Dulu Pengin Jadi Pendamping, Wanita Cantik Ini Yakin Gibran Jadi Wali Kota Solo
Diah Warih Anjari, founder Diwa Center. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka dinilai tampil prima saat Debat Publik II Pilkada Solo tahun 2020 yang disiarkan langsung TA TV pada Kamis (3/12/2020) malam.

Cawali nomor urut 01 yang berpasangan dengan Teguh Prakosa itu diyakini bakal menang telak saat pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Pernyataan itu disampaikan pendiri Diwa Center yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di Solo, Diah Warih Anjari.

“Saya lihat siaran langsung debat melalui Youtube karena sedang berada di Purwokerto. Seperti saat debat I, Mas Gibran tampil baik menyuguhkan program riil,” terang dia, Sabtu (5/12/2020).

RS di Solo Penuh, DKK: Banyak Pasien Covid-19 Rujukan Kondisinya Buruk 

Diah Warih mencontohkan program percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 yang disampaikan Gibran dalam debat sebagai calon Wali Kota Solo. Untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi, Gibran menilai perlu dilakukan restrukturisasi kredit UMKM, padat karya bagi korban pemutusan hubungan kerja, hingga prmbuatan CreatifHub bagi anak-anak muda.

Arahnya menyiapkan sumber daya manusia Solo agar bisa produktif akibat pandemi Covid-19. Warih juga bertekad menyeimbangkan dampak pembangunan antara selatan dengan utara. Dengan menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini terjadi, Solo utara diproyeksikan menjadi kawasan central bussiness districk (CBD).

“Dari apa yang disampaikan Mas Gibran saat debat tentu masyarakat bisa menilai akan seperti apa Solo ke depan. Tidak hanya melangkah ke depan, slogan lompatan pembangunan untuk Solo akan terwujud,” imbuh dia. Warih mengaku turut bergerak menggalang dukungan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran-Teguh beberapa waktu ini.

Ya Allah… Kakek-Kakek di Kemusu Boyolali 8 Tahun Dipasung di Kandang Sapi

Dari sejumlah elemen masyarakat yang ditemui, menurut dia, semuanya siap memberikan suara untuk Gibran agar terpilih sebagai Wali Kota Solo.

Ajak Nyoblos

Tak hanya ikut menggalang dukungan untuk paslon 01, perempuan yang aktif sebagai pengusaha itu juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan suara mereka ke tempat pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Sebab suara warga Solo akan menentukan arah dan kemajuan Kota Bengawan lima hingga 10 tahun ke depan. Ihwal pandemi Covid-19, dia meyakini penyelenggara pemilu sudah menyiapkan mekanisme pemungutan suara yang aman dari Covid-19. Menurut dia kuncinya kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

RS di Solo Penuh, DKK: Banyak Pasien Covid-19 Rujukan Kondisinya Buruk

“Mulai dari pembatasan jumlah antrean di TPS, pengecekan suhu tubuh, pemberian sarung tangan sekali pakai, hingga penyediaan tempat cuci tangan. Untuk tinta tanda sudah mencoblos tidak lagi dicelupkan, melainkan diteteskan. Yang tidak kalah penting jangan salaman atau hindari kontak langsung ketika akan mencoblos,” seru dia.

Berdasarkan catatan Solopos.com Diah Warih Anjari sempat mendaftarkan diri sebagai cawawali Solo di DPD PDIP Jateng. Ketika itu dia ingin mendampingi Gibran Rakabuming. Namun akhirnya rekomendasi PDIP jatuh kepada pasangan Gibran-Teguh Prakosa.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom