Tembok dapur Pondok Pesantren Anwarrut Tauhid di Kelurahan Giyanti, Kabupaten Temanggung jebol di terjang banjir, Jumat (9/1/2020) malam. (Antara-Heru Suyitno)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Tembok dapur Pondok Pesantren Anwarrut Tauhid di Kelurahan Giyanti, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2020) malam, jebol di terjang banjir.

Seorang pengasuh Ponpes Anwarrut Tauhid Ahmad Saiful Hasan di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2020), mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, aktivitas di ponpes itu untuk sementara diliburkan akibat musibah tersebut.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Temanggung sejak Jumat siang hingga malam hari mengakibatkan saluran irigasi meluap. Akibat tidak kuat menahan derasnya arus air di saluran irigasi, tembok dapur sepanjang 7 m pun jebol.

Air bah yang membludak pun menggenangi tempat wudu dan kamar mandi para santri. Selain menerjang ponpes itu, air bah juga menggenangi beberapa ruas jalan di wilayah Pandean.

Ahmad mengatakan tembok jebol menjelang Isya, namun saat kejadian tidak ada santri yang beraktivitas di dapur sehingga peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Ia menuturkan akibat musibah banjir itu, untuk sementara aktivitas di ponpes diliburkan, karena saluran air ke tempat wudu dan kamar mandi para santri juga rusak diterjang banjir.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Antara, hingga Sabtu siang, para santri dibantu masyarakat melakukan evakuasi barang-barang dari dalam ponpes dan menyingkirkan reruntuhan material serta membuat penyangga bangunan untuk sementara waktu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten