Dulu Memanas, Kini Novel Baswedan Sudah Bertemu Aris Budiman

Dulu Memanas, Kini Novel Baswedan Sudah Bertemu Aris Budiman

SOLOPOS.COM - Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman di depan Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Rivan Awal Lingga)

Novel Baswedan kini telah bertemu dengan Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman.

Solopos.com, JAKARTA -- Hubungan antara Novel Baswedan dengan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman sempat memanas beberapa waktu lalu. Aris bahkan melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya dengan sangkaan pencemaran nama baik. Namun kini keduanya sudah kembali berkomunikasi.

Penyidik senior KPK itu mengaku sudah berkomunikasi dengan Aris. Namun, Novel enggan mengungkapkan apa yang dibicarakan dengan Aris. Yang jelas, kata dia, komunikasi berjalan baik dan tidak ada hambatan. Baca juga: Aris Sebut Novel Baswedan, Komisi III DPR Panggil KPK.

"Ya sudah, sudah, dengan siapa saja saya juga sudah berkomunikasi dan sudah bertemu," kata Novel saat menggelar konferensi pers di kediamannya di Jl. Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018), dilansir Liputan6.com.

Novel menegaskan saat ini dirinya masih fokus dengan pengobatan mata kirinya. Jadi, kata Novel, dirinya tidak mau membahas lebih jauh terkait kasus yang menimpanya. Baik pengungkapan penyerangannya maupun laporan yang dilayangkan Brigjen Aris atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Saya masih fokus pengobatan. Nanti ya, saya tidak mau bicara jauh selain soal perkembangan mata saya," ujar Novel. Baca juga: Setelah Aris, Giliran Mantan Penyidik KPK Polisikan Novel Baswedan.

Sebelumnya, diberitakan Solopos.com, Aris melaporkan Novel ke polisi karena merasa dicemarkan nama baiknya. Sebuah email berisi sejumlah hal tentang dirinya menyebar di antara beberapa pihak di internal KPK.

"Jadi, dia yang mengetahui adanya tulisan dari NB [Novel Baswedan] yang dialamatkan ke emailnya Pak Aris. Karena pada waktu itu kan pak Aris Budiman sebagai Dirdik. Nah, orang ini yang berada di lingkungan penyidikan," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan, Selasa (5/9/2017). Baca juga: Penuhi Panggilan Polisi, Aiman & Rosi Ingin Laporan Aris Budiman Dibawa ke Dewan Pers.

Kendati demikian, kelima orang ini bukan pihak yang mendapat tembusan email yang dimaksud. Hingga saat ini, belum diketahui pasti sebenarnya berapa banyak jumlah pegawai KPK yang menerima tembusan email yang disebut-sebut dikirim oleh Novel. Namun, kata dia, berdasarkan bukti yang didapat email tersebut memang diterima oleh beberapa orang selain Aris.

Berita Terkait

Berita Terkini

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.

Zona Merah dan Oranye Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah, Ini 12 Daerah Zona Merah di Indonesia

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan setiap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat id, zakat, khutbah, dan iktikaf dilarang digelar di zona merah dan zona oranye.

Seorang TKW asal Bantul Meninggal di Taiwan, Disnakertrans Upayakan Pemulangan Jenazah

Disnakertrans Bantul berupaya memulangkan jenazah TKW yang meninggal di Taiwan.

2 Anak Terpapar Covid-19, Kasus Klaster Tarawih di Sambirejo Sragen Bertambah Menjadi 23 Orang

Dua orang anak di lingkungan klaster tarawih Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.