DPRD Karanganyar Bagikan 9.000 Paket Sembako dari Dana Reses
Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Endang Muryani, menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kecamatan Jumapolo pada Kamis (16/4/2020). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar membagikan 9.000 paket sembako dari dana reses kepada warga terdampak penyakit Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

DPRD Kabupaten Karanganyar menggeser anggaran Rp1.445.500.000 yang semula dialokasikan untuk dana reses tahap I pada akhir Maret. Dana itu digeser untuk pengadaan sembako dan dibagikan kepada warga terdampak penyakit Covid-19.

Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar, Agus Haryanto, menyampaikan Sekretariat DPRD Kabupaten Karanganyar sudah membelanjakan anggaran itu untuk membeli paket sembako.

Satu paket sembako berisi satu botol handsanitizer isi 60 mililiter (ml), sepuluh lembar masker, lima kilogram (kg) beras, satu kilogram gula pasir, dan satu liter minyak goreng.

Tak Usah Stres, Begini Cara Selaraskan Kerja Ibu dengan Belajar Anak dari Rumah

"Sudah dibelanjakan. Total 9.000 paket sembako. Masing-masing anggota DPRD Kabupaten Karanganyar mendapat bagian 200 paket sembako. Mereka akan membagikan kepada warga terdampak Covid-19 di 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar," kata Agus saat dihubungi Solopos.com, Jumat (17/4/2020).

Agus menjelaskan pembagian paket sembako mulai Jumat hingga H-1 Ramadan atau Kamis (23/4/2020). Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Endang Muryani, menuturkan sudah membagikan 100 paket sembako pada Kamis (16/4/2020) sore di Kecamatan Jumapolo.

Bagikan Kepada Konstituen

Sisa 100 paket akan dibagikan kepada warga di Kecamatan Jumantono dan Jatipuro. Endang mengaku menerjunkan tim khusus untuk memastikan calon penerima bantuan.

"Karena cuma 200 paket sembako maka kami selektif memilih konstituen yang membutuhkan. Saya minta bantuan kader setempat mana warga yang belum mendapat bantuan melalui program PKH maupun sembako. Kriteria lain adalah dia terdampak Covid-19, misalnya terkena PHK. Kami bagikan door to door dan dibantu tim di setiap desa. Harapan kami sedikit bantuan itu bisa mengurangi beban akibat Covid-19," tutur Endang saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Spesifikasi 3 Jenis Mobil Ambulans di Indonesia, Apa Perbedaannya?

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar dari Fraksi Golkar, Anung Marwoko. DPRD Kabupaten Karanganyar memutuskan menggeser anggaran untuk membantu meringankan beban masyarakat selama wabah. Dana diambil dari alokasi dana perjalanan dinas dan rapat.

Anung menuturkan langkah itu diambil sesuai instruksi Presiden RI. Anung menyampaikan sudah mendistribusikan 50 paket sembako kepada warga di Kecamatan Mojogedang.

"Mengurangi perdin dan rapat. Semua konsentrasi ke pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Dana rapat yang untuk reses digeser dan diwujudkan alat kesehatan dan sembako. Sinergi dengan pemerintah. Ini tahap satu. Kalau memungkinkan ada lagi. Kami dibantu desa mendata warga terdampak. Ini gerakan agar fokus pada penanganan itu semua," ungkap dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho