Tutup Iklan

Dybala Terancam Absen 15 Hari

Dybala Terancam Absen 15 Hari

SOLOPOS.COM - Paulo Dybala (REUTERS/Giorgio Perottino)

Paulo Dybala terancam absen karena cedera.

Solopos.com, MILAN — Sudah jatuh tertimpa tangga. Istilah itu pantas disematkan Juventus setelah kekalahan 0-1 dari AC Milan di San Siro, Minggu (23/10/2016) dini hari WIB.

Selain gagal meraih poin, kekalahan tim berjuluk Bianconeri tersebut juga memakan korban. Penyerang andalan Juve, Paulo Dybala, dikabarkan mengalami cedera. Ia terlihat tertatih-tatih keluar lapangan. Pemain berpaspor Argentina tersebut memegangi bagian belakang pahanya setelah melakukan percobaan tembakan melengkung.

Dalam pemeriksaan awal, Dybala diperkirakan abisa absen 10 hingga 15 hari. Jika benar, maka ia terancam bakal absen pada laga krusial melawan Napoli pada Seri-A, Minggu (30/10/2016) dan Lyon pada Liga Champions, Kamis (3/11/2016). Namun untuk memastikannya baru bisa diketahui ketika Dybala menjalani tes medis lanjutkan pada Minggu (23/10/2016) atau Senin (24/10/2016) waktu setempat.

Kekalahan di San Siro membuat sejumlah penggawa Juve kecewa berat, salah satunya Andrea Barzagli. Apalagi, kekalahan ini diwarnai dianulirnya gol Juve yang dicetak Miralem Pjanic pada babak pertama karena dianggap berbau offside. Ofisial pertandingan sampai memerlukan waktu sekitar dua menit untuk berdebat demi memutuskan apakah gol Pjanic itu sah atau tidak.

“Saya benar-benar marah karena kami kalah, jadi saya tidak benar-benar bisa berkomentar mengenai apa yang saya lakukan,” jelas pemain Juve, Andrea Barzagli, seperti dilansir Football Italia.

Sementara itu, Pelatih Milan, Vincenzo Montella, menilai kekalahan Juve membuka jalan terjadinya “musim baru” bagi Milan di Seri-A. Seperti diketahui, Milan gagal bersaing di papan atas Seri-A dalam beberapa musim terakhir. Sebaliknya, Juve sangat dominasi perebutan gelar Scudetto dalam lima tahun terbaru.

“Saya bilang kepada anak-anak bahwa musim baru dimulai sekarang, karena setelah melawan lawan ini maka semua ekspektasi kepada kami berbeda. Mereka memberi pendekatan dengan cara berbeda dan memberi tekanan kepada kami untuk tampil beda juga,” jelas Montella kepada Sky Sport Italia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Covid-19 Varian India Rambah Kudus, Gubernur Jateng Usul 5 Hari di Rumah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengusulkan gerakan lima hari di rumah bagi masyarakat menyusul terdeteksinya varian Covid-19 India di Kudus.

4 Zodiak Ini Konon Manipulator, Benarkah?

Astrologi menengarai adanya para pemilik tanda zodiak yang cenderung bersifat manipulator dalam kehidupannya.

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Kebakaran yang melanda kilang milik Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah diklaim berhasil dipadamkan, namun enam saksi dipemeriksa oleh polisi.

Begini Cara Mengetahui Hasil SNMPTN 2021

LTMPT mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021, Senin pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Solo: Driver Ojol Bawa Pesanan Miras Hanya Sebagai Saksi

Kapolres Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan perihal driver ojol yang dibawa ke Mapolresta karena bawa pesanan berisi miras.

Bukan Persis Solo, Ini Klub Tujuan Pemain Naturalisasi Diego Michiels

Diego Michiels dihubungkan dengan sejumlah klub, termasuk Persis Solo, setelah dipastikan berpisah dengan Borneo FC. Namun, Arema FC yang diyakini menjadi pelabuhan Diego selanjutnya.

Angka Covid-19 Indonesia Melonjak, Begini Reaksi Jokowi...

Angka penularan virus corona pemicu Covid-19 Indonesia melonjak drastis sehingga Presiden Joko Widodo alias Jokowi angkat bicara.

94 Orang Positif Covid-19 Dari Klaster Masjid di Paulan Karanganyar, Ini Sebarannya

Sebanyak 94 kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster masjid Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar, tersebar di sekitar enam RW.

Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Padam Setelah 40 Jam

PT Pertamina (Persero) menyelamatkan 39 tangki di kompleks Kilang Cilacap, Jawa Tengah yang terbakar selama 40 jam hingga Minggu (13/6/2021).

Ambyar, Satu Hari Kasus Covid-19 Tambah 49 Orang, 2 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Grobogan tersebar di 14 kecamatan. Sedang lima kecamatan lainnya nihil kasus baru.

Muncul Klaster Masjid Dengan 94 Orang Positif Covid-19, 2 RW Di Paulan Karanganyar Lockdown

Lingkungan dua RW di Paulan, Colomadu, Karanganyar, menerapkan lockdown karena ada puluhan warga yang positif Covid-19 dari klaster masjid.

Flu & Batuk, Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

Wali Kota Salatiga Yuliyanto flu dan batuk dan menjalani tes polymerase chain reaction atau PCR test, ia dinyatakan positif Covid-19.