SOLOPOS.COM - AUDIENSI--Sebanyak 30 buruh yang tergabung dalam FPB beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo di Gedung DPRD setempat, Jumat (16/3). Espos/Iskandar

AUDIENSI--Sebanyak 30 buruh yang tergabung dalam FPB beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo di Gedung DPRD setempat, Jumat (16/3). Espos/Iskandar

SUKOHARJO–Ketua DPC PDIP sekaligus Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyatakan siap turun ke jalan bergabung dengan rakyat menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Langkah itu sekaligus sebagai penegas Fraksi PDIP DPRD Sukoharjo yang juga mendukung langkah Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo yang akan melakukan hal serupa.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Kami menolak kenaikan harga BBM, karena akan menyengsarakan rakyat. Dan kami dari DPC PDIP Sukoharjo siap kerja sama dengan masyarakat turun ke jalan apabila harga BBM jadi dinaikkan pemerintah. Penolakan tersebut sudah bulat dalam rapat bersama dengan pengurus partai,” ujar Wardoyo ketika ditemui Jumat (16/3/2012).

Menurut dia selain di tingkat DPC penolakan serupa juga sudah disosialisasikan hingga tingkat PAC. Dalam sosialisasi tersebut seluruh elemen PDIP Sukoharjo sudah sepakat satu suara menolak keaikan harga BBM. “Penolakan ini instruksi dari atas jadi alurnya dari DPP PDIP ke bawah hingga tingkat PAC. Maka dari itu yang di bawah juga harus mendukung,” tegas dia.

Sementara itu sebanyak 30 orang perwakilan dari ribuan buruh Sukoharjo yang tergabung dalam FPB kemarin mendatangi

Gedung DPRD Sukoharjo. Mereka sengaja datang untuk meminta dukungan serta mengungkapkan aspirasi penolakan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. FPB Sukoharjo sendiri terdiri atas sejumlah organisasi buruh, antara lain Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Serikat Pekerja Tektil, Sandang dan Kulit (SPTSK), dan Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo sekaligus anggota Fraksi PDIP Sukoharjo, Sukardi Budi Martono saat memimpin audiensi mengatakan Komisi IV khususnya Fraksi PDIP mendukung tegas langkah FPB menolak kenaikan harga BBM. Sebab kenaikan tersebut dinilai akan banyak menimbulkan efek negatif dan menyengsarakan rakyat kecil termasuk buruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya