E-KTP Kedaluwarsa Tercecer di Jakarta Timur
Petugas memperlihatkan e-KTP dan Kartu Identitas Anak saat rilis operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar pembuatan dokumen kependudukan di Mapolres Jember, Jawa Timur, Jumat (2/11/2018). (Antara-Seno)

Solopos.com, JAKARTA -- KTP elektronik (e-KTP) yang sudah dan akan habis masa berlakunya (kedaluwarsa) ditemukan tercecer di sekitar Jl Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12/2018) siang.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlindungan Sutasuhut mengatakan penemuan tersebut bermula dari temuan anak-anak di lingkungan sekitar lokasi kejadian. Mereka menemukan sebuah karung ketika bermain bola pada pukul 11.00 WIB.

"Ketika mereka menemukan karung, dikira barang apa sama mereka, terus dibuka, ketemu lah itu e-KTP yang sudah tercetak identitasnya. Bukan blangko kosong ya, sudah kecetak, jadi ada nama, alamat dan lainnya," kata Parlindungan.

Lebih lanjut, Parlindungan mengatakan e-KTP yang tercecer yang kebanyakan atas nama warga Kelurahan Pondok Kelapa tersebut merupakan cetakan pertama. Hal itu diketahui dari batas tanggal berlaku e-KTP tersebut yang tidak seumur hidup seperti edisi saat ini.

"Tapi beberapa masih berlaku, ada yang kedaluwarsanya Februari 2019, ada yang Desember ini. Tapi yang sudah kedaluwarsa banyak," ucap Parlindungan.

Untuk penanganan kasus ini, Polsek Duren Sawit akan melimpahkan barang bukti ke Polres Metro Jakarta Timur. "Akan ditangani di level atas saja biar kerja sama dengan PKPU atau wali kota gitu," ucapnya.

Sebelumnya, kata Parlindungan, seseorang yang mengaku dari Dinas Penduduk dan Catatan Sipil DKI Jakarta datang dan berniat mengambil barang tersebut. "Namun ketika ditanya identitas, eh dia malah pergi," katanya.

Parlindungan menegaskan kasus ini akan tetap diusut terutama untuk menyelidiki motifnya, termasuk apakah disengaja atau tidak. "Daerah situ enggak ada CCTV sih, kebun-kebun gitu. Tapi kami tetap akan usut, walau kalau saya nilai sepertinya itu enggak sengaja jatuh saja, karena enggak ada motif-motif lain," ucap Parlindungan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui jumlah pasti e-KTP yang tercecer tersebut.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom