dikenakan bea meterai. Penerapan e-meterai ini semata-mata bertujuan memberikan kepastian hukum atas dokumen elektronik serta mengoptimalkan penerimaan negara dengan tarif bea meterai yang berlaku saat ini.

Dalam acara itu pun dilaksanakan peluncuran sistem surat elektronik terintegrasi, yakni sistem nota dinas elektronik yang dapat digunakan secara terintegrasi dan real-time baik antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian BUMN dengan seluruh BUMN, maupun di internal masing-masing BUMN dan Kementerian BUMN.

Baca Juga: Inovatif, Bank Sampah Salingsih Jogja Mengubah Minyak Jelantah Jadi Sabun

“Menjadi suatu kebanggaan bagi Telkom dapat mendorong digitalisasi dan mengambil peran sebagai digital hub untuk BUMN dan korporasi di Indonesia,” ujar Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia harus masuk ke ekosistem digital agar bisa bersaing dengan negara lain. Seluruh elemen pemerintah baik itu Kementerian/Lembaga dan BUMN harus saling mendukung dan berkolaborasi untuk mewujudkan transformasi digital.

“Kita sebagai Negara dan BUMN harus bisa berada dan beradaptasi dalam ekosistem digital. Khususnya Peruri yang diharapkan dapat tetap eksis di posisinya, termasuk dalam membuat tanda tangan digital, bitcoin atau e-money yang sudah kita bicarakan. Begitu pula, e-meterai yang hanya menjadi bagian terkecil dari ekosistem digital milik BUMN,” ujar Erick.


Berita Terkait

Berita Terkini

EMI Bergabung, PLN Targetkan Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2 hingga 2025

Usai bergabung dengan PLN, pendapatan EMI ditargetkan mencapai lebih dari Rp8 triliun pada 2025.

Tingkat Kepuasan Tamu Best Western Premier Solo Baru Terbaik di Asia

Best Western Premier Solo Baru menerapkan prokes ketat, vaksinasi lengkap seluruh karyawan, serta adanya aplikasi PeduliLindungi yang sekarang menjadi syarat wajib untuk memasuki hotel.

Ekspedisi Energi 2021 Berikan 9 Rekomendasi Ini untuk Pemerintah

Bila berbicara ekonomi, dua hal utamanya yaitu pangan dan energi dan ekspedisi dilakukan untuk memotret peta energi di Jateng.

Kemenkeu Beri Keringanan Utang 1.292 Debitur Kecil Senilai Rp20,48 M

Kemenkeu memberikan keringanan utang kepada 1.292 debitur kecil senilai Rp20,48 miliar dengan nilai outstanding sebesar Rp80,42 miliar per 15 Oktober 2021.

Inilah Capaian Pemerintah dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi

Terkait program pemulihan ekonomi nasional, Airlangga menjabarkan per 15 Oktober 2021 anggaran PEN telah terealisasi sebesar Rp428,21 triliun atau 57,5 persen dari pagu Rp744,77 triliun. 

Insan Perhotelan Suarakan Aspirasi Soal CHSE kepada Pemprov Jateng

Kali ini sertifikasi CHSE tidak lagi difasilitasi pemerintah, sehingga masing-masing hotel harus mengupayakan secara mandiri dan berbiaya.

Sambut Investasi, Keandalan Listrik di Papua Terus Berlanjut Pasca PON

Berakhirnya PON XX Papua bukan berarti pembangunan selesai. PLN Berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan suplai listrik Tanah Papua.

Astra Life Luncurkan Kampanye #BetterSandwichGen

BPS menyebutkan bahwa 78.27% sumber pembiayaan rumah tangga lansia ditopang oleh anggota rumah tangga yang bekerja.

Naik Lagi Nih! Simak Harga Emas Pegadaian, Jumat 22 Oktober 2021 

Harga emas hari ini di Pegadaian, Jumat (22/10/2021) untuk logam mulia Antam ukuran 2 gram mencapai Rp1.853.000.

Banting Setir, Atlet Bulutangkis Ini jadi Pengusaha Warung Gongso Solo

Warung Gongso merupakan usaha yang ide Dhaka Yudha Sakti datang dari kegemaran keluarga terhadap resep menu makanan yang dimasak dengan cara digongso.

Krisis Energi Melanda Dunia, Ini Pengaruhnya untuk Indonesia

Tingginya permintaan energi seiring dengan pemulihan ekonomi tapi tak dibarengi dengan ketersediaan pasokan memadai, membuat harga gas alam dan batu bara melonjak.

Dipesan Tamu World Superbike, Hotel di Mataram Hampir Fully Booked

sejumlah hotel di Mataram sudah menerima reservasi atau pesanan kamar dari tamu kegiatan World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, 19-21 November 2021.

Pertashop Dorong Bangkitnya Ekonomi di Tengah Pandemi

Pertashop Pertamina diharapkan bisa jadi upaya mendorong pemerataan akses energi dengan tujuan membangkitkan kembali ekonomi di tengah pandemi.

Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Grab & OVO Rilis Patriot di Solo

Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) diresmikan di Solo, Kamis (21/10/2021). Patriot merupakan program yang diluncurkan Grab bekerja sama dengan OVO.

Jumlah Wisatawan Meningkat, Pemkot Jogja Batasi Pengunjung

Pada PPKM Level 2 di DIY, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengantisipasi kemungkinan meningkatkan jumlah wisatawan.

Aturan Baru: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Kereta

Anak usia di bawah 12 tahun bisa diajak naik pesawat hingga kereta api antarkota namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.