Duh, Hoaks Warga Satu RT di Ngargoyoso Karanganyar Jalani Tes Swab
Ilustrasi pasien positif Covid-19. Foto swab test di Urumqi, Xinjian, China, 19 Juli, 2020. (Reuters)

Solopos.com, KARANGANYAR--Sebanyak 35 warga di dua desa di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, yakni Desa Jatirejo dan Desa Berjo, melaksanakan tes swab pada Senin (10/8/2020).

Mereka adalah warga yang melakukan kontak erat dengan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Ngargoyoso. Dua orang tersebut adalah warga Desa Jatirejo yang diduga terpapar Covid-19 karena bekerja di salah satu hotel di Kota Solo. Dia termasuk dalam klaster Kemenparekraf kala itu. Pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh pekan lalu.

Satu lagi adalah warga Desa Berjo. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, Purwati, menyampaikan warga tersebut bekerja sebagai tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Karanganyar.

Unik! Warganya Lolos Tes Brimob, Kapolsek Tuntaskan Nazar Jungkir Balik

Tetapi hingga berita ini ditulis, Solopos.com belum dapat mengonfirmasi apakah nakes tersebut masih menjalani perawatan atau sudah dinyatakan sembuh.

"Jadi bukan orang satu RT di-swab. Informasi itu tidak betul. Hanya 35 orang. Mereka ini dari kontak erat dua orang yang sempat dinyatakan positif Covid-19 itu. Warga minta di swab test," ujar dia saat berbincang dengan Solopos.com melalui pesan aplikasi WhatsApp, Selasa (11/8/2020).

Solopos.com sempat menerima informasi bahwa warga satu rukun tetangga (RT) di Kecamatan Ngargoyoso menjalani tes swab pada Senin (10/8/2020). Tetapi, Plt Kepala Dinkes Karanganyar membantah.

Catat, Ada Bansos Rp2,4 Juta untuk 23.000 Pelaku Usaha di Karanganyar

 

Tes Cepat Mandiri

Hal senada disampaikan Camat Ngargoyoso sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Ngargoyoso, Dwi Cahyono. Dwi menuturkan kondisi warga yang menjalani tes swab pada Senin sehat.

"Warga yang merasa melakukan kontak erat dengan dua orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 itu melakukan swab test. Kondisi mereka sehat. Tidak ada keluhan," ujar dia saat dihubungi Solopos.com.

Kerusuhan di Solo, Polisi Sudah Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan

Selain 35 orang itu, sejumlah warga juga melaksanakan tes cepat (rapid test) mandiri. Dwi menjelaskan hasil tes cepat tersebut nonreaktif. "Ada yang inisiatif rapid test. Hasilnya nonreaktif. Mudah-mudahan yang melaksanakan tes swab itu hasilnya negatif."



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom