Driver Gojek Sragen Kena Peluru Nyasar Segera Dioperasi di RSUD Dr. Moewardi Solo
Suroto, 40, menunjukkan foto adiknya Hendro Prasetyo yang terkena peluru nyasar polisi di Masaran, Sragen, Rabu (26/2/2020). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SOLO -- Driver Gojek asal Dukuh Kedusan, RT 015/RW 007, Desa Karangmalang, Masaran, Sragen, Hendro Prasetyo, 30, yang terkena peluru nyasar saat ini dirawat di RSUD dr. Moewardi, Solo.

Hendro dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di bawah ketiaknya Rabu (26/2/2020) atau Kamis (27/2/2020).

Driver Gojek itu terkena peluru yang ditembakkan polisi ke arah mobil pencuri di Masaran, Sragen, Selasa (25/2/2020). Peluru itu mengenai lengan hingga bersarang di bawah ketiak Hendro.

Asyik! Kereta Uap Jaladara Akan Beroperasi Sampai Wonogiri

Kepala Subbag Hukum dan Humas RSUD dr. Moewardi, Solo, Eko Haryati, membenarkan ada satu pasien rujukan dari RS PKU Masaran, Sragen. Pasien datang dengan luka akibat peluru di lengan.

“Pasien dalam kondisi sadar ketika tiba di rumah sakit. Pasien akan menjalani operasi dan sedang dilakukan konsultasi oleh para dokter yang membidangi,” katanya kepada Solopos.com, Rabu.

Driver Gojek Tertembak Peluru Nyasar Polisi di Masaran Sragen

Menurut Eko, Hendro akan menjalani operasi di lengan pada Rabu malam ini atau Kamis. Namun, saat Solopos.com meminta informasi lebih detail mengenai luka yang diderita Hendro, Eko belum bisa menjawab karena belum melihat kondisi pasien.

Seperti diberitakan, Hendro menjadi korban salah sasaran tembak polisi yang tengah mengejar pencuri di wilayah Masaran, Sragen, Selasa malam. Saat kejadian, Hendro tengah berhenti di pinggir jalan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho