Tutup Iklan

Duh, 71 Persen Korban Kekerasan Anak di Wonogiri Alami Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual mendominasi korban kekerasan anak di Kabupaten Wonogiri.

 Orang tua harus bisa mereda stres untuk mencegah kekerasan pada anak (ilustrasi/freepik)

SOLOPOS.COM - Orang tua harus bisa mereda stres untuk mencegah kekerasan pada anak (ilustrasi/freepik)

Solopos.com, WONOGIRI -- Kekerasan seksual mendominasi korban kekerasan anak di Kabupaten Wonogiri. Bahkan persentasenya mencapai 71 persen dari total jumlah anak yang mengalami kekerasan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPKB P3A) Wonogiri, jumlah kekerasan anak pada Januari-Juli 2020 mencapai 12 kasus.

Dari 12 kasus tersebut, jumlah korban sebanyak 14 anak. Perincian korban anak di Wonogiri adalah 10 korban kekerasan seksual, dua anak dalam kasus penelantaran, satu anak kasus buliying, dan satu anak kasus kekerasan fisik.

Mantap! Mal di Soloraya Ini Gelar Wedding Virtual, Biayanya Rp25 Juta

Jumlah tersebut belum dapat dijadikan perbandingan dengan kekerasan anak pada 2019 karena data tersebut hanya sampai Juli.

Pada 2019, ada 26 kasus kekerasan anak dengan jumlah korban sebanyak 22 orang. Dengan perincian delapan kasus kekerasan seksual (36 persen). Selanjutnya, 10 kasus kekerasan dalam rumah tangga (45 persen), dua kasus kekerasan fisik, satu kasus narkoba, dan satu kasus penelantaran.

Alhamdulillah, Warga Sragen Sopir Rosalia Indah dan Pedagang Sayur Sembuh dari Covid-19

Semua Pihak Diminta Aktif Mencegah Kekerasan pada Anak

Kepala Dinas (PPKB P3A) Wonogiri, Setyarini, mengatakan semua pihak dapat berperan aktif untuk mencegah atau mengurangi angka kekerasan seksual, terutama terhadap anak, di Wonogiri.

Meskipun sudah dibentuk Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Wonogiri, menurut dia, keluarga dan lingkungan justru bisa berperan lebih untuk melakukan pengawasan terhadap anak.

Awas! Anak-Anak Terancam Kekerasan Seksual di Masa Pandemi

Ia mengatakan peran Satgas PPA sangat membantu dalam mengungkap kekerasan anak. "Banyaknya kekerasan yang muncul itu merupakan peran Satgas yang berhasil mengungkap beberapa kasus. Sebagian tidak terdeteksi karena korban tidak berani menyurakan," kata dia saat ditemui Solopos.com di Kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis (23/7/2020)

Untuk menekan angka kekerasan terhadap anak, Pemerintah Kabupaten Wonogiri meluncurkan Layanan Telepon Sahabat Anak (Tesa) pada peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Wonogiri di Kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis. Peluncuran Tesa bersamaan peringatan Hari Anak, Rabu ini.

Cerita Pilu Agen Tiket Bus di Karanganyar, Sebulan Tak Dapat Satu pun Penumpang


Berita Terkait

Berita Terkini

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Pemancingan Tirto Mili di Desa Pasung, Wedi, Klaten, bakal ditingkatkan dengan membangun embung dilengkapi pulau buatan.

KSP Sejahtera Bersama Solo Bermasalah, Anggota Minta Atensi Pemerintah

Pemerintah diharapkan bisa hadir dan membantu memberikan solusi atas kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam seperti yang terjadi di KSP Sejahtera Bersama Solo.

Optimalkan Pajak Galian C, Pemkab Klaten Gandeng Desa di Lereng Merapi

Bupati Klaten Sri Mulyani berharap warga ikut membantu mengendalikan aktivitas pertambangan galian C.

Umur Kurang 1 Bulan, Perempuan Menangis Gagal Daftar Perdes Wonogiri 

Seorang perempuan warga Pokoh Kidul sampai menangis tidak bisa mendaftar perangkat desa sebab umurnya kurang satu bulan.

Pasar Legi Solo Segera Ditempati, Gibran: Aturannya bakal Lebih Ketat!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan membuat aturan baru yang lebih ketat di Pasar Legi untuk mencegah terulangnya kebakaran pada 2018 lalu.

Pakar Pengupahan UNS Solo: Penetapan UMK 2022 Untungkan Pengusaha

Pakar pengupahan yang juga akademisi UNS Solo menilai penetapan UMK 2022 yang berdasarkan PP No 36 lebih berpihak pada kalangan pengusaha ketimbang pekerja.

Ini Poin-Poin SE Wali Kota Solo Terkait Pengetatan Jelang Libur Nataru

SE Wali Kota Solo tentang PPKM yang terbit pada Selasa (30/11/2021) mengatur sejumlah pengetatan aktivitas masyarakat sebagai antisipasi libur Nataru.

Pelaku Begal Payudara di Klaten Ditangkap, Mengaku Beraksi 10 Kali

Pelaku berinisial F, 31, warga Kecamatan Klaten Tengah, ditangkap di rumahnya, Selasa (30/11/2021) pagi.

Keseruan Berebut Ayam dalam Tradisi Mondosio Pancot Tawangmangu

Pelepasan ayam menjadi ciri khas yang hanya ada dalam tradisi Mondosio yang digelar di Dusun Pancot, Kelurahan Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar.

PLN bakal Bangun Stasiun Pengisi Daya Kendaraan Listrik di Solo Baru

PLN menargetkan ekosistem kendaraan listrik di Soloraya terbentuk pada 2026, salah satu upayanya dengan membangun stasiun pengisi daya di Solo Baru, Sukoharjo.