Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam

Pemerintah Kota Semarang berencana membangun kawasan Kecamatan Semarang sebagai pusat wisata sejarah Islam.

  Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menabuh beduk tanda dibukanya Gerebek Maulud 2022 di Kelurahan Gabahan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Kamiw (6/10/2022). (Ponco Wiyono-Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menabuh beduk tanda dibukanya Gerebek Maulud 2022 di Kelurahan Gabahan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Kamiw (6/10/2022). (Ponco Wiyono-Solopos.com)

Solopos.com, SEMARANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin, memproyeksikan kawasan Kecamatan Semarang Tengah menjadi kawasan wisata sejarah Islam. Hal itu disampaikan Iswar saat meresmikan acara Gerebek Maulud Nabi Muhammad SAW 2022 di Masjid Baiturrohim, Kelurahan Gabahan, Kamis (6/10/2022).

Menurut Iswar, kawasan Semarang Tengah memiliki kisah panjang dalam sejarah perkembangan agama Islam di Kota Semarang. Ada potensi yang bisa digali agar kecamatan yang terbagi dalam 15 kelurahan itu semakin menarik sebagai destinasi wisata di Kota Semarang.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Bukankah balai kota dulu ada di Kanjengan? Ada juga kawasan Depok yang bermakna dulu di sana itu ada padepokan dan itu sudah ada sebelum Masjid Agung Kauman,” kata Iswar.

Pernyataan Iswar tersebut dibenarkan sejarahwan Universitas Diponegoro (Undip), Rabith Jihan Amaruli. Menurut Jihan, keberadaan masjid di Sekayu sudah ada jauh sebelum periode 1800-an.

“Bahkan jauh sebelum Masjid Demak dan Masjid Kauman Semarang, jadi ada kemungkinan Semarang kuno merupakan kawasan santri,” ujar Jihan.

Baca juga: Kecamatan Terkecil di Semarang, Luas 5,17 Km Persegi, Punya Banyak Mal

Menurut Jihan, posisi Semarang yang berada di pesisir yang menjadi titik pertemuan pedagang dari berbagai negeri memungkinkannya menjadi konsentrasi peradaban Islam pada waktu lampau.

“Terutama sebelum Belanda datang dan membangun Kota Semarang yang modern. Eksistensi Kiai Saleh Darat sebagai guru Kiai Hasyim Asy’ari dan Kiai Ahmad Dahlan bisa menegaskan hal itu,” sambungnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan Semarang Tengah sebagai kawasan wisata sejarah Islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus melakukan perbaikan infrastruktur. Iswar pun berharap perayaan hari-hari besar Islam seperti Gerebek Maulud bisa lebih sering dilakukan dan lebih meriah.

Baca juga: Berawal dari Penelitian, Dosen UKSW Bikin Batik Motif Matematika Bernama Odema

“Biar Pak Camat nanti membahas anggarannya, jadi perayaan di tahun-tahun mendatang semakin besar dan membuat semangat takmir-takmir masjid daerah lain,” tukas Iswar.

Pada perayaan Gerebek Maulud tahun ini, panitia menggelar pasar murah untuk rakyat dan tes kesehatan gratis untuk warga sekitar selama tiga hari, sejak Kamis-Sabtu (8/10/2022).

“Puncaknya Sabtu nanti, akan ada arak-arakan gunungan, diskusi sejarah, lalu pengajian akbar oleh Habib Jafar Al Musawa, dan kirab budaya yang melibatkan rekan-rekan Tionghoa juga, karena Gabahan ini dulunya merupakan pecinan,” kata seorang panitia, Muhammad Rifai.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bagikan Cokelat, Cara Polres Salatiga Sosialisasikan Nomor Layanan Aduan

      Brosur yang dibagikan kepada masyarakat bukan hanya tentang Layanan 110, namun juga berisi informasi layanan publik yang ada di Polres Salatiga berupa pembuatan SIM, SKCK, tata cara pelaporan di SPKT dan layanan sidik jari Sat Reskrim.

      Desa Conto Wonogiri Jadi Desa Wisata Terbaik Jateng 2022 untuk Kategori Ini

      Desa Wisata Conto di Kabupaten Wonogiri didapuk sebagai desa wisata terbaik Jateng 2022 untuk kategori Sapta Pesona dan CHSE.

      Lima Kata Khas Semarangan, Nomor Satu Kasar bin Agresif

      Berikut lima kata-kata yang menjadi ciri khas bahasa daerah Semarang atau Semarangan.

      Selamat! Desa di Banyumas Ini Raih Predikat Desa Wisata Terbaik Jateng 2022

      Desa Wisata Pekunden di Kabupaten Banyumas dinobatkan sebagai desa wisata terbaik atau meraih juara pertama dalam Gelar Desa Wisata Jawa Tengah (Jateng) 2022.

      Solidaritas, Napi & Sipir Lapas Semarang Galang Dana bagi Korban Gempa Cianjur

      Napi dan sipir Lapas Kedungpane Semarang menggelar doa bersama dan menggalang dukungan bagi korban gempa Cianjur.

      225 Pemuda Jateng Ditempa Jadi Pebisnis di Salatiga

      Yayasan Plan Indonesia dan SPPQT memberikan pelatihan kewirausahaan kepada ratusan pebisnis muda asal Jateng di Salatiga.

      Miris, Gaji Guru Madrasah di Blora Rp50.000 per Bulan

      Gaji guru madrasah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), disebut masih jauh di bawah kesejahteraan yakni Rp50.000 per bulan.

      Kongres Ulama di Jepara Berakhir, Ini 8 Rekomendasi untuk Pemerintah Jokowi

      Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II yang digelar di Jepara, Jateng, telah resmi berakhir dengan menghasilkan 8 rekomendasi.

      Janjikan Bisa Lolos CPNS, Guru PNS di Grobogan Dilaporkan ke Polisi

      Dua PNS, di mana salah satunya guru SMP dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan penerimaan CPNS di Kabupaten Grobogan.

      Selamatkan Lahan Kritis, Pemprov Jateng Tanam Jutaan Pohon

      Pemprov Jateng telah melakukan penanaman jutaan pohon sebagai upaya menyelamatkan lahan kritis.

      Sopir Ambulans di Ambarawa Jadi Korban Pembunuhan, Pelaku Diduga Perempuan

      Seorang sopir ambulans di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi korban pembunuhan seorang perempuan.

      Truk Salip Truk di Jalan Kudus-Pati, Pengendara Vario Jadi Korban

      Kecelakaan maut melibatkan truk tronton dengan pengendara sepeda motor Vario terjadi di Jalan Kudus-Pati, Kabupaten Kudus.

      Warga Belum Terima Ganti Rugi Tol Semarang-Demak, PPK: Tidak Ada Nama Suparwi

      Seorang warga Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah, Demak, mengeklaim belum mendapatkan uang ganti rugi atas tanah yang digunakan pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi II.

      Hilang Sejak Kamis, Kakek asal Grobogan Ditemukan Meninggal di Sawah

      Seorang kakek berusia 64 tahun asal Grobogan ditemukan meninggal dunia di area sawah dalam posisi tergeletak.

      Kebut Proyek Tol Semarang-Demak, Gubernur Ganjar Bentuk Tim Khusus

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, membentuk tim khusus untuk mempercepat pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi I.

      Serunya Visiting Day KB-TK Kristen I Satya Wacana Salatiga

      Gebyar acara Visiting Day juga dimeriahkan dengan pameran hasil karya anak selama pembelajaran dalam satu semester bertemakan “Sea”.