Duh, Seorang Nakes RS di Magetan Terkonfirmasi Positif Covid-19
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menjadi salah satu klaster Covid-19 di Boyolali (Reuters)

Solopos.com, MADIUN -- Seorang warga Kota Madiun yang bekerja sebagai tenaga kesehatan atau nakes salah satu rumah sakit di Kabupaten Magetan terpapar Covid-19, Senin (7/12/2020).

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan nakes ini merupakan warga Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo. Perempuan berusia 31 tahun ini bekerja sebagai nakes di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Magetan.

Awal diketahui bahwa nakes ini terpapar yakni dari tes swab rutin yang dilakukan pihak rumah sakit. Ternyata hasilnya keluar positif. "Saat ini pasien melalukan isolasi mandiri di rumah orang tuanya di Magetan dengan kondisi tanpa keluhan," kata dia.

Kerja Sama dengan Nasmoco, SMK Pancasila 1 Wonogiri Punya Bengkel Resmi Toyota di Sekolah

Selain nakes tersebut, pada Senin ini juga ada satu lagi warga Kota Madiun yang terpapar corona. Yaitu pria berusia 61 tahun dari Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo. Pria berinisial BW ini awalnya mengeluh capek, lemas, dan mual sehingga periksa ke dokter.

Namun, kondisinya justru semakin memburuk dan ada tambahan gejala sesak nafas. Hingga akhirnya pasien ini ke RS rujukan di Kota Madiun. Selanjutnya BW menjalani rapid test dan tes swab. Hasilnya ternyata positif.

"Pasien ini mempunyai riwayat perjalanan ke luar lota sebelum mengeluh sakit yaitu ke Malang dan Yogyakarta," jelasnya.

Subakri menyampaikan pada Minggu (6/12/2020) ada tiga warga yang terpapar Covid-19. Untuk kasus nomor 245 yaitu seorang nenek-nenek dari Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo.

Awalnya pasien ini mengeluh vertigo, mual, muntah, dan lemas sehingga dibawa ke rumah sakit. Pasien menjalani pemeriksaan PCR dan hasilnya terkonfirmasi positif.

Warga Sidoarjo

Kasus nomor 246, seorang pria berusia 38 tahun dari Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo. Pasien berinisial AY ini merupakan warga Sidoarjo yang bekerja di Kota Madiun. Setiap akhir pekan, pasien ini pulang ke Sidoarjo.

"Pasien ini menjalani rapid test di perusahaannya dengan hasil reaktif dan kemudian menjalani tes swab. Hasilnya keluar positif. Pasien menjalani isolasi mandiri di rumah dinas," ujar Bakri.

Kasus nomor 247, seorang perempuan berusia 23 tahun dari Kelurajan Mojorejo, Kecamatan Taman. Pasien berinisial AT ini sempat mengeluh demam dan kehilangan indera penciuman dan perasa.

Punya Harta Hingga Rp47 Miliar, Mensos Juliari Batubara Hanya Punya 1 Kendaraan

Pasien ini sebelumnya mempunyai riwayat perjalanan ke Banyuwangi dalam rangka tugas perusahaan. Setelah terkonfirmasi positif, pasien menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun.

Saat ini, total kasus konfirmasi positif di Kota Madiun mencapai 249 orang. Pasien sembuh sebanyak 191 orang. Sedangkan kasus aktif 45 orang. Pasien meninggal 13 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom