Dukung Pasar Barong Bersinergi dengan Gunung Kemukus, Ini Kata Bupati

Bupati Sragen memberi lampu hijau Pasar Barong di Sumberlawang disinkronkan dengan objek wisata Gunung Kemukus sepanjang masyarakat dilibatkan.

 Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengecek bangunan Pasar Barong yang baru di wilayah Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, Kamis (13/1/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengecek bangunan Pasar Barong yang baru di wilayah Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, Kamis (13/1/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pada Kamis (13/1/2022) meresmikan gedung Pasar Barong yang baru. Pasar tradisional di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen itu kini lebih modern ketimbang pasar lama yang kumuh.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Dengan bangunan yang baru, Bupati yang akrab disapa Yuni ini mendukung agar Pasar Barong bisa bersinergi dengan objek wisata The New Kemukus yang juga baru selesai dibangun ulang untuk mendatangkan wisatawan.

“Pasar [Barong] ini dibangun bagus. Gunung Kemukus juga dibangun bagus menjadi tempat wisata keluarga. Ke depannya Pasar Barong ini bisa disinkronkan dengan wisata Gunung Kemukus. Tetapi dilihat dulu perkembangan seperti apa. Yang penting masyarakat sekitar dilibatkan, ” ujar Yuni.

Baca Juga: Ini Waktu Terbaik Berkunjung ke Objek Wisata Gunung Kemukus

Wanita berkerudung ini meminta semua pihak mulai mempromosikan The New Kemukus kepada wisatawan. “Saya dapat laporan pengunjungnya sudah ramai bahkan sampai macet juga. Tidak ada lagi stigma negatif. Mbak-mbak dan emak-emak yang tidak benar di Gunung Kemukus itu dipulangkan karena mereka 100% bukan warga Sragen,” jelas Yuni.

Mbak-mbak dan emak-emak yang dimaksud Yuni adalah para wanita pekerja seks komersial (PSK).

Yuni meminta warga ikut menjaga Gunung Kemukus supaya terbebas dari praktik-pratik negatif. Kalau ada satu PSK datang dibiarkan, menurutnya, maka akan muncul PSK lainnya.

“Saya titip supaya bangunan yang ada ini dirawat dan dijaga. Kami mencoba menghilangkan gap [kesenjangan] antara utara dan selatan Bengawan Solo dengan pemerataan pembangunan,” katanya.

Baca Juga: Dilema Pasar Banaran Sragen, Hidup Segan Mati Tak Mau

Sebelumnya, Camat Sumberlawang, Endang Widayanti, berharap Pasar Barong bisa disinergikan dengan objek wisata Gunung Kemukus.

“Pasar ini diusulkan bisa bersinergi dengan objek wisata Gunung Kemukus. Lokasi pasar cukup luas. Mestinya ada plakat di pinggir jalan Solo-Purwodadi. Dengan lokasinya yang strategis di depan gerbang Gunung Kemukus maka pasar itu cocok untuk pusat oleh-oleh dan pusat jajanan khas Gunung Kemukus,” jelasnya, Kamis (6/1/2022).

Ia mengusulkan pasar yang dibangun dengan anggaran Rp3,7 miliar ini menjadi pusat oleh-oleh dan pusat jajanan khas Gunung Kemukus. Ini karena lokasinya di depan pintu gerbang objek wisata keluarga itu.

Baca Juga: Bupati Sragen Minta Pasar Barong Lama Dibongkar, Pedagang Diminta Pindah

Endang menerangkan aktivitas perdagangan di pasar rakyat itu seperti pedagang di pasar tradisional lainnya. Pedagang di los biasa buka mulai Subuh hingga pukul 09.30 WIB. Namun, untuk pedagang di kios, ungkap Endang, bisa berjualan sampai pukul 13.00 WIB.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.