Wiwaha Aji Santoso. (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dukungan untuk Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Wiwaha Aji Santoso, agar maju sebagai calon bupati/wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sukoharjo 2020 semakin kuat.

Dukungan itu tidak hanya dari partai politik tapi juga warga perorangan yang sudah mengumpulkan KTP sebagai syarat dukungan apabila Wiwaha ingin maju lewat jalur independen.

Figur Wiwaha sebagai pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sukoharjo menjadi magnet partai politik (parpol). Wiwaha yang sehari-hari bekerja sebagai guru memiliki sifat sederhana, jiwa leadership yang tinggi, serta tokoh agama yang dikenal kalangan akar rumput atau grassroot.

Saat ini sejumlah partai politik mulai mendekati Wiwaha yang berpotensi diusung sebagai calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup). Ada tiga partai yang serius ingin mengusung Wiwaha yakni PAN, PKS, dan PPP.

“Ada tiga partai yang sudah melakukan komunikasi politik yakni PAN, PKS, dan PPP. Ada juga beberapa partai lain yang telah berkomunikasi namun masih sebatas personal,” kata Wiwaha saat berbincang dengan Solopos.com di Sukoharjo, Selasa (16/7).

Warga Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, ini menyatakan siap bertarung dengan kandidat lain pada pesta demokrasi terbesar di Sukoharjo. Dorongan dan permintaan masyarakat akar rumput agar dirinya ikut berpartisipasi dalam pilkada cukup tinggi.

Hal ini terbukti dari hasil jajak pendapat atau poling yang digelar sejumlah komunitas masyarakat di grup media sosial (medsos). Tingkat elektabilitas dan popularitas Wiwaha jauh mengungguli figur publik lainnya.

“Tak menutup kemungkinan maju melalui jalur independen atau perseorangan. Sudah ada sekitar 3.000 fotokopi KTP warga di wilayah Bendosari. Fotokopi itu dikumpulkan para sukarelawan yang berniat mencalonkan saya. Itu saya belum bergerak,” ujar dia.

Wiwaha mengaku belum membentuk tim khusus menghadapi Pilkada Sukoharjo. Para sukarelawan di 12 kecamatan bakal bergerak jika sudah kepastian ihwal cabup-cawabup pilkada.

Sebelumnya, pengurus PPP Sukoharjo secara terang-terangan mengusung Wiwaha sebagai cabup pada Pilkada Sukoharjo. Ketua DPC PPP Sukoharjo, Dableg S.S., mengungkapkan pengurus partai telah menggelar rapat pimpinan cabang (rapimcab) pada akhir Januari 2019.

Kegiatan itu diikuti para kader PPP dari 12 kecamatan se-Sukoharjo. Salah satu poin yang diputuskan dalam rapimcab adalah mengusung Wiwaha sebagai cabup.

“Kami butuh pemimpin yang mampu mendidik anak bangsa dan membimbing budi pekerti. Pak Wiwaha yang paling cocok,” kata dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: