DPRD Karanganyar Rancang Perda yang Bisa Bikin Zero PGOT

DPRD Karanganyar ingin penanganan PGOT tak lagi mengedepankan pendekatan represif. Melainkan upaya yang lebih manusiawi dengan merehabilitasi dan memberi mereka kemampuan untuk mandiri.

 Ilustrasi razia PGOT (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi razia PGOT (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, KARANGANYAR — DPRD Karanganyar mengebut pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT). Raperda inisiatif Dewan ini disiapkan karena masih tingginya permasalahan PGOT di Kabupaten Karanganyar.

Penanganan PGOT nantinya tidak hanya asal dikukut. Namun ada upaya preventif, rehabilitatif, dan bimbingan lanjut. Semua itu dalam upaya mengurangi jumlah PGOT hingga mencapai zero.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Perda ini akan memberikan kesempatan kepada pemerintah memperluas penanganan PGOT. Jika selama ini ditertibkan dan dikembalikan ke daerah asal, ke depan tidak lagi,” kata Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, kepada Solopos.com, Selasa (4/10/2022).

Bagus mengatakan penanganan tak sebatas represif. Namun upaya preventif hingga rehabilitasi akan dikerjakan. Pemkab diberikan keleluasan lebih penanganan PGOT, termasuk anggarannya.

Pemkab juga bisa membangun rumah singgah untuk penanganan PGOT. Harapannya dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Di rumah singgah ini, petugas sosial akan memperbaiki mental serta menyemangati PGOT agar beralih ke aktivitas yang lebih bermartabat. Setelah menjadi pribadi yang lebih baik, baru kemudian diarahkan mandiri.

Baca Juga: Ingin Angkat Martabat Pengemis, DPRD Karanganyar Bahas Raperda PGOT

Berdasarkan Pasal 34 Ayat (1) UUD 1945 disebutkan bahwa fakir miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara. Dengan adanya dasar tersebut, maka Pemkab berupaya menangani PGOT melalui model penanganan yang sudah dirancang serta diatur dalam perda.

“Saat ini Raperda masih dibahas di internal DPRD. Setelah melalui pembahasan fraksi-fraksi, draf akan diajukan ke rapat paripurna untuk dibahas bersama eksekutif,” katanya.

Wakil Ketua DPRD, Rohadi Widodo, mengatakan saat ini keberadaan PGOT masih marak. Mereka banyak tersebar di sekitar lampu merah. Kondisi kian miris tatkala sebagian dari mereka adalah anak-anak.

“Perlu penanganan serius mengatasi PGOT. Dengan perda PGOT ini nanti harapannya jumlah PGOT menurun bahkan zero,” katanya.

Baca Juga: Ngaku Tuna Rungu, Pengemis Berkedok Bansos di Karanganyar Sehari Dapat Rp1,3 juta

Berdasarkan teori negara kesejahteraan (welfare state), Rohadi mengatakan negara tidak hanya bertugas sebagai penjaga malam. Namun, negara berperan sebagai pelayan publik. Untuk itu, dalam menangani PGOT pemerintah melakukan beberapa upaya penanganan melalui model penanganan seperti preventif, represif, rehabilitatif, dan bimbingan lanjut diperlukan.

Pengaturan model penanganan PGOT akan efektif mengurangi jumlah dan meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah daerah diharapkan dapat menerapkan model penanganan secara menyeluruh di semua wilayah Kabupaten Karanganyar.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut berperan dalam menangani PGOT dengan melapor atau memberikan sumbangan untuk proses Penanganan nya. “Pandemi Covid-19 membuat problem sosial semakin kompleks. Salah satunya merebaknya PGOT, sehingga butuh penanganan serius,” katanya.

Baca Juga: DPRD Karanganyar Janji Sampaikan Tuntutan Buruh Ke Pemerintah Pusat

Merujuk data angka kemiskinan di Karanganyar menyentuh 10,68 persen di 2021, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang 10,28 persen. Sedangkan pengangguran terbuka 5,96% atau meningkat dibanding tahun sebelumnya 3,1%.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Hari Ini, Siaran TV Analog Berhenti di Solo, ANTV Bagikan Tips bagi Pemirsa

      Stasiun TV ANTV memberikan tips menonton tayangan digital setelah pemerintah menghentikan siaran televisi analog di wilayah Solo dan sekitarnya pada Jumat (2/12/2022).

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 2 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (2/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 2 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Jumat (2/12/2022), bisa disimak di sini.

      Proyek Kantor Pemkab Sragen Terpadu Senilai Rp98 Miliar Mulai Dilelang

      Selama November-Desember 2022 sudah ada kegiatan di 2023 yang dilelang, terutama untuk kegiatan konsultan pengawas proyek yang nilainya ratusan juta rupiah.

      Pastikan Kondusivitas Kamtibmas, Polsek Kartasura Sukoharjo Sambangi Cakades

      Sebanyak tiga calon kepala desa menjadi sasaran dialog kamtibmas tersebut antara lain tiga cakades Ngemplak, dua cakades Gumpang, dan lima cakades Pabelan.

      Kirab Loji Gandrung-Mangkunegaran, Ini Kuda Langganan Presiden Jokowi

      Pernikahan Kaesang-Erina dimulai dengan kirab 12 kereta kuda yang ditarik 28 ekor kuda dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12/2022).

      Desa Masuk Area Konsesi PT Alexis, Ini Tanggapan 2 Cakades Keloran Wonogiri

      Dua Cakades Kaloran Wonogiri menyambut positif PT Alexis yang akan menambang di wilayah Kaloran.

      Kronologi Warga Desa Pilangsari Sragen Tertabrak Kereta, Sempat Diteriaki Warga

      Sempat diteriaki ada kereta, korban yang juga penyandang disabilitas rungu tidak menderngar saat KA Argo Wilis melintas.

      5.000 Sukarelawan Jokowi Menginap di AHD Boyolali Sebelum ke Pernikahan Kaesang

      Pengelola AHD Boyolali memastikan bisa menampung 5.000 sukarelawan Jokowi yang akan menghadiri pernikahan Kaesang-Erina.

      Melihat Kamboja Berguguran: Apa yang Kematian Berikan untuk Kehidupan

      Suwarsono menatap denah TPU lama sementara si tunggon itu berdiri mematung. Siklus kematian dan kehidupan itu pun berputar. Saat kematian tiba, seorang tunggon menanti datangnya uang untuk meneruskan hidupnya.

      Boyolali Hujan Ringan sejak Pagi Hari, Cek Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini diprediksi hujan ringan sejak pagi, Jumat (2/12/2022).

      Sukoharjo Berawan Sepanjang Hari, Cek Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

      Menurut prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Sukoharjo berawan sejak pagi, Jumat (2/12/2022).

      Penghentian Siaran TV Analog Ternyata Tak Terjadi di Wonogiri

      Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wonogiri, Heru Nur Iswantoro, mengklaim kebijakan analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi (TV) analog tak akan terjadi di Wonogiri.

      Soal Penghentian Siaran TV Analog, Diskominfo Klaten Tunggu Informasi Resmi

      Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten belum menerima informasi resmi terkait analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi terestrial analog dilakukan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah mulai Jumat (2/12/2022).

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Jumat Ini: Cerah Berawan Pagi

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 2 Desember 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.