Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Drama Azis Syamsuddin tak selama yang dibikin seniornya di Partai Golkar, Setya Novanto. 

 Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin setelah dijemput paksa dan digelandang ke KPK, Jumat (24/9/2021).  (Suara.com)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin setelah dijemput paksa dan digelandang ke KPK, Jumat (24/9/2021). (Suara.com)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tak lama membikin drama.

Tidak sampai sehari bermanuver terkait pemanggilannya dirinya sebagai tersangka kasus suap, ia langsung dicokok KPK, Jumat (24/9/2021) malam.

Drama Azis Syamsuddin tak selama yang dibikin seniornya di Partai Golkar, Setya Novanto.

Pada 2017 silam, Setya Novanto juga membikin drama saat ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik.

Lebih Lama

Bedanya, drama yang dibikin Setnov, panggilan Setya Novanto, lebih lama dan membuat heboh Tanah Air.

Setnov menghilang beberapa hari dan dicari-cari aparat KPK. Tiba-tiba saja muncul peristiwa kecelakaan pada 16 Desember 2017. Mobil yang ditumpangi Setnov menabrak tiang listrik. Kepala pria yang kala itu menjabat Ketua DPR itu benjol. “Sebesar bakpao,” kata pengacara Setnov, Fredrich Yunadi.

Baca Juga: Demi Atur Kasus, Azis Syamsuddin Janjikan Rp4 Miliar ke Penyidik KPK 

Foto Setnov dalam kondisi terbaring di rumah sakit dengan kepala diperban pun menghebohkan publik.

Belakangan terbukti semuanya rekayasa. Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi dan dokter VIP RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka kesaksian palsu.

Senior-Junior

Setya Novanto dan Azis Syamsuddin adalah kolega di DPR dan senior-junior di Partai Golkar.

Keduanya memiliki sejumlah kesamaan. Sama-sama pernah menjabat pimpinan DPR, sama-sama terjerat hukum dan sama-sama membikin drama menjelang penangkapan mereka.

Keduanya juga sama-sama menghilang saat penetapan tersangka kasus korupsi. Bedanya, Setya Novanto menghilang lebih lama.

Drama Isolasi Mandiri

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin juga sempat membuat drama bahwa dirinya sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) ketika dipanggil KPK untuk diperiksa.

“Sehubungan dengan surat panggilan KPK No. SPGL/4507/DIK.01.00/23/09/2021 tanggal 15 September 2021, di mana saya diminta menghadap penyidik KPK pada hari Jumat, 24 September 2021, untuk didengar keterangannya, maka saya dengan ini bermaksud menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan tersebut menjadi tanggal 4 Oktober 2021,” demikian isi surat Azis Syamsuddin yang beredar di kalangan wartawan, Jumat (24/9/2021) siang.

Azis beralasan bahwa dirinya sedang menjalani isoman. Sebab, dia mengaku pernah kontak dengan pasien positif corona.

“Adapun alasan penundaan tersebut dikarenakan saat ini saya sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena beberapa waktu lalu saya berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif coronavirus. Saya mematuhi anjuran pemerintah untuk melakukan isoman,” tulisnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat? 

Sayang bagi Azis, KPK tak terkecoh. Tim antirasuah itu mencari Azis lengkap dengan tim dokter Covid-19. Pada Jumat (24/9/2021) malam, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan tim penyidik KPK telah menemukan keberadaan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Azis ketemu dan langsung dites swab antigen. Hasilnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu negatif Covid-19.

Azis pun tak lama membikin drama. Ia segera dijebloskan ke tahanan selama 20 hari mendatang.

“Alhamdulillah, sudah ditemukan (keberadaan Azis Syamsuddin),” kata Firli kepada wartawan.

Kasus Lampung Tengah

Azis dijemput penyidik untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Dia diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

“Yang bersangkutan kami persilakan mandi dan persiapan dulu, sambil menunggu penasihat hukum. Test swab antigen negatif,” ungkap Firli Bahuri.

Azis pun sudah tiba di gedung KPK pada pukul 19.54 WIB. Dia mengenakan kemeja batik, dan langsung masuk gedung KPK.

