Tutup Iklan

Duh, Lahan Pertanian di Solo Tinggal 82 Hektare

Duh, Lahan Pertanian di Solo Tinggal 82 Hektare

SOLOPOS.COM - Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan, (dua dari kanan) memanen padi jenis Ciherang jumbo di kawasan perum Indah Kampung Karangasem RW 007, Karangasem, Laweyan, Rabu ( 7/2/2018). (Muhammad Ismail/JIBI/SOLOPOS)

Lahan pertanian di Solo hanya 82 hektare.

Solopos.com, SOLO—Kodim 0735/Solo mencatat jumlah lahan pertanian di Solo tahun 2018 masih tersisa 82 hektare. Minimnya lahan pertanian ini membuat Solo selalu menggantungkan pasokan beras dari daerah lain di Soloraya.

Kodim 0735/Solo pun berupaya untuk mendongkrak sektor pertanian ini dengan menggandeng para petani. Setidaknya upaya ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Dandim 0735/Solo, Letkol Inf Ali Akhwan, mengungkapkan Kodim bersama kelompok petani di Solo bekerja sama di bidang pertanian.

“Kami memiliki kelompok tani yang menjadi binaan Kodim. Kelompok tani tersebut tersebar di Mojosongo, Sumber, dan Karangasem,” ujar Ali saat ditemui wartawan disela panen raya padi padi jenis Ciherang jumbo di kawasan perum Indah Kampung Karangasem RW 007, Karangasem, Laweyan, Rabu ( 7/2/2018). (baca: Jaga Fisik dan Disiplin, Kodim 0735/Solo Terapkan Program Minggu Militer)

Ali menjelaskan lahan pertanian sebanyak 82 hektare di Solo tersebar di tiga kelurahan. Lahan pertanian terbanyak berada Karangasem dengan presentase sekitar 50%. Lahan pertanian yang ada sekarang sangat minim dibandingkan daerah lain.

“Hasil produksi padi yang ada sekarang tidak mampu memenuhui kebutuhan masyarakat Solo. Kami tidak bisa berbuat banyak sehingga terpaksa harus menggantungkan kebutuhan beras dari daerah lain di Soloraya,” katanya.

Pihaknya berusaha semaksimal mungkin mempertahankan lahan pertanian 82 hektare ini. Petani dan Kodim tidak ingin lahan pertanian ini beralih fungsi menjadi perumahan atau rumah makan.

“Kami sudah memberitahu kepada Pemkot Solo agar mempertahankan lahan ini. Di Solo masih ada warga yang bekerja sebagai petani sehingga harus dilindungi. Jangan sampai petani ini kehilangan pekerjaanya,” imbuhnya.

Ali menjelaskan masih ada cara untuk meningkatkan lahan pertanian di Solo dengan memanfaatkan lahan tidur. Kodim mendata ada sekitar 1 hektare lahan tidur yang bisa ditanami padi. Salah satu lahan tersebut diketahui milik Bank Indonesia (BI) Solo.

Di sisi lain, sebagian besar kelompok tani ini hanya menyewa lahan dari orang lain untuk ditanami padi. Hasil panen dibagi berdua sesuai dengan kesepakatan bersama.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bulak Indah Karangasem, Paiman, mengaku bersyukur bisa panen padi meskipun cuacanya tidak menentu.

“Lahan pertanian yang dikelola Kelompok Petani Bulak Indah sekitar 2.300 meter persegi. Hasil padi yang dihasilkan sekitar 1,5 ton,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.

Wisata Kedungombo Dibuka Lagi, Terapkan Prokes Ketat

Seiring selesainya proses pencarian korban perahu terbalik, kemudian wisata Kedungombo dibuka kembali.