Dua bakal calon (Balon) Bupati Sukoharjo, Henry Indraguna (kiri) dan Purwadi (tengah) berbincang di Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Minggu (8/12/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG -- Dua bakal calon (balon) bupati pada Pilkada Sukoharjo 2020, Henry Indraguna dan Purwadi, mulai menebar janji untuk meraih simpati.

Mereka berjanji mengatasi permasalahan lingkungan yang saat ini dirasakan warga Kota Makmur terkait pencemaran udara yang disebabkan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo.

Hal itu disampaikan keduanya saat menggelar jumpa pers di sela pengembalian formulir pendaftaran sebagai calon bupati (Cabup) Sukoharjo di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Jalan Majapahit 44, Kota Semarang, Minggu (8/12/2019).

Purwadi datang ke Kantor DPD PDIP bersama pendukungnya. Sebanyak tiga penari tradisional turut mengiringi rombongan Wakil Bupati Sukoharjo itu.

Patut Dicoba! Tips Agar Tidak Mendengkur Saat Tidur

Tak mau kalah, Henry Indraguna juga tiba di Kantor DPD PDIP juga turut didampingi puluhan pendukungnya yang menumpang dua bus.

Di ruang tunggu DPD PDIP Jateng, dua balon bupati Sukoharjo itu menggelar jumpa pers.

Tips Siapkan Anak Agar Tak Iri dengan Kehadiran Adik Baru

Mereka mulai menebar berbagai janji terkait apa yang akan dilakukan jika nantinya terpilih sebagai Bupati Sukoharjo.

Salah satu janji itu adalah menyelesaikan polemik terkait pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan PT RUM Sukoharjo.

Ladies, Ini Warna yang Jadi Tren Fashion di 2020

“Masalah lingkungan apa? PT RUM Sukoharjo. Saat nyaleg kemarin, saya yang berteriak paling kenceng terkait masalah ini. Kalau merugikan masyarakat, ya pasti akan saya tutup,” ujar Henry Indraguna.

Meski demikian, pengacara yang pada Pemilu 2019 mancalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Partai Perindo itu tak mau gegabah.

Pemuda Sukoharjo Nyolong Belasan Kali Demi Gaya Hidup dan Ngapelin Pacar

“Tapi kita itu juga butuh yang namanya investor. Kita akan carikan solusi. Kita tidak akan membutakan diri terhadap masalah itu,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Purwadi. Ia bahkan siap mencabut perizinan PT RUM Sukoharjo jika nanti terbukti melanggar.

Hilang dari Day Care, Bocah Balita Ditemukan Tak Bernyawa Tanpa Kepala

Derita ABG Wonogiri Diperkosa Lagi Oleh Paman Usai Curhat Diperkosa Ayah Tiri

“[Limbah] PT RUM itu baunya memang membuat rakyat menjerit. Saat ini, kita tidak tahu menahu tentang perizinannya karena sudah ada sebelum saya menjabat [Wabup]. Setelah kita nanti menjadi bupati akan kita luruskan. Menyalahi aturan atau tidak. Kalau iya, pasti akan kita tindak,” tutur Purwadi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten