Duh, 2 Siswa Kota Madiun Positif Covid-19 saat Ikuti Skrining PTM
Ilustrasi sekolah (Freepik)

Solopos.com, MADIUN – Dua siswa di Kota Madiun, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya terdeteksi terpapar virus corona saat mengikuti skrining pembelajaran tatap muka di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan ada dua siswa yang diketahui terpapar Covid-19. Satu siswa perempuan berinisial AM dari Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman. Sedangkan satu siswa lainnya yaitu anak laki-laki berinisial TA dari Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo.

Dia menuturkan siswa berinisial AM merupakan kasus konfirmasi nomor 211. Siswa berusia 12 tahun ini menjalani skrining rapid test sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Ternyata hasilnya reaktif.

"Karena hasilnya reaktif. Maka siswa ini menjalani pemeriksaan tes swab dan hasilnya keluar positif Covid-19," jelas dia.

Presiden Soroti Lonjakan Kasus Covid-19 Jawa Tengah, Dinkes: Data Pusat Dobel

Secara riwayat, AM ini tidak pernah melakukan perjalanab ke luar kota. Namun, pasien mempunyai kontak erat dengan orang yang rutin bepergian ke luar kota. Saat ini, pasien menjalani isolasi mandiri dalam kondisi stabil.

Selanjutnya, untuk pasien berinisial TA merupakan pasien konfirmasi nomor 214. Siswa berusia 7 tahun ini juga diketahui terpapar positif setelah menjalani skrining rapid test untuk persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena hasilnya reaktif, pasien ini selanjutnya menjalani tes usap.

"Tes swab pertama hasilnya inkonklusif sehingga dilakukan tes swab ulang dan hasil kedua dinyatakan positif Covid-19," jelas Bakri.

Dari hasil penelusuran, pasien ini mempunyai riwayat bersama keluarga bepergian ke Sidoarjo pada pertengah bulan lalu. Saat ini, pasien menjalani isolasi mandiri dalam kondisi stabil.

Nekat Mudik ke Solo pada Libur Akhir Tahun, Siap-Siap Karantina di Benteng Vastenburg

Kasus Tambahan

Bakri menuturkan dalam dua hari terakhir yaitu Minggu-Senin (29-30/11/2020) ada enam warga Kota Madiun yang terkonfirmasi positif Covid-19. Di antaranya dua siswa tersebut.

Kasus nomor 210 merupakan seorang perempuan berusia 63 tahun dari Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman. Pasien berinisial SP ini merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 200.

SP ini tidak memiliki keluhan tetapi hasil uji cepatnya menunjukkan reaktif. Sehingga pasien menjalani tes swab dan hasilnya menyatakan positif.

Pasien kasus nomor 212 adalah seorang bayi perempuan berusia satu tahun dari Kelurahan Demangan, Kecamatan Demangan. Pasien ini merupakan kontak erat dari kasus reaktif yang terdeteksi setelah skrining pembelajaran tatap muka. Selanjutnya dilakukan tes swab dengan hasil positif virus corona.

Pasien nomor 213 merupakan seorang perempuan berusia 41 tahun dari Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman. Pasien berinisial IW ini merupakan kontak erat kasus konfirmasi nomor 210 dan kasus 200.

3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Cipali, 10 Orang Meninggal

"Walaupun tidak ada keluhan namun hasil rapid test. Kemudian dilakukan tes swab dan hasilhya positif," terang Bakri.

Pasien kasus nomor 125 yaitu seorang pria lansia berinisial SR dari Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo. Pasien berusia 67 tahun ini awalnya mengeluh sakit perut, mual, dan tidak mau makan pada pertengahan bulan lalu.

Dengan adanya penambahan enam pasien positif ini, kasus di Kota Madiun mencapai 215 orang. Dengan pasien sembuh sebanyak 183 orang dan pasien yang menjalani isolasi ada 16 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom