Duh! Bayi Baru Lahir di Madiun Terpapar Covid-19
Ilustrasi ibu dan bayi positif Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Seorang bayi laki-laki berusia enam hari asal Kabupaten Madiun terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (1/12/2020). Sebelumnya, bayi ini sempat mengalami demam.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan bayi berusia enam hari ini merupakan warga Sidodadi, Kecamatan Mejayan.

Kemungkinannya bayi yang baru lahir ini tertular dari ibunya. Bayi ini lahir pada 24 November sekitar pukul 10.00 WIB. Sehari setelah lahir, si jabang bayi mengalami sedikit demam.

1.231 Saksi Dari PDIP Untuk Pilkada Solo 2020 Jalani Rapid Test Rabu, Ini Lokasinya

“Ternyata saat di-swab hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” kata Mashudi yang menyebut kedua orang tua bayi asal Madiun yang positif Covid-19 itu juga akan menjalani tes swab.

Hudi menyampaikan pada Selasa ini angka kasus positif Covid-19 meningkat tajam. Ada 10 warga Madiun yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain bayi yang baru berusia enam hari itu, ada juga dua pasien dari klaster BPR Nganjuk. Selain itu, satu pasien positif merupakan karyawan PT Inka.

Warga Polokarto Sukoharjo Jadi Korban Pengeroyokan Di Halaman Kantor Desa Gentan Bendosari

Sedangkan empat orang pasien lainnya selain bayi asal Madiun yang positif Covid-19 merupakan warga dari Kecamatan Pilangkenceng. Kasus nomor 198 yaitu seorang pria berusia 62 tahun.

Pasien ini terindikasi tertular Covid-19 dari tetangganya berinisial NH yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif. “Ia ini merupakan kontak erat pasien NH. Saat itu, pasien mengantar NH ke puskesmas,” katanya.

Kontak Erat

Kasus nomor 199 yaitu seorang perempuan berusia 57 tahun. Pasien berinisial SN ini merupakan kontak erat pasien NH yang tidak lain adalah keponakannya. Pasien SN ikut mengantar NH ke puskesmas sebelum akhirnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemkot Solo Mulai Siapkan Vaksinasi Covid-19, Nakes Jadi Sasaran Pertama

Kasus nomor 200 yaitu seorang pria berusia 56 tahun. Pasien ini berkontak dengan pasien NH karena sebelumnya dipanggil ke rumah NH untuk memijat.

Kasus nomor 201 yaitu seorang perempuan berusia 65 tahun. Pasien berinisial HR ini berkontak dengan menantunya, NH. “NH ini baru terkonfirmasi positif pada 24 November,” jelasnya.

Selanjutnya, kasus nomor 197 yaitu seorang perempuan berusia 62 tahun dari Desa Duren, Pilangkenceng. Dua pekan lalu, pasien ini mendapat kunjungan dari anaknya dari Surabaya.

Kecelakaan Timuran Solo Renggut Nyawa Remaja 16 Tahun, Polisi Periksa 4 Orang

Kasus nomor 205 yaitu seorang laki-laki berusia 24 tahun dari Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari. Awalnya, pasien berinisial RH ini melakukan tes PCR sebagai syarat pemberangkatan TKI ke luar negeri.

Ternyata, hasil PCR nya positif Covid-19. Pada tanggal 24 November, pasien ini pulang ke Madiun dan melakukan isolasi mandiri.

Dengan bertambahnya 10 pasien ini, kasus positif Covid-19 Kabupaten Madiun menjadi 205 orang. Dari jumlah itu, pasien sembuh mencapai 156 orang dan pasien menjalani perawatan 39 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom