Duh! Praktik Prostitusi Gay di Solo Ternyata Juga Layani Threesome

Praktik prostitusi gay di Solo ternyata tak hanya melayani nafsu bejat kaum homoseksual, tapi juga threesome pasangan suami istri (pasutri).

 Ilustrasi LGBT (JIBI/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi LGBT (JIBI/Dok)

Solopos.com, SEMARANG — Praktik prostitusi di Kota Solo yang baru dibongkar Polda Jateng ternyata tak hanya melayani nafsu sesama jenis atau gay. Praktik prostitusi yang sudah berlangsung lima tahun itu juga melayani paket threesome dengan pasangan suami istri (pasutri).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Djuhandani Rahardjo Puro, mengatakan para terapis yang menjadi anak buah dari tersangka berinisial D itu melayani praktik menyimpang di luar tempat kos yang merupakan lokasi pijat plus-plus.

“Ada juga praktik threesome dengan pasangan suami istri dengan satu terapis. Ini di luar. [Penyidikan] akan kami kembangkan sejauh mana. Tapi tujuan kita akan bersihkan, situasi aman, kondusif, bebas dari penyakit masyarakat,” kata Djuhandani dikutip dari Detik.com, Senin (27/9/2021).

Baca jugaProstitusi Gay Berkedok Pijat Plus di Solo Digerebek, Segini Tarifnya

Djuhani menyebut praktik pijat plus-plus yang menjurus prostitusi sesama jensi laki-laki atau gay itu terungkap di indekos wilayah Banjarsari, Solo pada 25 September 2021 lalu. Saat digerebek ditemukan terapis dan pelanggan sesama laki-laki yang sedang melakukan tindakan cabul.

“Pengecekan di kos-kosan ditemukan terapis laki-laki dengan pelanggan laki-laki melakukan SOP cabul,” ujarnya.

Dalam penindakan itu diamankan enam terapis yang berasal dari berbagai daerah. Djuhani menyebut ditetapkan satu tersangka kasus pijat plus-plus k arena memperdagangkan orang dengan peran mulai dari perekrutan hingga menawarkan lewat media sosial.

Baca jugaTerbongkar, Praktik Perdagangan Orang di Ponorogo

“Praktik ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun dan aktif 2 tahun. Jadi buka 5 tahun tapi aktif terakhir 2 tahun,” katanya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 296 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul. Ancaman hukuman yaitu 3 tahun sampai 15 tahun penjara.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Sidang Perdana Kasus Nasabah Gugat Bank Mandiri Di PN Kudus

Gugatan nasabah terhadap PT Bank Mandiri Kantor Cabang (Kancab) Kudus terkait dugaan pembobolan rekening mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kudus.

Krisis Air Bersih di Pesisir Kendal Makin Parah

Selain akses jalan yang masih bebatuan dan tanah, warga Dusun Mulyosari masih harus menghadapi krisis air bersih.

Selamat! Desa Ini Didapuk Jadi Desa Wisata Terbaik di Jateng

Desa Cikakak di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) didapuk sebagai desa wisata terbaik se-Jateng.

Duar! Mobil Tertabrak Kereta Barang di Grobogan, 3 Orang Tewas

Sebuah minibus tertabrak kereta api di perlintasan tanpa penjaga di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, tiga orang meninggal.

Sedih! Ratusan Anak di Banyumas Jadi Yatim Piatu Gegara Covid-19

Ratusan anak di Banyumas menjadi yatim piatu gara-gara orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Konsleting Kembali Jadi Penyebab Kebakaran 1 Rumah Di Grobogan

Kebakaran disebabkan konsleting menimpa satu rumah warga di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Rabu (27/10) dini hari.

Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Bulog di Grobogan Ditahan

Kejari Grobogan menahan K, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Perum Bulog, di Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan.

ASN Kendal Diajari Mode Pembelajaran Kolaborasi

(BKPP) Kabupaten Kendal meresmikan Sosialisasi Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Rangka Membangun Sistem Pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara.

Lontong Tuyuhan Khas Rembang Penuh Makna

Ada filosofi tersendiri dalam bentuk lontong segitiga yang digunakan sebagai sajian lontong tuyuhan khas Rembang.

Ada Bekas Dahi & Kaki Sunan Bonang di Batu Ini

Pasujudan Sunan Bonang terletak kurang lebih 4 kilometer ke arah utara dari Kota Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa tengah.

Keren! Pemuda Jepara Ini Sulap Desa Terpencil Jadi Super Megah

Pngusaha muda asal Kabupaten Jepara itu menyulap desa yang sebelumnya sangat terpencil menjadi sangat maju dengan membuat ratusan perumahan klaster bersubsidi dan komersil dengan berbagai macam tipe.

Demak Diprediksi Tenggelam, Selat Muria Bakal Muncul Lagi?

Dengan tenggelamnya Kabupaten Demak beserta daerah lainnya , memungkinkan selat muria yang dulu pernah ada, pemisah antara Pulau Jawa dan Gunung Muria akan muncul kembali.

Prediksi UMP 2022 Naik 1-2% Lur, Jateng Berapa?

Upah minimun provinsi (UMP) di Indonesia diprediksi naik sekitar satu hingga dua persen. Lantas, berapa besaran UMP Jawa Tengah (Jateng) 2022?

Sport Tourism Kendal Dikembangkan, Ada 1.000 Fasilitas Olahrga Ciamik

Pemkab Kendal berencana mengembangkan sport tourism.

Ini Besaran UMR Tahun 2022 yang Diinginkan Buruh di Jateng

Serikat buruh di Jateng yang tergabung dalam KSPI berharap UMR atau UMP Jateng pada 2022 mengalami kenaikan sekitar 10%.