Hingga 13 Oktober

KPK menahan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin setelah ditetapkan sebagai tersangka. Azis ditahan di Rutan Polres Jaksel hingga 13 Oktober mendatang.

“Setelah penyidik memeriksa para saksi kurang-lebih ada 20 orang saksi dan dikuatkan dengan alat bukti, maka tim penyidik melakukan penahanan kepada tersangka selama 20 hari pertama terhitung mulai 24 September 2021 sampai 13 Oktober 2021 di Rumah Tahanan Negara Polres Jakarta Selatan,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di gedung KPK, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Atas perbuatannya tersebut, Azis Syamsuddin disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Dewan Pers Minta MK Tolak Uji Materi UU Pers

Dewan Pers berhadap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judical review atau uji materi Undang-undang No.40/1999 tentang Pers.

Kronologi Versi MTs Harapan Baru Ciamis, Berawal dari Siswa Terpeleset

Pihak MTs Harapan Baru Ciamis menyebut kronologi 11 siswa tenggelam berawal dari siswa terpeselet dan temannya mencoba membantu saat berada di tepi Sungai Cileueur.

Olala... Nenek Ini Shock Berat Kejatuhan Meteorit di Tempat Tidurnya

Batu tersebut tidak mengenai tubuh tapi tetap saja banyak berserakan puing-puing di wajah dan tubuh si nenek akibat hantaman or tak diundang tersebut.

Giliran Anak, KPK Tangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK menangkap anak mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, yakni Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Jumat, 15 Oktober 2021 malam.

Kasus Bullying Siswa SD di Jepara, Disdikpora: Sudah Damai

Masalah aksi bullying siswa SD di Jepara yang vidoenya viral dinyatakan sudah selesai oleh Disdikpora Jepara.

Siswa SD di Jepara Jadi Korban Bullying, Reaksi Ortu Pelaku Bikin Emosi

Video seorang siswa SD di Jepara yang jadi korban bullying teman sekelasnya viral di twitter.

Ada Campur Tangan Pemancing di 2 Tragedi Susur Sungai Ciamis dan Sempor

Kisah pemancing menyelamatkan peserta susur Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat juga terjadi saat tragedi susur Sungai Sempor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tragedi Susur Sungai Sempor Terulang, Tahun Lalu 10 Siswa Meninggal

Tragedi susur sungai yang menyebabkan 10 siswa SMPN 1 Turi Sleman meninggal 1,5 tahun lalu terulang dan menimpa 11 siswa MTs Harapan Baru Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021).

Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis Dimakamkan, Keluarga: Ini Takdir

Keluarga mengikhlaskan kepergian korban susu sungai, dan menganggapnya sebagai takdir dari Yang Maha Kuasa.

Gempa M 4,8 Guncang Bali, 3 Orang Meninggal, 7 Patah Tulang

Tiga orang meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di 8 km barat laut Karangasem, Bali, itu.

Susur Sungai Tewaskan 11 Siswa MTs di Ciamis, Kemenag Akan Evaluasi

Kemenag turut berduka cita dan mendoakan siswa-siswa yang menjadi korban dalam kejadian itu.

10 Berita Terpopuler : Prestasi Pebulu Tangkis Vito - Rubicon Ketemu

Sosok pebulu tangkis asal Sukoharjo Shesar Hiren Rhustavito hingga kabar Rubicon yang hilang dicuri ditemukan masuk jajaran berita terpopuler pagi ini.

Pemerintah bakal Moratorium Izin Pinjaman Online

Kominfo sejak 2018 hingga 15 Oktober 2021 telah menutup 4.874 akun pinjaman online.

Suami Bejat Tawarkan Istri untuk Layanan Threesome

Dalam akun media sosial miliknya, pelaku mengunggah beberapa foto vulgar istrinya dengan tawaran layanan threesome.

Sejarah Hari Ini : 16 Oktober 1923, The Walt Disney Company Berdiri

Berbagai peristiwa penting dari seluruh penjuru dunia terjadi pada 16 Oktober dan rangkumannya tersaji dalam Sejarah Hari Ini.