Dua Naga Corps Sukoharjo Tak Kenal Lelah Berbagi di Tengah Pandemi

Dua Naga Corps berkontribusi nyata dalam pengendalian pandemi Covid-19 di wilayah Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

 Pendiri Dua Naga Corps, Luki Adhi Sulaksono (ketiga dari kiri) bersama unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Gatak mengangkat tas paket sembako yang disalurkan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Pendapa Kantor Camat Gatak, Selasa (27/7/2021).(Bony Eko Wicaksono/Solopos)

SOLOPOS.COM - Pendiri Dua Naga Corps, Luki Adhi Sulaksono (ketiga dari kiri) bersama unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Gatak mengangkat tas paket sembako yang disalurkan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Pendapa Kantor Camat Gatak, Selasa (27/7/2021).(Bony Eko Wicaksono/Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO – Dua Naga Corps berkontribusi nyata dalam pengendalian pandemi Covid-19 di wilayah Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Perusahaan yang bergerak di bidang komestik, minuman serbuk, obat herbal mengusung slogan Ojo Lali Sedekah itu menyalurkan 1.000 paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19, rumah sakit, dan tempat ibadah.

Acara seremoni penyaluran paket sembako dilaksanakan di Pendapa Kantor Camat Gatak, Selasa (27/7/2021). Acara itu dihadiri pendiri Dua Naga Corps, Luki Adhi Sulaksono dan unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Gatak.

Seribuan paket sembako lantas disalurkan ke warga terdampak pandemi Covid-19 yang tersebar di 14 desa di wilayah Gatak.

Baca Juga: Jadi Yatim Piatu karena Corona, Ghifari Bocah Sukoharjo akan Dibantu Sampai Lulus Sekolah

Pendiri Dua Naga Corps, Luki Adhi Sulaksono, mengatakan penyaluran 1.000 paket sembako merupakan wujud kepedulian dan empati terhadap warga terdampak pandemi Covid-19. Aksi sosial ini juga bagian dari partisipasi dan kontribusi perusahaan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Sebelumnya, kami telah menyalurkan 1.000 paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 pada beberapa bulan lalu. Saya berharap bisa menularkan virus berbagi dan solidaritas agar diikuti para pengusaha lain. Pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk memperkuat rasa solidaritas dan empati terhadap sesama,” kata dia, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa.

Beragam aksi peduli telah dilakukan Dua Naga Corps sejak munculnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020. Misalnya, rapid test antigen dengan sasaran warga di sekitar lokasi pabrik secara cuma-cuma alias gratis.

Baca Juga: Sentra Vaksinasi Covid-19 Pemkab Sukoharjo dengan Konimex dan Halodoc Targetkan 40.000 Dosis

Tak Mencari Keuntungan Semata

Begitu pula dengan ratusan karyawan pabrik yang diambil sampel cairan hidung sebagai bagian deteksi dini persebaran Covid-19. Charity Dua Naga Corps patut diacungi jempol di tengah badai pandemi Covid-19.

“Kami membikin dan menyalurkan 5.000 alat pelindung diri (APD) ke rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan (faskes) di beberapa kota di Indonesia saat awal pandemi Covid-19. Kemudian, kami juga menjual hand sanitizer dengan harga miring dan sebagian juga didonasikan ke rumah sakit serta tempat ibadah” ujar Luki.

Aksi sosial itu sesuai slogan Dua Naga Corps yakni Ojo Lali Sedekah. Perusahaan tak ingin mencari keuntungan semata melainkan memiliki nilai manfaat bagi orang lain. Sebelum pandemi Covid-19, Dua Naga Corps lewat program sedekah air di daerah krisis air bersih dengan yayasan Sedekah 1.000 Mata Air Untuk Indonesia di Jawa Tengah seperti Grobogan, Blora, Purwodadi, Ngawi, dan Sukoharjo.

Program sedekah air hingga sekarang masih berjalan.   Selama ini, Dua Naga Corps rutin membantu warga kurang mampu yang dikoordinasi oleh ketua rukun tetangga (RT) setempat.

Baca Juga: Warteg-PKL Sukoharjo Boleh Layani Makan Di Tempat, Maksimal 3 Orang Paling Lama 20 Menit

“Saat kondisi bisnis sepi kami tetap bersedekah. Apalagi saat order dari pelanggan ramai sedekah sudah pasti ditambah berlipat ganda. Saham Allah SWT dititipkan di keuntungan perusahaan yang wajib dibagikan kepada warga yang berhak,” papar dia.

Perusahaan yang dirintis dua bersaudara yakni Agung Wicaksono Nugroho dan Luki Adhi Sulaksono terletak di di Desa Krajan, Kecamatan Gatak.

Awalnya, kakak beradik ini merintis perusahaan kosmetik pada beberapa tahun silam. Kinerja positif Dua Naga Corps kian moncer dan melebarkan sayap dengan membuka peluang bisnis di bidang obat herbal dan jamu, minuman serbuk hingga digital marketing dan trading.

“Kami bermimpi ingin mengangkat beragam potensi unggulan di wilayah Gatak. Banyak potensi unggulan yang bisa dioptimalkan pada masa mendatang.”

Baca Juga: Ini Kriteria Rumah yang Aman Untuk Isoman

Camat Gatak, Sumi Rahayu, mengapresiasi aksi sosial Dua Naga Corps yang membantu pemerintah dengan menyalurkan paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

Pemerintah tak bisa sendirian menangani pandemi Covid-19. Butuh kontribusi nyata pelaku usaha dan masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.Pernyataan senada diungkapkan Kapolsek Gatak, Iptu Tugiyo dan Komandan Koramil (Danramil) Gatak, Kapten (Inf) Sutrisno.

Berita Terkait

Berita Terkini

Operasi Prokes Gencar Digelar di Bendosari Sukoharjo, Jangan Lupa 5M Ya!

Penurunan PPKM Level di Kabupaten Sukoharjo tak menurunkan intensitas aparat gabungan di Kecamatan Bendosari untuk melakukan operasi protokol kesehatan.

Airlangga dan Ganjar Terlihat Akrab di Jatinom Klaten, Mau Maju Pilpres 2024?

Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo terlihat berziarah di Makam Ki Ageng Gribig Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021).

RG Mathematical Soft Computing UNS Gelar Pengabdian Masyarakat di Klaten

RG Mathematical Soft Computing Program Studi Matematika UNS Solo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten

Waduh, Belum Semua Penyedia Jasa Konstruksi di Karanganyar Daftarkan Pekerja ke BPJS

Pemberi kerja jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerja dalam program JKK dan JKM kepada BPJS Ketenagakerjaan.

2 Pelajar Wonogiri Positif Covid-19 Sebelum Divaksin, Begini Tanggapan Bupati Jekek

Ditemukannya dua pelajar SMP di Wonogiri yang terpapar Covid-19 sebelum divaksin semakin menguatkan alasan kenapa Pemkab Wonogiri belum menggelar PTM.

Pemkab Boyolali Gelar Vaksinasi, Sasarannya Pengelola Objek Wisata hingga Pemandu Lagu

Pemkab Boyolali menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19. Kali ini, sasarannya adalah pelaku usaha di sektor pariwisata.

Gara-Gara Gas Bocor, Rumah Produksi Getah Pinus di Karanganyar Ludes Terbakar

SAR Karanganyar menerima informasi kebakaran pada Jumat pukul 03.45 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 06.00 WIB.

Pengumuman Hasil Tes PPPK Guru di Karanganyar Diundur Lur, Ini Penyebabnya

Panitia seleksi PPPK formasi guru di Karanganyar memutuskan untuk menunda pengumuman hasil seleksi kompetensi I yang seharusnya diumumkan pada Jumat (24/9/2021).

Prokes PTM SD-SMA di Sukoharjo Diperketat Demi Cegah Penularan Covid-19

Pengurus sekolah diminta memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan mulai dari siswa tiba, masuk ke ruang kelas hingga pulang sekolah.

Wow, Alga Bikinan Pemuda Sidowayah Klaten Jadi Makanan Astronaut di Ruang Angkasa Hlo

Kapsul alga yang dibuat pemuda di Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, menjadi salah satu makanan astronaut di ruang angkasa.

Tak Sengaja Kirim Chat Kasar ke Grup Kelas, Bocah SD di Mojogedang Ditampol Bapak Temannya

Kisah tragis dialami bocah SD di Mojogedang yang ditampol bapak temannya karena tak sengaja forward chat kasar ke grup kelas dengan HP temannya itu.

Misteri Palang Joglo Solo, dari Pesugihan hingga Asmara Makhluk Halus

Di bawah ini terdapat kisah misteri di persimpangan teramai di Kota Solo, Jawa Tengah, yakni Palang Joglo.

Motor dan Truk Boks Adu Banteng di Karanggede Boyolali, 1 Orang Meninggal

Peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di Desa Sendang, Kecamatan Karanggede, Boyolali, sekitar pukul 17.30 WIB.

Bonus Ratusan Juta Rupiah Menanti Atlet Wonogiri Peraih Medali PON Papua

Pemberian bonus sebagai bentuk konkret dan komitmen pemerintah dalam memberikan nilai dukungan dan apresiasi kepada atlet berprestasi.

Polres Boyolali Bekuk 9 Tersangka Kasus Pembuatan dan Peredaran Upal

Penangkapan awal dilakukan terhadap sebagian tersangka yang berada di rumah tersangka DS di Mojosongo, Boyolali pada Minggu (12/9/2021).