DPR Setujui Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Negara

Panitia Kerja Rancangan UU IKN menyetujui Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara setelah delapan fraksi menyampaikan persetujuannya.

 Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang. (Liputan6.com)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang. (Liputan6.com)

Solopos.com, JAKARTA — Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (Panja RUU IKN) menyetujui Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara setelah delapan fraksi menyampaikan persetujuannya.

Namun Fraksi PKS dan DPD RI meminta ditunda.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Pasal 1 ayat 2 menyangkut nama Ibu Kota Negara bernama Nusantara, catatan kami ada 8 fraksi setuju, satu fraksi menunda untuk menunggu penjelasan dari pemerintah, yaitu Fraksi PKS dan DPD RI menunggu penjelasan pemerintah,” kata Wakil Ketua Pansus RUU IKN Junimart Girsang saat memimpin Rapat Panja RUU IKN di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Karena itu, menurut dia, Daftar Inventarisir Masalah (DIM) Pasal 1 ayat 2 RUU IKN sudah selesai sambil menunggu penjelasan tertulis dari pemerintah seperti yang diminta Fraksi PKS dan DPD RI.

Baca Juga: Kepala Ibu Kota Baru Nusantara Bukan Gubernur Tapi Ini

Dalam rapat tersebut, anggota Pansus RUU IKN Sarmudji mengatakan Fraksi Golkar meminta pemerintah perlu membuat memori penjelasan khusus untuk nama Nusantara sebagai IKN.

Dia menilai memori penjelasan itu sangat penting agar pemaknaan yang baik dapat dijelaskan bukan justru tafsir terkait luka sejarah di masa lalu.

“Memang sejarahnya nama Nusantara tidak dipilih untuk nama negara, namun semakin ke sini nama itu semakin baik dan positif, misalnya cita rasa Nusantara, Islam Nusantara. Itu artinya nama Nusantara semakin diterima dengan baik oleh semua kalangan,” ujarnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Ini Kisah di Balik Nama Nusantara untuk Ibu Kota Baru RI

Anggota Pansus RUU IKN Fraksi PKB Yanuar Prihatin mengatakan Nusantara merupakan kata sakti karena dari nama itu muncul makna kebangkitan dan kejatuhan. Namun dia menilai saat ini nama Nusantara dibutuhkan untuk sesuatu yang hebat bagi kebangkitan bangsa Indonesia.

“Kami setuju namun aspek historis dan filosofis nama Nusantara perlu penjelasan dalam memori penjelasan,” katanya.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Berita Terkini

Bareskrim Sebut Petinggi ACT Pernah Dilaporkan Terkait Penipuan

Presiden ACT, Ibnu Khajar, dan eks petinggi ACT, Ahyudin, pernah dilaporkan ke Bareskrim dengan dugaan penipuan.

Kementerian Sosial Cabut Izin ACT, Ini Alasannya

Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang (PUB) yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 2022.

Australia Tawarkan Kerja Sama Pembangunan IKN Ramah Lingkungan di Sini

Pemerintah Australia menawarkan kerja sama dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi Berkunjung ke Nias Hari Ini, Cek Agendanya

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias hari ini, Rabu (6/7/2022).

10 Berita Terpopuler: Indonesia vs Thailand Hari Ini & Kabar Soloraya

Ulasan laga timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada Rabu (6/7/2022) pukul 20.00 WIB di ajang Piala AFF U-19 & kabar Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Sejarah Hari Ini: 6 Juli 1957 John Lennon Bertemu Paul MC Cartney

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 6 Juli.

Prasangka dan Sentimen Pendorong Kerusuhan Massal di Kawasan Multietnis

Tawuran di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/7/2022), tak lepas dari situasi sosial masyarakat wilayah itu yang multietnis atau heterogen.

Agustus 2022, Raja-Raja Sedunia Bakal Bertemu di Bali

Diperkirakan, pertemuan itu bakal diikuti raja-raja dari 206 kerajaan di seluruh Indonesia dan 30 kerajaan dunia.

Ingatkan Kader, Puan: Jangan Berantem, Menangkan PDIP!

Peringatan agar kader memenangkan PDIP itu disampaikan Puan Maharani saat berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tanpa Pendamping, Jemaah Haji Tua Batam Meninggal di Mekkah

Nursiah Darwis Cimpin meninggal dunia pada pukul 09.45 waktu Arab Saudi karena diabetes melitus dan jantung.

Dua Bocah Tenggelam saat Bermain di Sungai Cimanis

Pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap korban tenggelam dihentikan karena hari telah larut malam.

Dua Jemaah Haji Batam Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua jemaah haji itu telah dikebumikan di Tanah Suci tak lama setelah meninggal dunia.

Forum Zakat: ACT Bukan Organisasi Pengelola Zakat

Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

Suka Bentrok, Sultan Pernah Nasihati Warga Pendatang di Babarsari

Beberapa tahun lalu Sultan Jogja sudah mendatangi dan menasihati warga pendatang tersebut karena kasus yang sama. 

Geram Kerusuhan di Babarsari, Sultan Jogja: Tindak Tegas Pelakunya!

Sultan meminta kepolisian menindak tegas semua pelaku yang terlibat kasus kerusuhan di Babarsari.