ilustrasi pemilu. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SRAGEN -- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sragen membuka pendaftaran calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) untuk diusung pada Pilkada 2020.

Pendaftaran dibuka Minggu-Minggu (15-22/9/2019). Pendaftaran cabup dan cawabup tersebut dilaksanakan dengan sistem tertutup, yakni pendaftaran dibuka lewat DPC PDIP Sragen.

Keputusan penjaringan cabup-cawabup tersebut dibuka berdasarkan hasil rapat DPC yang dipimpin Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukowati di Kantor DPC PDIP Sragen, Minggu (15/9/2019) sore. Rapat tertutup tersebut menghasilkan sejumlah keputusan, salah satunya penjaringan cabup-cawabup untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Sekretaris DPC PDIP Sragen Suparno didampingi Bendahara DPC PDIP Sragen Sugiyamto saat ditemui Solopos.com seusai rapat di DPC PDIP Sragen, Minggu sore, menyampaikan sesuai instruksi DPP rapat-rapat DPC digelar setiap Sabtu atau Minggu.

Pada rapat Minggu ini, kata dia, banyak yang dibahas pengurus DPC, terutama membahas penjaringan bakal cabup-cawabup sesuai dengan Surat DPP No. 356/IN/DPP/VIII/2019 tertanggal 28 Agustus 2019 tentang Instruksi Melakukan Pemetaan Daerah dan Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Pada Pilkada Serentak 2020.

“Ada dua sistem yang bisa dipakai, yakni tertutup dan terbuka. DPC memutuskan untuk memilih sistem tertutup untuk menjaring cabup-cawabup secara terbuka, yakni boleh dari kader maupun nonkader PDIP boleh mendaftar. Boleh warga Sragen maupun warga dari luar Sragen. Semua internal DPC pun boleh mendaftar dan semua struktural DPC boleh menyampaikan ke masyarakat tentang penjaringan bakal calon kepala daerah ini,” ujar Suparno.

Suparno menjelaskan DPC sengaja tidak melakukan sistem terbuka seperti membuat pengumuman lewat baliho atau media massa karena dari analisis pengurus DPC bisa kewalahan bila menggunakan sistem terbuka. Suparno mengatakan DPC akan menunjuk petugas yang stand by di DPC untuk menerima pendaftaran dari masyarakat maupun dari internal partai.

“Pendaftaran dibuka mulai Minggu ini sampai Minggu [22/9/2019] besok. Seperti masih malu-malu untuk mendaftar. Mas Sugiyamto sepertinya mau mendaftar. Kalau Mas Bowo [Untung Wibowo Sukowati] dan Mbak Wulan [Wulan Purnama Sari, istri Bowo] tidak mendaftar. Pendaftaran dilakukan dengan mengambil formulir dan mengisinya disertai syarat-syarat yang ditentukan,” ujarnya.

Sugiyamto mengaku sudah capai dengan pilkada. Sementara status permohonan rehabilitasi Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati tinggal menunggu keputusan DPP.

Yuni dengan diantar Bowo, adiknya, telah menyampaikan paparan ke DPP terkait permohonan rehabilitasinya. “Kami belum bisa bicara soal itu karena keputusan ada di DPP,” ujar Bowo.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten