Para pemain film NKCTHI (Solopos/Ika Yuniati)

Solopos.com, SOLO - Animo masyarakat menyambut drama keluarga berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) sungguh tak terbendung. Baru dirilis Kamis (2/1/2020), film adaptasi novel karya Marcella FP ini langsung diserbu penonton.

Berdasarkan informasi yang disampaikan resmi oleh akun Instagram NKCTHI, tiket penjualan mereka ludes di hari pertama. Kalau dikalkulasi, total penonton pada tayangan perdana mencapai 118.000 orang.

Euforia film besutan Angga Dwimas Sasongko ini juga terjadi di Solo. Berdasarkan pantauan Solopos.com melalui aplikasi jual beli tiket online Tix.id, pada Kamis lalu hanya ada tiga bioskop yang memutarnya. Yaitu XXI Solo Paragon Mall, XXI Solo Square, dan CGV Transmart Solo. Hingga pukul 13.00 WIB, hampir semua kursi habis dipesan. Bahkan sampai pada barisan paling depan layar.

Tikung Inter, Juventus Dapatkan Wonderkid Parma

Pada Jumat (3/1/2019) jumlah layar dan bioskop penayangan ditambah. XXI The Park Solobaru menayangkan tiga kali pada siang dan jelang malam. Sementara CGV Transmart Solo menambah frekuensi tayang dari empat kali hingga sepuluh kali. Kendati demikian, jumlah penontonnya tetap menumpuk hingga barisan depan. Apalagi di jam-jam primetime seperti pukul 19.00 WIB.

Salah satu penonton, Nuraini, 32, Kamis, bahkan rela bolak-balik Bioskop XXI Solo Paragon dan CGV Transmart Solo untuk mendapatkan satu tiket. Awalnya dia ingin ke Solo Paragon Mall Solo, namun geser ke Transmart Solo karena melihat antrean panjang.

Padahal sebelumnya Nuraini, sudah standby membeli tiket sejak pagi. Namun, ternyata banyak yang berebut via aplikasi. “Yasudah akhirnya nonton di CGV Transmart Solo. Daripada enggak nonton. Padahal rumahku di tengah kota [Solo],” kata karyawan swasta yang kebetulan dapat libur weekdays ini, Kamis.

Nuraini mengaku penasaran dengan film yang dibintangi Rio Dewanto, Sheila Dara, Rachel Amanda, dan Ardhito Pramono tersebut. Kalau berdasarkan isian novel, sepertinya menarik. Isu yang diangkat sangat personal dan emosional. Mengusung soal masalah dalam keluarga yang diwakili anak sulung, tengah, dan bungsu. Sebagai anak bungsu yang juga senang di dunia kesenian, ia mengaku related dengan cerita salah satu tokoh.

Selesai menonton, ia menilai NKCTHI benar-benar mengaduk emosi. Kalau diperhatikan, ceritanya tak hanya mengusung soal kisah keluarga. Tapi kegelisahan personal yang juga dialami banyak orang. Terkait krisis eksistensi, ketidakpercayaan diri, dan penghargaan pada diri sendiri. Apalagi filmnya dibubuhi qoute-quote bijaksana yang jadi kalimat percakapan.

“Cuman anehnya kok enggak nangis ya. Padahal sebelum nonton dah berekspektasi bakal menangis. Apalagi kalau baca review-nya. Tapi bagus sih, aku tim Kale,” kata dia sembari menyebut salah satu tokoh idolanya yang diperankan penyanyi Ardhito Pramono.

Sekeluarga Meninggal Keracunan Asap Genset Akan Dimakamkan di Andong Boyolali

Sebelumnya saat jumpa pers di Solo Paragon Mall, Angga, mengakui film ini sangat personal. Semua mewakili perasaan umum pada diri seseorang seperti takut kehilangan, keresahan, ketidakpercayaan diri, hingga pengorbanan berlebihan. Digarap dengan gaya dark, film ini semakin dramatis dengan efek score yang sedikit menegangkan.

“Film ini juga bisa jadi healing untuk penonton yang sedang menghadapi masalah keluarga atau dengan dirinya sendiri,” terangnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten