DPR Apresiasi Kapolri Larang Polisi Main Tangkap Pendemo Jokowi

Arahan Kapolri, setiap pengamanan kunjungan kerja Presiden agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif.

 Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
 (Antara/HO-Divisi Humas Polri)

SOLOPOS.COM - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Antara/HO-Divisi Humas Polri)

Solopos.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi agar polisi tidak bertindak represif terhadap penyaluran aspirasi dari warga saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo.

Polisi diminta bertindak humanis dan tidak asal tangkap. Perintah Kapolri itu diapresiasi karena dinilai memberi keseragaman tindakan polisi di daerah.

Baca Juga: Terkait BLBI, Keluarga Bakrie Punya Utang Rp22,6 Miliar ke Negara (solopos.com)

“Aparat di lapangan akan bisa mengambil tindakan yang terukur dan seragam dalam menangani kejadian khususnya penyampaian aspirasi oleh masyarakat dalam kunjungan kerja Presiden,” kata anggota Komisi III DPR RI Wayan Sudirta saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Dia menilai Kapolri sudah tepat mengeluarkan instruksi terkait penyampaian aspirasi oleh masyarakat ketika Presiden melakukan kunjungan kerja.

Aspek Keadilan

Wayan menjelaskan, dari aspek keadilan, instruksi itu memperlihatkan Kapolri menjunjung tinggi nilai demokrasi yang di dalamnya terdapat unsur keadilan.

“Instruksi itu menunjukkan bahwa Presiden dan Kapolri memandang penyampaian aspirasi masyarakat merupakan hal yang lumrah dalam iklim negara demokrasi. Siapapun dan kapan pun aspirasi dapat disampaikan oleh masyarakat,” tuturnya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu malam, menjelaskan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/862/IX/PAM.3/2021 diterbitkan 15 September 2021 ditujukan kepada para Kasatwil jajaran Polda seluruh Indonesia untuk memperhatikan pedoman yang telah diarahkan Kapolri.

Tiga Kejadian

Beberapa kejadian yang dimaksudkan, yakni di Lampung saat Presiden meresmikan Waduk Sekampung, Kabupaten Pringsewu pada 12 September terdapat sekelompok alumni 212 Bandar Lampung yang akan memasang poster.

Kejadian berikutnya pada 7 September 2021 saat Presiden melaksanakan kunjungan di Kota Blitar, ada seseorang peternak ayam yang mengembangkan poster ke arah Presiden yang sedang melintas.

Baca Juga: Konglomerat Pertama Asia Tenggara Punya Istana di Semarang Seluas 81 Ha, Ini Wujudnya 

Kemudian pada 13 September terjadi pada saat Presiden kunjungan kerja di Komplek Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo terdapat 10 mahasiswa membawa spanduk dan poster.

“Berkaitan dengan hal tersebut agar tidak terulang kembali, disampaikan kepada para Kasatwil jajaran polda seluruh Indonesia untuk memperhatikan pedoman yang telah diarahkan oleh Bapak Kapolri,” ujar Argo.

Humanis

Adapun arahan Kapolri tersebut, yakni setiap pengamanan kunjungan kerja agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif.

Kedua, apabila didapati sekelompok masyarakat yang berkerumun untuk menyampaikan aspirasinya sepanjang dibenarkan undang-undang maka tugas pengamanan hanya mengawal rombongan tersebut agar berjalan tertib dan lancar.

“Pada saat ada kunjungan kerja Bapak Presiden lewat, kemudian ada sekelompok masyarakat, ya kita (Kepolisian) mengawal dan mengamankan biar tertib lancar,” kata Argo.

Arahan berikutnya, lanjut Argo, menyiapkan ruang bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya dengan baik.

Baca Juga: Disangka Akali Keuangan Daerah, Eks Gubernur Alex Noerdin Ditahan

“Jadi nanti dari setiap kegiatan, mungkin dari kepolisian setempat dapat memberikan ruang kepada sekolompok masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya, kita siapkan ruang itu, sehingga aspirasi itu bisa disampaikannya, dan dapat dikelola dengan baik,” kata Argo.

Yang keempat, kata Argo, apabila ada kelompok masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi agar dikomunikasikan dengan baik, bahwa tindakan untuk menyampaikan aspirasi itu tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

Penyampaian ini, kata Argo, tetap dilakukan secara humanis oleh personel Polri disampaikan kepada kelompok masyarakat tersebut.


Berita Terkait

Berita Terkini

Loh, Presiden Kok Meresmikan Pabrik Milik Terduga Pengemplang Pajak?

Haji Isam disebut meminta konsultan pajak Agus Susetyo untuk mengkondisikan Surat Ketetapan Pajak (SKP) PT Jhonlin Baratama kepada tim pemeriksa pajak Ditjen Pajak Kemenkeu.

4 Tersangka Pinjol Ilegal Dijerat Pasal Pornografi

Salah satu modus pinjol ilegal dalam menagih utang kepada para debitur adalah dengan konten pornografi.

KSP SAB: Meminjam ke Satu Pinjol Ilegal, Ditagih Banyak Pinjol

Korban menerima beberapa pinjaman bervariasi dari sejumlah aplikasi pinjol ilegal sebesar Rp1,2 juta sampai Rp1,6 juta tanpa persetujuannya.

5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi dan Cepat Dapat Kerja

Ini dia deretan jurusan kuliah yang menjanjikan gaji tinggi dan cepat dapat kerja. Jurusanmu ada enggak lur?

Partai Golkar Menilai Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Partai Golkar menilai pandemi Covid-19 menjadi tantangan terbesar Jokowi-Ma’ruf di dua tahun masa kepemimpinan mereka.

Perdagangan Satwa Dilindungi Diungkap di Jogja, Pelaku Warga Semarang

Aparat Polresta Jogja membongkar perdagangan satwa dilindungi yang ditawarkan secara online oleh warga Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Pinjol Pemicu Ibu Wonogiri Bunuh Diri Dibiayai Koperasi Simpan Pinjam

Aplikasi pinjol Fulus Mujur inilah yang mengirim uang ke ibu di Wonogiri yang akhirnya gantung diri, beberapa waktu lalu.

Satelit Nuri Pertama Gagal ke Orbit, Korsel Siap Mencoba 5 Kali Lagi

Korea Selatan gagal menempatkan satelit tiruan ke orbit setelah peluncuran pertama roket Nuri yang dikembangkan di dalam negeri gagal sampai tujuan.

Jabatan Adik Ipar Ahok Dicopot dari Polri, Kini Jadi Staf Biasa

Adik ipar Ahok yang memakai mobil patroli jalan raya (PJR) untuk berpacaran dicopot dari jabatannya di Polri dan kini dimutasi menjadi staf biasa.

Bongkar 13 Kasus Pinjol Ilegal Lintas Provinsi, 57 Orang Jadi Tersangka

Polisi sudah menetapkan 57 tersangka dari pengungkapan 13 kasus pinjol ilegal yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ahok Dukung Adik Iparnya yang Pacaran di Mobil Patroli Ditindak Tegas

Ahok mendukung Polri menindak tegas adik iparnya, Bripda Bagas yang menyalahgunakan mobil patroli jalan raya untuk pacaran.

Pemeran dan Pacar Video Mesum Lele 13 Detik Minta Maaf

Pemeran video mesum viral Lele 13 detik meminta maaf lewat akun YouTube karena membuat kegaduhan di media sosial.

4 Mahasiswa UNS Ciptakan Membran Oksigenasi Baru untuk Pasien Covid-19

Penelitian mahasiswa UNS mengenai material membran ECMO berangkat dari fenomena pandemi Covid-19 yang sudah terjadi di Indonesia selama lebih dari satu tahun.

Unik! Bebek Ini Mampu Tirukan Ucapan Manusia Saat Memadu Kasih

Seekor bebek kesturi yang diketahui menirukan ucapan manusia dalam rekaman percobaan hewan yang dapat meniru manusia.

Tragis! Pemuda Ini Tewas Saat Cari Keong Sawah

Kisah tragis dialami seorang pemuda di Tangerang yang meninggal tenggelam saat mencari keong sawah.

Waduh! Polantas yang Pacaran Pakai Mobil PJR Adik Ipar Ahok

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui anggota polantas, Bripda Arjuna Bagas, yang diperiksa Propam gara-gara menggunakan mobil dinas PJR untuk pacaran adalah adik iparnya.