Dukung Herd Immunity, PDIP Grobogan Gelar Vaksinasi Gratis

Kegiatan vaksinasi yang digagas DPC PDIP Grobogan dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan menyasar 1.000 warga.

 Petugas sedang menyuntikan vaksin kepada seorang warga peserta vaksinasi di DPC PDIP Grobogan, Sabtu (18/9/2021). (Solopos.com/Arif Fajar S)

SOLOPOS.COM - Petugas sedang menyuntikan vaksin kepada seorang warga peserta vaksinasi di DPC PDIP Grobogan, Sabtu (18/9/2021). (Solopos.com/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity yang dilakukan pemerintah mendapat dukungan semua pihak, salah satunya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Grobogan yang menggelar vaksinasi, Sabtu (18/9/2021).

Kegiatan yang digagas DPC PDIP Grobogan dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan menyasar 1.000 warga. Di mana peserta vaksinasi di Kantor DPC PDIP Grobogan merupakan pengurus, kades partai dan masyarakat umum.

Masyarakat sudah berdatangan ke lokasi kendati kegiatan vaksinasi dimulai pukul 08.00 WIB. Mereka rela antre untuk registrasi dan verifikasi data. Kemudian skrining dengan pengecekan suhu badan dan tekanan darah oleh petugas.

Baca juga: Mesin ATM Bank Jateng di Kota Semarang Dibobol, Rp849 juta Raib

Setelah memenuhi syarat, peserta langsung mendapat suntikan vaksin oleh tenaga kesehatan. Peserta diminta menunggu 15 menit untuk observasi jika ada keluhan setelah vaksinasi di DPC PDIP. Apabila tidak ada gejala, peserta baru diizinkan untuk pulang.

Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Yakni, memakai masker medis, melakukan pengecekan suhu di pintu masuk area vaksinasi. Mencuci tangan, menjaga jarak agar tidak terjadi kerumunan.

Ketua DPC PDIP Grobogan Sri Sumarni menjelaskan, vaksinasi yang dilaksanakan merupakan upaya membantu tercapainya target vaksinasi oleh pemerintah. Selain itu untuk mendukung terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca juga: Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Sudah Vaksin Tetap Prokes

“Vaksinasi salah satu upaya dalam menanggulangi Covid-19 selain protokol kesehatan. Oleh karena itu, kendati sudah disuntik vaksin, tetap harus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari,” jelas Bupati.

Warga yang sudah mendapatkan suntikan vaksinasi pertama mengaku senang sudah difasilitasi DPC PDIP Grobogan mendapatkan vaksin. “Sudah lama ingin vaksin, namun belum bisa karena pendaftaran tutup. Kebetulan hari ini bisa ikut vaksinasi untuk kesehatan di saat pandemi,” ujar Ridwan, salah satu peserta vaksinasi.

Ketua Fraksi PDIP di DPRD Grobogan, Heru Santosa yang juga panitia vaksinasi di DPC PDIP mengatakan vaksinasi dosis pertama dilaksanakan Sabtu (18/9). Kemudian untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua, rencana akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.