ilustrasi. (dok Solopos)

Grobogan (Solopos.com)--DPRD Grobogan menyoroti dugaan pemotongan bantuan sosial (Bansos) yang diberikan Pemkab melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kepada masyarakat penerima Bansos.

ilustrasi. (dok Solopos)

“Fraksi Hati Nurani Amanat Rakyat Sejahtera (HAKS) banyak menerima laporan dari masyarakat diduga ada pemotongan penerima bantuan sosial, karena bantuan yang masyarakat terima tidak sesuai dengan bukti penerimaan,” jelas Sekretaris Fraksi HAKS Ahmad Suudi SSos, Rabu (16/11/2011).

Dengan adanya dugaan tersebut, lanjut Suudi, Fraksi HAKS berharap Bupati Grobogan melalui Bagian Kesra bisa segera melakukan pengecekan dan segera menindaklanjutinya.

Menanggapi hal ini, Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH mengatakan bantuan sosial yang disalurkan Pemkab sebagian besar dilakukan melalui transfer rekening BPR BKK Purwodadi di kecamatan masing-masing penerima.

“Sehingga kecil kemungkinan terjadi pemotongan bantuan sosial karena proses penyalurannya tidak secara tunai. Namun demikian kalau di kemudian hari ditemukan dugaan tersebut mengandung kebenaran maka akan kami ambil langkah-langkah pembinaan kepada yang bersangkutan,” tegas Bupati.

Diakui Bupati, memang ada juga bantuan yang disalurkan tidak melalui transfer rekening. Nilai bantuan tersebut biasanya antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Bantuan tersebut seperti, untuk pengajian dan haul yang diterimakan langsung kepada penerimanya.

Menurut Bupati, perlu dijelaskan pula mengenai lamanya waktu pencairan bantuan sosial untuk korban bencana di tahun 2011 ini. Hal itu karena adanya perubahan mekanisme terkait hasil temuan pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Provinsi Jawa Tengah di tahun 2011.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sambung Bupati, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah kemudian merekomendasikan, untuk kegiatan bantuan bencana yang sudah pasti peruntukannya agar dianggarkan pada belanja langsung.

“Sedang untuk bantuan bencana yang belum dapat diprediksi sebelumnya, agar dianggarkan pada belanja tidak langsung/belanja tidak terduga,” pungkas Bupati.

(rif)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten