Tutup Iklan

Duh, 12 Desa di Klaten Alami Krisis Air Bersih

Belasan desa di Klaten mengalami krisis air bersih.

 Ilustrasi krisis air bersih akibat kekeringan. (Antara-Andi Firdaus)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi krisis air bersih akibat kekeringan. (Antara-Andi Firdaus)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 12 desa di lima kecamatan di Kabupaten Klaten mengalami krisis air bersih hingga memasuki pertengahan September. BPBD Klaten setidaknya sudah menyalurkan bantuan dropping air bersih sebanyak 359 tangki.

Belasan desa yang mengalami krisis air bersih itu yakni Kendalsari, Sidorejo, Tlogowatu, Tegalmulyo, serta Tangkil di Kecamatan Kemalang. Desa Bandungan dan Temuireng di Kecamatan Jatinom. Desa Kanoman di Kecamatan Karangnongko. Desa Gaden di Kecamatan Trucuk Desa Jambakan, Wiro, serta Jarum di Kecamatan Bayat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, mengatakan 359 tangki air bersih yang disalurkan BPBD ke 12 desa itu merupakan jumlah total sejak dropping air bersih tahun ini digulirkan mulai 8 Juli lalu hingga Jumat (11/9/2020).

Viral Tukang Minyak Mirip Dirinya, Boy William Pengin Ketemu

Penyaluran bantuan air bersih tetap bergulir hingga beberapa bulan mendatang. Haris mengatakan puncak kemarau tahun ini sebenarnya diprediksi terjadi pada Agustus-September.

“Namun, kalau melihat kondisi kemarau tahun ini berbeda jika dibandingkan kemarau tahun lalu. Kemarau tahun ini kerap disebut dengan istilah kemarau basah. Sehingga memang secara riil sampai saat ini ya baru 12 desa itu yang mengajukan dikirimi bantuan air bersih,” kata Haris kepada Solopos.com, Jumat.

Jumlah desa yang mengajukan permintaan bantuan ke BPBD lantaran mulai mengalami krisis air bersih diperkirakan bertambah. Pada akhir pekan ini, ada satu desa lagi yang mengajukan pemrintaan dan bantuan direncanakan mulai disalurkan awal pekan depan. “Yang jelas ketika ada pengajuan permintaan air bersih, kami tetap layani,” kata dia.

Truk tangki BPBD saban hari beroperasi menyalurkan air bersih ke desa-desa yang sudah mengajukan permintaan. Dalam sehari, BPBD menyalurkan kisaran delapan hingga 12 tangki air bersih dengan jumlah truk yang beroperasi saban hari sebanyak empat unit.

Anggaran

Disinggung anggaran yang disediakan di APBD Klaten untuk menyalurkan bantuan air bersih memasuki kemarau tahun ini, Haris menjelaskan sekitar Rp242,9 juta yang diperkirakan cukup untuk menyediakan air bersih sebanyak 1.000 tangki.

BPBD optimistis anggaran tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran air bersih hingga masa siaga darurat bencana kekeringan tahun ini berakhir pada 30 November mendatang. “Untuk saat ini artinya yang sudah tersalurkan sebanyak 35,9 persen dari total persediaan. Kami perkirakan anggaran yang disediakan masih mencukupi,” tutur dia.

Pendaftaran Paslon Buka Lagi, KPU Sragen Tunggu Sampai Minggu

Haris menjelaskan dunia usaha tetap bisa berkontribusi menyalurkan bantuan air bersih guna meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Seandainya ada dunia usaha yang minta dibantu atau difasilitasi BPBD ketika akan menyalurkan bantuan ke daerah krisis air berish, kami persilakan dan bisa dibantu dari tim dropping BPBD pada Sabtu atau Minggu,” kata dia.


Berita Terkait

Espos Plus

Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

+ PLUS Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

Bagi perusahaan siber, privasi, keberlanjutan, perlindungan hukum, dan keamanan fisik berjalan beriringan dengan kepercayaan karena semuanya saling berhubungan.

Berita Terkini

Bupati Karanganyar: Anak Down Syndrome Pasti Punya Kelebihan Luar Biasa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan para orang tua yang memiliki anak down syndrom harus menerima dengan senang dan ikhlas. Sebab, buah hati itu adalah titipan dari Tuhan dan pasti memiliki kelebihan yang luar biasa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Layanan Prodia Mobile Paling Diminati

Laboratorium Klinik Prodia Semarang terus mengoptimalkan pelayanan secara digital, dalam beberapa waktu terakhir

Lokasi WNA Ukraina Tersesat di Merbabu Ternyata Jadi Habitat Elang Jawa

Blok Tulangan yang menjadi lokasi penemuan warga negara asing (WNA) yang tersesat di lereng Gunung Merbabu ternyata menjadi habitat dari elang jawa yang terancam punah.

Lagi Viral Kuliner Rating Rendah di Soloraya, Banjir Komentar Sadis

Baru-baru ini viral di media sosial potret review kuliner rating rendah di Google Review yang mengulas salah satu warung makan di Soloraya.

Viral Video Mesum Sejoli 25 Detik, Diduga Terjadi di Sragen

Beredar sebuah video mesum sejoli di kamar berdurasi 25 detik, yang diduga terjadi di Sragen, Jawa Tengah.

Round Up: 3 Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.

Hari ke-3, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Ibu Kota

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 tiba di Jakarta, Minggu (5/12/2021) pukul 23.45 WIB.

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Emas asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader emas asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi emas dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.