Dua Pekan Operasi Zebra Candi 2021, 605 Kecelakaan Terjadi di Jateng

Ditlantas Polda Jateng mencatat selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022 terdapat 605 kejadian kecelakaan di Jateng, dengan jumlah korban meninggal mencapai 31 orang.

Imam Yuda Saputra - Solopos.com
Selasa, 30 November 2021 - 10:19 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Antara)

Solopos.com, SEMARANGOperasi Zebra Candi 2021 telah selesai. Operasi keselamatan lalu lintas yang digelar di wilayah Jawa Tengah (Jateng), selama dua pekan, 15-28 November 2021 itu berjalan aman dan lancar.

Namun, selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi itu, Ditlantas Polda Jateng mencatat ada 605 kejadian kecelakaan. Dari 605 kecelakaan lalu lintas itu, 31 orang dilaporkan meninggal dunia, 17 mengalami luka berat, dan 720 luka ringan.

Jumlah kasus kecelakaan ini terbilang menurun jika dibandingkan periode yang sama bulan lalu, Oktober 2021. Selama tanggal 15-28 Oktober 2021, Polda Jateng mencatat ada 1.035 kasus kecelakaan di wilayahnya.

Baca juga: Operasi Zebra Candi, 309 Kecelakaan di Jateng, Terbanyak di Daerah Ini

Dari banyaknya kasus kecelakaan itu, sekitar 173 orang dilaporkan meninggal dunia. Kemudian 2 orang dilaporkan mengalami luka berat, dan 1.184 orang mengalami luka ringan.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Agus Suryo Nugroho, menyebutkan Operasi Zebra Candi 2021 digelar dalam rangka mewujudkan ketertiban berlalu lintas masyarakat.

Ia juga meminta jajaran Satlantas Polres di seluruh Jateng untuk mengedepankan sikap preemtif dan preventif dalam melaksanakan tugas selama Operasi Zebra Candi 2021.

“Saya mohon tidak ada aparat yang melanggar hukum. Tidak ada komplain negatif, adanya pujian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar Dirlantas Polda Jateng.

Baca juga: Innalilahi! 10 Bulan, 150 Orang di Cilacap Tewas, Ini Pemicunya

Dirlantas juga meminta jajarannya kembali mengencarkan razia dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi. Sasarannya adalah pelanggar lalu lintas yang kasat mata, seperti tidak memakai helm, melanggar marka, dan melawan aru, serta melanggar protokol kesehatan.

Meski demikian, ia mengingatkan kepada jajarannya selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi tidak melakukan penilangan dan lebih mengedepankan tindakan berupa teguran.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif